
Bai An mengangguk tanpa memeriksa, dengan segera Pin Cang menyambar 10 kendi arak tersebut kemudian menghilang dari sana.
Bai An yang melihat itu hanya tersenyum licik sambil bergumam. “Hanya dengan pancingan arak klan Duan saja sudah bisa dalam genggamanku,” kekeh Bai An.
Bai An memberikan arak klan Duan di awal saja, sementara arak yang tadi Bai An berikan adalah arak biasa saja, tapi rasanya lumayan bagus.
Bai An kini melirik ke arah Duan Du yang masih fokus berkultivasi, dengan santai ia melempar cincin penyimpanan dan mendarat tepat di depan Duan Du bersila.
Setelah itu Bai An mulai lagi melempar pil Naga Merah kelas dua kedalam mulutnya, lalu menyerapnya secara perlahan.
Bai An bahkan tidak menyadari jika saat ini banyak orang yang mengincar dirinya, padahal ia baru saja datang kedunia ini.
***
Di sebuah restaurant ternama Kota San, saat ini ada beberapa orang berpenampilan arogan duduk saling melirik.
“Hmm..!! Aku tidak menduga jika anak tidak berguna itu masih hidup, padahal aku yakin dengan mata kepalaku sendiri bahwa aku telah menebas tubuhnya menjadi beberapa bagian,” kata pria terlihat berumur 40 tahun, namanya adalah Wang Fu.
Wang Fu kini menatap ke arah dua orang di depannya untuk meminta pendapat.
“Aku juga tidak menduga hal tersebut, kita bertiga ada di tempat kejadian dan aku membuat formasi bersama Bha Lap untuk menahan orang-orang yang ingin membantu Bai An,” kata Le Mhot.
“Mungkin saja ia menggunakan teknik rahasia milik klannya yang tersembunyi, yaitu bisa membuat tubuh tiruan agar kita bisa terkecoh,” kata Bha Lap menduga-duga.
“Itu tidak mungkin,, ia adalah sampah tidak berguna, ia hanya sedikit lebih pintar, tapi kita tidak mungkin bisa di bodohi oleh anak bau kencur.” Kata Wang Fu tidak menerima pendapat Bha Lap.
”Itu benar juga, tidak mungkin anak ingusan itu mampu menggunakan teknik tingkat tinggi, kau tahu anak itu tidak bisa mempelajari teknik apa-apa kecuali mempelajari buku biasa seperti politik perang dan dagang,” kata Lhe Mot membenarkan ucapan Wang Fu.
“Hais,, dari pada kita berdebat, lebih baik kita selesaikan masalah kita lebih dulu karena patriark klan kita masing-masing akan marah besar jika kita gagal, karena rencananya akan berantakan jika kita tidak bisa membunuh Bai An kali ini,” kata Bha Lap dengan wajar serius menatap ke arah Wang Fu dan Lhe Mot.
Mereka berdua terdiam beberapa saat kemudian mengangguk.
__ADS_1
“Lalu apa kita akan kesana secara terang-terangan?” Tanya Lhe Mot.
Bha Lap langsung menggelengkan kepalanya.
“Aku mendapat informasi dari mata-mataku jika anak itu ada di kediaman salah satu klan bawahan klan Bai, kalian pasti tahu klan Pin bukan?” Tanya Bha Lap..
Lhe Mot dan Wang Fu tentu mengangguk tahu..
“Klan Pin memiliki satu orang yang paling di segani di kota ini karena jasanya dalam membantai banyak sekali hewan buas beberapa tahun silam. Namanya adalah Pin Cang, sekarang Bai An berada di kediaman Pin Cang, terlebih Pin Cang memilki kekuatan Senior ⭐ 5 dan kita memiliki Senior ⭐ 3 yang mana terkuat adalah diriku berada di Senior ⭐ 3 Puncak.” Kata Bha Lap melirik ke arah kedua sekutunya.
“Lalu apa yang akan kita lakukan?, aku yakin jika kemampuan bertarung Pin Cang itu sangat kuat, walau kita bergabung sekalipun maka kita kemungkinan kecil bisa melarikan diri.”
Mendengar pertanyaan dari Lhe Mot, Bha Lap langsung tersenyum percaya diri.
“Itu gampang saja, karena aku telah mengirim mata-mata kesana untuk melihat kekuatan anak buah Pin Cang saat ini, jika kita sudah mendapat laporan darinya, maka kita bisa menentukan organisasi pembunuh mana yang akan kita sewa untuk menghadapi Pin Cang dan anak buahnya, saat mereka bertarung itulah kesempatan kita masuk membunuh Bai An. Kata Bha Lap dengan cepat.
Wang Fu langsung tersenyum lebar mendengar rencana hebat Bha Lap, sementara Lhe Mot masih mencerna kata-kata Bha Lap karena terlalu cepat.
Tak menunggu beberapa lama, Lhe Mot langsung bertepuk tangan sambil berkata. “Rencana yang hebat, aku setuju idemu.”
10 menit berlalu.
Tap tap..!!
Terlihat muncul orang berpakaian assasint di samping Bha Lap dengan menundukkan kepalanya memberi hormat.
“Apa yang kau dapatkan?” Tanya Bha Lap tanpa basa basi.
Assasint tersebut langsung memberikan semua informasi yang ia dapat dari hasil pengintaiannya.
Setelah itu Assasint tersebut langsung menghilang.
__ADS_1
“Hmm..!! Jika ada 5 orang dan satu lagi Pin Cang maka 6 orang, 5 orang ini memiliki kekuatan Senior ⭐ 1 Awal dan terkuat ⭐ 1 Puncak,” kata Lhe Mot membuka suara pertama kali.
“Aku tak menduga jika Pin Cang ini mampu membuat 5 tetua dari klannya menjadi penjaga gerbang kediamannya,” kata Wang Fu dengan serius.
“Itu tidak penting, rencana sedikit berubah, aku akan menambahkan jika malam ini kita akan mencoba lebih dulu menyewa Cacing Hitam untuk membunuh Bai An, jika gagal maka kita akan menyewa Persatuan Sapu Bersih untuk melawan Pin Cang dan para tetua klan Pin, baru kita menyelinap masuk menyelesaikan tugas,” kata Bha Lap dengan serius.
Wang Fu dan Lhe Mot mengangguk setuju, setelah itu mereka bertiga keluar menjalankan rencana.
Masih di Kota San, tepatnya di penginapan terlihat seorang pemuda tampan bersama 5 orang berdiri di belakangnya dengan hormat.
Kelima orang ini memiliki aura jauh lebih kuat dari Pi Cang.
“Hmm..!! Aku tak menduga pecundang itu masih hidup, jika ia masih hidup, maka kesempatanku untuk mendapatkan Chu Jia akan kecil,” kata pemuda tampan itu dengan nada dingin, lalu ia menambahkan. “Jadi, kalian pasti tahu apa yang harus kalian lakukan bukan?”
“Kami mengerti Tuan muda,” kata kelima pria tersebut serempak.
“Jangan kecewakan aku, kali ini aku ingin kalian membawanya kesini, biar aku sendiri yang membunuhnya, dan jangan sampai gagal, karena tidak sedikit orang yang mengincar pecundang itu,” kata pemuda itu tanpa melirik ke arah kelima pria tersebut, pemuda tampan itu melambaikan tangannya acuh tanda menyuruh mereka keluar.
Setelah kelima pria tersebut pergi, pemuda tampan itu langsung tersenyum licik bercampur mesum.
“Hehe,, kau akan menjadi milikku seorang, aku bahkan sampai rela merengek di depan leluhur dan ayahku agar bisa membawa para tetua ini kesini,” kata pemuda itu lalu berjalan ke arah wanita yang sudah dari tadi menunggunya.
“Ayo kita lanjutkan permainan kita sayang, goyanganmu sungguh membuat gairahku menjadi-jadi,” kekeh pemuda tampan itu dengan tatapan mesum.
***
Masih di Kota San.
Saat ini ada beberapa pria berjubah hitam duduk di tempat gelap.
“Apa kau yakin jika putra Bai Ling itu masih hidup?” Tanya suara serak.
__ADS_1
“Benar ketua, aku sudah tahu dimana lokasinya dan aku juga mendapat kabar jika tidak sedikit orang yang mengincang anak itu,” jawab seorang berjubah hitam dengan punggungnya ada angka bertulis no 3.
“Maaf jika saya lancang ketua, jika boleh tahu, kenapa Putra Bai Ling yang tidak berguna itu di incar banyak orang?”