Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Kami Sendiri Yang Akan Menentukan Jalan dan Takdir Kami Sendiri


__ADS_3

“Hmmm..!! mereka belum datang kakak,, Jadi apa yang akan lakukan, apakah menunggu atau pergi mencari mangsa?,” kata Duan Du bertanya.


Bai An langsung memegang dagunya dan terlihat berpikir.


“Hmm..!! Kita tunggu selama satu hari, jika mereka tidak datang maka kita pergi ke kota dimana Xian Wei mendirikan klannya, karena aku mendengar disana ada 2 klan menengah yang menjadi musuh klan Xian, terlebih dua klan ini di bawah naungan klan besar bernama klan Wang,” kata Bai An tersenyum kecil.


“Hehe,, menurut paman Chou Pet, Klan Wang ini bersama klan Bha dan klan Lhe membunuh Bai An yang ada di dunia ini,” sambung Duan Du.


“Benar,, jadi untuk membalas kebaikan Bai An yang ada di dunia ini karena memiliki kemiripan denganku dan memberikan kita keberuntungan, maka kita akan membalas apa yang mereka lakukan kepada Bai An di dunia ini, dan yang pertama klan Wang,” kata Bai An tersenyum licik.


“Hahaha,, walau kita tidak bisa bertarung secara langsung karena kekuatan kita belum mencukupi tapi aku yakin pasti rencana kakak akan membuat mereka muntah darah dan pijit kepala,” kata Duan Du tertawa terbahak-bahak.


Pikiran Duan Du langsung melayang ke tempat yang jauh, yang mana ia di mandikan harta klan Wang.


Bai An yang melihat itu langsung menggeleng-geleng. “Aku yakin anak ini pasti memikirkan harta,” kekeh Bai An dalam hati.


“Baiklah, lebih baik kita berkultivasi selama menunggu mereka berdua,” ajak Bai An langsung berjalan mencari tempat yang nyaman untuk ia duduki.


Duan Du langsung mengangguk sambil melangkah ke tempat yang berseberangan.


Setelah itu mereka berdua langsung mengeluarkan masing-masing beberapa butir pil Naga Merah dan pil Teratai Embun.


Secara perlahan mereka mulai pokus berkultivasi, karena saking pokusnya mereka berdua tidak sadar sudah satu bulan berkultivasi dan terus berlanjut hingga 5 bulan lagi berlalu.


Sementara Pin Cang dan Pin Sang sudah datang berkali-kali, namun karena Bai An dan Duan Du pokus berkultivasi, mereka tak enak untuk mengganggu.


Jadi mau tak mau mereka pulang pergi hanya untuk mengecek Bai An dan Duan Du apakah sudah selesai melakukan kultivasi tertutup.


Satu tahun lagi telah berlalu, yang berarti kini Bai An dan Duan Du telah berkultivasi selama satu setengah tahun.


Jika saja Mu San dan Mu Wen tidak memasang pelindung, mungkin tempat Bai An dan Duan Du berkultivasi sudah lama hancur.


Untung saja mereka sudah menduga hal ini, terlebih ini juga campur tangan Mu San agar Bai An lebih pokus meningkatkan kekuatannya lebih dulu.


Mu San memasang sebuah ilusi agar Bai An dan Duan Du terus menerus merasa ingin tetap berkultivasi.

__ADS_1


Tak terasa tiga tahun setengah lagi berlalu, sehingga Bai An dan Duan Du kini berkultivasi selama 5 tahun penuh.


Perubahan pada tubuh dan wajah Bai An dan Duan Du pun berubah drastis.


Kini usia Bai An 27 tahun jika di lihat dari usia tulang dan Duan Du berusia 22 tahun dan beberapa bulan lagi akan berusia 23 tahun.


Saat Bai An membuka matanya, ia langsung mengerutkan keningnya karena merasa ada yang salah.


Bai An kemudian melirik ke arah Duan Du yang kini terlihat jauh lebih dewasa, bahkan Duan Du kini memiliki rambut panjang bewarna merah cerah, namun memiliki kesan nyaman.


“Heh,, bukan kah anak ini kemarin berusia 18 tahun? Tapi kenapa sekarang usianya hampir 23 tahun?” Gumam Bai An bertanya-tanya dalam hati. “Terlebih dulu tempat ini sangat bersih, tapi sekarang berantakan dan banyak tumbuhan yang merambat kesini.”


“Woah..!!”


Suara teriakan Duan Du langsung membuyarkan lamunan Bai An.


“Kakak,, kau semakin tampan dan dewasa sekarang, apa ini karena kita berkultivasi selama satu hari ini ya?” Kata Duan Du langsung bangun.


Brak..!!


Dengan segera Bai An dan Duan Du keluar, dalam sejejap mereka muncul di bawah pohon besar.


“Apa ini nyata kak?” Tanya Duan Du melihat kekuatannya kini lebih kuat dari Chou Pet.


Ranah Duan Du saat ini Kaisar Sejati ⭐ 1 Menengah.


Mata Bai An tak henti-hentinya melotot ke arah Duan Du.


Menyadari perubahan besar pada adiknya, Bai An langsung melihat tingkat kultivasinya.


Betapa kagetnya ia melihat tingkat kultivasinya saat ini. “Kaisar Immortal ⭐ 3 Ahir,” gumam Bai An.


Tak lama tatapan matanya kini mengarah ke langit.


“Hmmm..!! Ternyata begitu, ini pasti perbuatan kalian,” gumam Bai An langsung menghilang.

__ADS_1


Duan Du yang melihat Bai An menghilang, dengan segera ia menyusul dengan cepat.


Wuss..!!


Saat Bai An muncul di depan Mu San dan Mu Wen, mata Bai An menatap tajam ke arah mereka berdua.


“Aku tak tahu tujuan kalian apa? Aku juga yakin jika kalian berdualah yang pernah memasang formasi pelindung dulu untuk melindungiku dan adik ku,” kata Bai An, setelah itu ia berkata lagi dengan nada serius.


“Apa tujuan kalian yang sebenarnya? Jika kalian menyuruhku atau membuat aku melawan orang dan bertujuan membuatku sebagai alat, maka aku tidak sungkan lagi membunuh kalian berdua.”


Wuss..!!


Duan Du langsung muncul, ia sempat mendengar suara Bai An di kata-kata terahir sehingga membuat Duan Du mengeluarkan aura penuhnya siap bertarung habis-habisan.


Sementara Mu San dan Mu Wen tersenyum santai.


“Maafkan kami Tuan muda, kami tidak bertujuan lain, kami hanya di tugaskan oleh Nona untuk melindungi kalian dan tujuan kami adalah melindungi dari jarak jauh tanpa di ketahui oleh Tuan muda,” kata Mu San dengan jujur.


“Benar,, tapi Tuan muda telah mengeahui kami, maka izinkan kami mengikuti Tuan muda tanpa harus bersembunyi lagi,” sambung Mu Wen dengan jujur.


Bai An mengerutkan keningnya, tentu saja ia bingung.


Masalahnya ia baru saja datang kedunia ini tapi ada orang yang mengenal dirinya, hal itu membuat Bai An dan Duan Du saling melirik sebelum mengeluarkan senjata mereka.


“Hmm..!! Sekarang aku yakin jika ini pasti perbuatan Nona kalian atau apalah itu yang membuat kami terdampar di dunia ini,” kata Bai An dengan nada dingin.


”Heng..!! Aku yakin ada maksud dari Nona kalian itu jika mengirim kami kesini dan aku sarankan kau pergi, karena kami bukan lah alat, kami sendiri akan menentukan jalan dan takdir kami sendiri,” sambung Duan Du tak kalah dingin.


Mu San dan Mu Wen langsung menghela nafas.


Mereka berdua yakin jika mereka bertarung, mereka akan menang, tapi mereka juga pasti akan mendapat luka yang sangat parah walau kekuatan Bai An baru mencapai Kaisar Immortal ⭐ 3 Menengah dan Mu Wen Kaisar Immortal ⭐ 5 Puncak, sementara Mu San baru-baru ini mencapai Ranah Dewa Immortal ⭐ 1 Awal.


Mereka tahu Bai An sangat pandai dan cerdik hal itu membuat mereka berdua mau tak mau harus memberitahu siapa Nona mereka.


“Tunggu dulu Tuan muda,, kami yakin kamu mengenal Nona kami, karena Nona kami adalah?”

__ADS_1


__ADS_2