
3 hari berlalu dengan cepat, saat ini yang pertama kali selesai berkultivasi adalah Bai An.
“Hmm..!! Aku tidak tahu berapa lama aku menyerap Inti Monster ini. Yang pasti sudah lebih dari satu hari,” gumam Bai An.
Ia tidak habis pikir bahwa Inti Monster tersebut mengandung Energi yang sangat berlimpah. Tapi Kekuatan Bai An hanya meningkat satu Bintang saja. Yaitu Prajurit Dewa Emas Bintang 1 Awal. Untuk saat ini ia akan sulit meningkatkan satu Bintang saja. Karena ia ingat pesan Mu Xia'er bahwa jika ia sudah menembus Setengah Dewa, maka Dantiannya akan meluas dan Energi yang ia butuhkan 2 kali lipat.
Jadi Bai An harus berusaha memanfaatkan dunia tempatnya ini sebaik mungkin untuk mendapatkan sumberdaya.
Terlintas sebuah senyum di wajah Bai An. Entah apa yang ia pikirkan, tapi jika orang yang cukup pintar melihat senyum itu. Mereka merasa ada bahaya akan menghampiri.
Bai An mengedarkan kesadarannya lalu merasakan Tu Long hampir selesai berkultivasi. Bai An juga merasakan tingkat kultivasi Tu Long telah meningkat cukup pesat. Kekuatan Tu Long kini sudah mencapai Prajurit Dewa Perunggu Bintang 2 Puncak. Hanya beberpa langkah lagi ia akan mencapai Prajurit Dewa Perunggu Bintang 3 Awal.
Bai An langsung mengalihkan kesadarannya ke arah Hei Niu, ia merasakan Hei Niu masih Prajurit Dewa Perunggu Bintang 1 Ahir dan sebentar lagi akan mencapai Bintang 1 Puncak.
“Cukup baik untuk mereka berdua,” gumam Bai An, ia lalu mengedarkan kesadarannya ke seluruh Hutan Gurun tempatnya ini, guna melihat situasi.
Bai An langsung menemukan Jing Ling kini sedang kelelahan, ia terlihat sangat kelaparan. Berjalan pun ia sempoyongan.
“Semangat hidup yang kuat,” gumam Bai An langsung menghilang.
Wuss..!!
Bai An seketika muncul tidak jauh di depan Jing Ling sambil tersenyum hangat.
“Apakah kau butuh bantuan?” Tanya Bai An seperti anak polos.
Jing Ling yang mengerti kata-kata Bai An kembali menggertakan giginya. “Budak ini menyambut Tuan muda,” kata Jing Ling lalu ingin berlutut.
Tapi ia merasakan aura hangat menyelimuti seluruh tubuhnya. Seketika ia kembali segar dan tidak merasakan rasa lapar lagi. Terlebih lagi Jing Ling merasakan kakinya tidak di ijinkan untuk berlutut.
“Hmm..!! Cukup satu yang kau tahu Nona Elf, jika kau menjadi pengikutku. Kita adalah saudara dan aku benci jika saudara ku berlutut kepada siapapun itu. Lebih baik mati dari pada harga diri hancur.” Kata Bai An dengan jujur dan tulus.
__ADS_1
Jing Ling langsung mengangguk. Ia tidak menduga di balik kelicikan pemuda di depannya ini. Ia memiliki kasih sayang terhadap keluarganya. Dari itu ia sadar jika kedua monster itu di lakukan seperti saudaranya dan di biarkan melakukan sesuka hatinya.
Dengan ini Jing Ling merasa ada sedikit jejak kesetian dalam hatinya.
“Baiklah ayo kita pergi dari sini. Mereka berdua mungkin telah selesai berkultivasi,” kata Bai An melambaikan tangannya ke arah Jing Ling. Sebuah energi lalu menyelimuti tubuh Jing Ling lalu perlahan ia melayang.
Wuss..!!
Bai An dan Jing Ling langsung menghilang dari tempat tersebut.
5 menit setelah Bai An pergi dari tempat itu. Komandan yang pernah di beri tugas oleh Yao Jing datang bersama dua prajurit elitnya. Lalu ia melihat sekeliling dan mencium bau jika ada jejak manusia di sini. Tapi ia merasa ada jejak Elf juga. Hal itu membuat Komandan tersebut sedikit bingung. Apakah ia mengabari Nona Pembantai atau tidak?.
Setelah berpikir, ia lebih baik melihat keadaan lebih dulu dari pada ia mendapatkan hukuman jika yang di maksud Nona Pembantai ternyata bukan yang ia rasakan saat ini.
***
Wuss..!!
Bai An dan Jing Ling muncul di tempat ia berkultivasi, ia tidak ingin muncul di depan Tu Long atau Hei Niu, karena itu akan menganggu mereka berkultivasi.
“Kau tunggu disini, aku akan mengambil sisa ayam yang beberapa lalu kami sisakan.” Kata Bai An langsung menghilang.
Bai An langsung muncul di depan Ayam Roh Iblis yang sedang terkurung.
“Huuff..!! Butuh waktu untuk meyakinkan dan,” kata Bai An menyeringai licik.
Ia kembali menghilang dan muncul tidak jauh dari Jing Ling. Tak lama Bai An langsung membunuh dan membersihkan ayam tersebut sebelum di bakar.
5 menit berlalu. Bai An kini sedang duduk dengan Jing Ling yang dari tadi diam. Mereka berdua sedang menunggu ayam bakar yang mereka bakar matang.
“Hmm..!! Pekenalkan namaku Bai An, panggil saja aku sesukamu,” kata Bai An membuka suara saat terjadi keheningan.
__ADS_1
“Maafkan ketidak sopananku Tuan muda Bai, karena lupa memperkenalkan diri. Nama ku Jing Ling,” kata Jing Ling sambil menunduk untuk memberikan hormat.
“Tidak perlu formal begitu, saat ini kita saudara. Aku juga tidak perlu memasang segel budak kepadamu.” Kata Bai An sambil menggerakkan tangannya untuk menghancurkan segel budak yang terpasang di tangan Jing Ling.
Blarr..!!
Terdengar suara segel pecah.
Betapa terkejutnya Jing Ling melihat betapa mudahnya Bai An menghancurkan segel budaknya. Ada cahaya kegembiraan terpancar di matanya. Walau itu segel budak rendahan hanya untuk kultivator rendahan seperti orang-orang yang ada di dunia Bai An.
Tapi tetap saja Jing Ling kaget, seseorang pasti membutuhkan waktu lebih dulu untuk menghancurkan segel ini. Setidaknya mereka pasti akan membuat sususan formasi lebih dulu. Tapi tidak dengan Bai An yang berarti Bai An sudah mencapai tahap tertentu di bidang Formasi.
Jing Ling menduga Bai An mencapai level 7 awal dalam bidang Formasi. Tapi dugaan Jing Ling salah, karena tingkat pemahaman Bai An dalam bidang Formasi telah mencapai level 6 Ahir, yang sebentar lagi mencapai level 5 awal.
Dan Jing Ling membutuhkan ahli Formasi setidaknya level 5 menengah atau ahir untuk menghancurkan segel yang ada di dantiannya.
“Tu.. Tuan muda, apakah kau seorang ahli Formasi?” Tanya Jing Ling dengan terbata-bata, ia tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.
“Hmm..!! Aku tahu maksudmu bertanya, karena ini tentang segel dantianmu.” Kata Bai An lalu bergumam dalam hati. “Hehe rencanaku ternyata berhasil menarik minatnya, sabarlah Bai An, sebentar lagi kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan.”
Bai An juga tidak bisa menahan kegembiraan dalam hatinya. Karena ia yakin jika harta yang di sembunyikan Jing Ling pasti bisa meningkatkan kekuatannya dengan pesat.
“Iya, saat ini aku telah mencapai ahli Formasi level 6 ahir, sebentar lagi mencapai level 5, tapi aku membutuhkan lebih banyak sumberdaya untuk meningkatkan pemahamanku,” kata Bai An sambil menghela nafas.
Dengan wajah semangat Jing Ling langsung berseru. “Aku mempunyai banyak harta Tuan muda, jadi Tuan muda bisa memakainya untuk meningkatkan pemahaman Tuan muda. Tapi,” kata Jing Ling ragu-ragu.
Bai An melambaikan tangannya. “Dari pertama aku bertemu denganmu dan meminta sumberdayamu itu aku sudah berniat menghancurkan segel yang ada di dalam dantianmu, tapi caraku salah kemarin,” kata Bai An dengan tenang.
Jing Ling mengangguk mengerti, tapi bukan itu yang ia pikirkan. Melainkan tempat dimana Jing Ling menyembunyikan hartanya adalah tempat salah satu paling bahaya di dunia ini.
“Ada apa?” Tanya Bai An heran.
__ADS_1
“Itu, aku menaruh seluruh hartaku di tempat yang cukup berbahaya. Karena disana ada salah satu Raja Binatang Roh Iblis, aku sering menghajarnya saat aku datang dan menyuruhnya menjaga tempat itu. Jadi jika aku datang ia pasti tidak mau bekerjasama atau tunduk kepadaku karena kondisiku ini. Terlebih lagi ia sudah menghapal auraku.” Kata Jing Ling tertunduk lesu.
Bai An mengangguk-angguk tanda paham. Tidak ada jejak kekecewaan terlihat di wajahnya.