Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Lelang Pertama Inti Binatang Legendaris dan Tu Long beraksi


__ADS_3

“Baiklah item pertama adalah?”


Ling Qie terdiam sesaat untuk mengambil nafas lalu kembali melanjutkan.


“Item pertama yang ada di dalam peti adalah, inti binatang legendaris yang tidak pernah muncul di Alam Dewa selama ratusan juta tahun.”


Ling Qie lalu membuka peti, setelah peti terbuka, terlihat sebuah inti binatang sebesar tubuh manusia, bentuknya pun lonjong dengan panjang 4 meter.


Aura yang keluar dari inti binatang tersebut semakin besar saat peti di buka.


Orang-orang yang melihat itu seketika berdiri untuk melihat inti binatang mitip kristal bening bewarna putih bercampur hitam.


Bai An, Duan Du dan Tu Long yang melihat itu tentu mengenal inti binatang yang di namakan legendaris oleh Ling Qie.


Mereka bertiga seketika tertawa lucu dalam hati, pasalnya itu bukanlah inti binatang legendaris, melainkan inti hewan buas yang biasa di jadikan ternak atau buruan oleh orang-orang yang ada di Alam Semesta Inti.


Terlebih inti tersebut adalah inti hewan buas dari harimau yang dulu mengejar mereka saat pertama kali datang.


Itu semakin menambah kelucuan saat mengingat hal tersebut.


Sementara orang-orang yang terpana saat melihat itu seketika bertekad ingin memiliki inti binatang legendaris tersebut untuk meningkatkan kekuatan mereka, namun untuk para saudara Bai An, mereka sama sekali tidak tertarik setelah di beritahu tentang semua item yang telah di buat bom waktu.


Kaisar Dewa Api yang melihat itu awalnya ikut bersemangat seperti orang-orang bodoh yang ada di sekilingnya. Namun dengan cepat ia tersadar setelah mendengar ucapan Xiong Zai yang membisikinya.


“Jangan terlalu terlena oleh apa yang kau lihat, jika benar itu bisa meningkatkan kekuatan kita hingga Kaisar Dewa Alam, mengapa ia tidak menggunakannya saja untuk meningkatkan diri lagi atau memberikannya kepada bawahannya agar ikut semakin kuat.


Xiong Zai tentu saja harus memberitahukan ini kepada Kaisar Dewa Api karena ia bisa menjadi sekutu nantinya.


Kaisar Dewa Api juga bukan seseorang yang meningtkan kekuatan menggunakan energi negatif. Hal itu membuat Xiong Zai tidak ingin membunuhnya.


Kaisar Dewa Api langsung mengangguk sambil menatap ke arah Kaisar Dewa Kematian yang tersenyum melirik ke arah semua peserta lelang, hal itu menambah dugaannya jika ada yang tidak beres di sini.


Namun saat ini Kaisar Dewa Api diam saja, ia tak ingin menimbulkan masalah terlebih dahulu.


Sementara Ling Qie kini tersenyum lebar, ia juga melirik ke arah Kaisar Dewa Api, saat melihat wajah Kaisar Dewa Api yang biasa saja, ia mengerutkan keningnya, tapi tak lama ia kembali melirik ke arah orang-orang.

__ADS_1


“Baiklah, harga pembukaan untuk Inti Binatang Legendaris adalah Nol, dengan kelipatan setiap harga tidak di batasi.” Kata Ling Qie mencoba untuk memancing minat orang-orang.


Benar saja, suara seketika kembali pecah, hingga sebuah teriakan terdengar.


“Kaisar Dewa Laut menawar 1 juta kristal berlian, mohon yang lain berbelas kasih untuk memberikannya kepada ku,” kata Kaisar Dewa Laut.


Seketika dengusan terdengar dari para kaisar dewa.


“Heng,, tawaranmu sungguh menghina Kaisar Dewa Laut, aku menawar 5 juta kristal berlian,” teriak Kaisar Dewa Bumi yang duduk di samping Kaisar Dewa Kematian.


Hal itu membuat Kaisar Dewa Laut langsung terprovokasi, wajahnya seketika memerah.


“10 juta kristal berlian,” teriak Kaisar Dewa Laut.


Para patriark klan besar, menengah, kecil maupun kultivator liar hanya bisa menelan ludah saat para kaisar dewa langsung menawar tanpa memberikan kalangan kecil terlebih dahulu untuk menawar.


Saat ini harga terus naik hingga terdengar sebuah suara.


“55 juta kristal berlian,” kata sebuah suara dengan agak berat, para kaisar dewa seketika melirik ke arah kursi VVIP yang berada paling pojok.


“Heng,, 56 juta kristal berlian,” dengus salah satu kaisar dewa yang belum mempunyai julukan.


“60 juta kristal berlian,” teriak pemuda dari klan kuno, kekuatannya sudah setara dengan para kaisar dewa tingkat rendah seperti kaisar dewa kegelapan.


“Kalian semua, berikan aku wajah, 80 juta kristal berlian,” kata Kaisar Dewa Api dengan dingin, ia akhirnya ikut menawar akibat desakan Xiong Zai.


“Huh,, sungguh miskin dirimu We Kai,” dengus Kaisar Dewa Kematian dengan nada mengejek.


“Aku menawar 100 juta kristal berlian,” kekeh Kaisar Dewa Kematian sambil menatap sinis Kaisar Dewa Api yang bernama We Kai.


We Kai hanya mendengus, saat ia ingin membalas, sebuah teriakan terdengar.


“2 kristal dewa,” teriak salah satu dari klan kuno.


Kristal Dewa adalah kristal tertinggi, 1 kristal dewa sama dengan 100 juta kristal berlian, sungguh perbandingan yang sangat jauh.

__ADS_1


Mendengar itu Kaisar Dewa Api terdiam sambil melirik Xiong Zai. Xiong Zai langsung mengangguk.


“Penawaran terahir, 4 kristal dewa,” teriak We Kai dengan sedikit emosi melirik ke arah Kaisar Dewa Kematian.


We Kai sebenarnya hanya di suruh memancing oleh Xiong Zai, dan jika uangnya benar-benar keluar akibat membeli barang item lelang, maka Xiong Zai telah berjanji akan menggantinya.


Kaisar Dewa Kematian yang mendengar itu langsung tertawa mengejek, ia juga mengejek semua kaisar dewa yang duduk di kursi VVIP karena menganggap miskin.


“6 kristal dewa,” kata Kaisar Dewa Kematian dengan nada mengejek.


Benar saja, provokasi Kaisar Dewa Kematian akhirnya di tanggapi oleh banyak Kaisar Dewa termasuk dari klan kuno.


Tawar menawarpun terjadi hingga terdengar sebuah tawa provokasi.


“Hahaha,, kenapa semua kaisar dewa yang terhormat sangat miskin, terlebih orang yang memprovokasi juga aku kira miskin, jika ingin menawar, tawarlah dengan tinggi, jangan setengah-tengah,” kata Tu Long tertawa terbahak-bahak.


“Aku menawar 500 kristal dewa,” teriak Tu Long berdiri sambil menepuk dadanya seolah menantang siapapun yang berani menawar lebih akan ia lawan.


Benar saja, aura para kaisar dewa langsung keluar, terlebih Kaisar Dewa Kematian dan sekutunya merasa tersinggung dan juga sadar jika yang Tu Long singgung adalah kelompok Kaisar Dewa Kematian.


“Apa? Mau bertarung ayo, mau keroyokan pun aku tidak masalah, jika tidak punya uang jangan banyak tingkah, hahaha,” kata Tu Long kembali tertawa seperti orang gila.


“Kau,” tunjuk Kaisar Dewa Kematian menunjuk ke arah Tu Long dengan wajah memerah, asap langsung keluar dari wajahnya saking merahnya wajah Kaisar Dewa Kematian.


“Apa lagi kau, jika punya uang langsung saja tawar, jika tidak, lebih baik kau pulang kerumah ibumu lalu merangkak dan meminta di tidurkan,” kekeh Tu Long.


Tawa seketika meledak di seluruh acara lelang.


Bai An dan Duan Du pun ikut tertawa, terlebih sipat Tu Long dalam memprovokasi sangat mirip dengan Duan Du.


Sementara Ling Qie, Wen Dongyun dan Lang Du mengeryitkan alisnya.


Ling Qie dan Wen Dongyun tentu heran, karena informasi yang di berikan Lang Du, jika Tu Long ini mempunyai sifat dingin dan pendiam.


Namun kini bertolak belaka dengan informasi yang Lang Du berikan sehingga mereka berdua mau tak mau melirik ke arah Lang Du.

__ADS_1


__ADS_2