Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Klan Xio dan Rencana Xio Dan


__ADS_3

Pagi harinya. Hari ini adalah dimana acara lelang Assosiasi Dunia akan di mulai pada siang hari.


Semua kultivator dari berbagai kalangan telah berkumpul di pulau Donghan.


“Hmm..!! Aku merasakan semakin banyak orang yang datang? Apakah akan terjadi pertarungan besar di ahir lelang? Atau memang setiap lelang tahunan Assosiasi Dunia seramai ini.” Gumam Bai An.


“Memang acara lelang tahunan Assosiasi Dunia akan selalu ramai Tuan muda. Tapi tidak seramai ini. Dua penguasa telah merencanakan ini 10 bulan yang lalu untuk mengambil alih Kota Han ini beserta pulaunya dan puncaknya adalah sekarang.” Kata Xio Dan memberitahu Bai An.


Bai An mengangguk mengerti. “Kamu pergilah ke penginapan dimana klan mu tinggal. Jangan sampai ada yang curiga. Dan kau sudah tahu cara memberikan mereka alasan saat kau kembali?” Tanya Bai An melirik Xio Dan.


Xio Dan mengangguk patuh lalu berkata. “Sudah Tuan muda, saya pamit dulu.”


Xio Dan langsung pergi dan hanya menyisakan Bai An seorang.


Wuss..!!


“Apa rencanamu akan berhasil Tuan muda?” Kata Long Yuan langsung muncul.


“Kau tenang saja. Ini sudah bukan acara lelang lagi. Tapi medan pertarungan.” Jawab Bai An menyeringai.


Untung semalam setelah ia memasang segel budak. Bai An, Long Yuan dan Pixiu masuk ke dalam Dunia Jiwa untuk meningkatkan kekuatan mereka masing-masing dan sekarang kekuatan mereka semua sudah meningkat.


Tingkat kultivasi Long Yuan meningkat paling pesat, karena itu karena tingkat kultivasinya paling rendah sebelumnya dan kini tingkat kultivasinya paling tinggi.


Setelah itu Pixiu lalu Bai An.


Tingkat kultivasi Long Yuan kini berada di tahap Dewa Penguasa Menengah. Dan tingkat kultivasi Pixiu kini berada di tahap Dewa Penguasa Awal.


Lalu untuk Bai An. Ia tertahan di Dewa Langit Puncak dan Mu Xia'er juga memberitahunya untuk jangan terlalu menggunakan bantuan pill.


“Saudara Yuan, Pixiu kalian berdua tetap sembunyikan tingkat kultivasi kalian. Tekan saja seperti sebelumnya nanti saat terjadi pertarungan karena kita tidak tahu mungkin ada ahli ahli kuat yang selama ini bersembunyi keluar.”


Long Yuan dan Pixiu mengangguk sebagai jawaban.


Tok tok..!!


“Masuk..!!”

__ADS_1


Cklek..!


“Eeh kenapa kalian berdua seakan telah siap pergi bertarung?” Tanya Bai An cukup heran kepada Tang Rou dan Tang De. Karena mereka berdua telah menggunakan baju perang. Tentu saja Bai An langsung penasaran.


“Eeh..!! Bukankah kita akan pergi bertarung Tuan muda. Jadi kami dari semalam langsung siap saat Tuan Fanghu memberitahu kami informasi tersebut.” Jawab Tang De dengan polosnya.


Bai An, Long Yuan dan Pixiu langsung menepuk kening mereka.


“Gantilah baju perang kalian seperti semula. Jangan buat mereka curiga. Cukup kau suruh para prajurit elitmu memperbanyak penjagaan dengan alasan semakin banyak tamu dari luar kota.” Kata Bai An memberi perintah.


“Hehe,, Baiklah kalau begitu mau mu,” jawab Tang Rou sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal.


“Tunggu dulu Tang De,, kalau kau cobalah berkeliling dengan alasan menjaga keamanan. Takut ada pencurian atau perkelahian. Jika ada yang mencurigakan langsung laporkan saja kepada ku atau yang lain.”


Tang De mengangguk semangat saat mendengar ucapan Bai An.


Setelah itu Bai An rencananya akan menghubungi ketiga penguasa tersebut. Tapi saat ingat mereka bertiga sedang menjalankan tugas mereka masing-masing membuatnya mengurungkan niatnya.


“Hmm.. Jadi hanya Jing Xan yang berada di kota ini, dan untuk Yu Fan dan Fanghu sudah pergi untuk mengacau di setiap cabang markas musuh. Karena mereka berdua merasa saat saat inilah yang cocok.” Gumam Bai An membaca pesan suara dari Yu Fan.


“Apa kalian tahu apa yang akan kalian lakukan?” Tanya Bai An melirik Long Yuan dan Pixiu sambil terkekeh, karena keduanya terlihat tidak sabar.


“Ayo,” ucap Bai An kenudian menghilang.


Mereka bertiga berpencar ke arah yang berbeda.


Wuss..!!


Bai An muncul di kerumunan, tidak ada yang menyadari kemunculan Bai An.


**


Di tempat Xio Dan.


Xio Dan kini baru sampai di penginapan yang keluarganya pesan.


“Nak..!! Apa kau tidak apa-apa?” Tetua pertama muncul saat merasakan aura anaknya. Ia langsung bertanya dengan nada khawatir.

__ADS_1


Tak lama Patriark klan Xio juga ikut muncul. Lalu bertanya. “Dimana para pengawalmu? Apa mereka meninggalkanmu?” Letupan amarah terlihat di mata Patriark Xio.


“Ayah, Paman..!! Mereka semua tadi malam mencari gara-gara dengan Klan Liu yang sedang menyamar, lalu terjadilah pertarungan. Mereka juga hampir membunuhku, tapi jika aku ingin hidup aku harus memberikan kompensasi yang setimpal karena penyamaran mereka telah di deteksi oleh para prajurit kota.” Kata Xio Dan menangis dengan tubuh bergetar hebat.


Patriark Xio dan Tetua pertama langsung marah saat mendengar para pengawal Xio Dan sengaja mencari masalah dengan klan Penguasa dan klan Xio juga saat ini sedang bersekutu bersama klan Liu dan beberapa klan besar lainnya dari Benua Hang Chen dan Benua Hongcun untuk mengambil alih Pulau Donghan.


Kini nama Klan Xio tercoreng akibat mereka. “Ahhhkkk..!! Jika mereka masih hidup aku sendiri yang akan mencincang mereka karena telah merusak reputasi klan Xio kita.” Geram Tetua pertama.


“Tenanglah kakak. Aku mendengar kita harus memberikan kompensasi terhadap Klan Liu. Mungkin dengan kompensasi yang kita berikan membuat amarah mereka sedikit mereda.” Kata Patriark Xio mencoba menenangkan kakaknya.


Hmm..!!


Patriark Xio dan Tetua pertama sama-sama mengangguk. “Berapa kompensasi yang mereka inginkan nak?” Tanya Tetua pertama.


Xio Dan tersenyum samar.


“500 Juta kristal tingkat tinggi ayah, itu adalah hal yang mustahil. Jika kita tidak memberikan mereka apa yang mereka inginkan. Maka mereka akan menghancurkan kita saat kita kembali. Jadi apa yang akan kita lakukan?” Teriak Xio Dan panik.


Patriark Xio dan Tetua pertama yang mendengar Xio Dan berteriak panik tanpa terasa mereka juga terbawa suasana ikut panik.


“Sialan mereka terlalu sombong. Mentang mentang Liu Wang menjadi penguasa mereka.” Teriak Patriark Xio marah sambil mengeluarkan auranya. Hal itu membuat penginapan bergetar.


Beberapa orang melewati penginapan tersebut biasa biasa saja. Karena mereka sering melihat atau merasakan kejadian seperti ini.


“Kita harus melarikan diri dari sini.” Ucap Tetua pertama panik.


“Ayah, Paman, aku mendengar jika mereka juga berencana menghancurkan klan Xio kita dengan bantuan beberapa klan Nu, klan Sa dan klan Gu, mereka telah merencanakan ini dari awal,” kata Xio Dan ketakutan.


“Kurang ajar Klan Nu, Sa dan klan Gu. Padahal ketiga klan tersebut adalah sahabat kita. Jadi mereka mengkhianati kita.” Kata Tetua pertama hanya bisa menahan amarah.


“Ini tidak mungkin jika penguasa Hongcun tidak turun tangan. Ini pasti ulah penguasa Hongcun yang ikut menghancurkan kita di sini.” Geram Patriark Xio.


“Jika mereka mengkhianati kita. Kita juga bisa mengkhianati mereka ayah,” kata Xio Dan memancarkan amarah yang sangat besar, hingga aura membunuhnya keluar.


Melihat Xio Dan putranya begitu marah dan benci. Tetua pertama langsung mengangguk. “Benar, mereka saja bisa mengkhianati kita. Mengapa kita juga tidak bisa.”


“Tapi siapa yang mau mendukung kita. Apakah Walikota Tang Rou. Dia sendiri masih belum cukup kuat menghadapi satu klan.” Kata Patriark Xio.

__ADS_1


“Ayah dan paman tenang saja. Tidak mungkin bukan kita semua di suruh berkumpul di sini jika bukan ada orang kuat sedang berada di sini juga. Aku sempat mendengar jika Dewa Kapak sedang berada di kediaman Walikota Tang Rou. Jika kita bisa meyakinkan mereka untuk bergabung bersamanya melawan para sekutu gabungan dari klan klan Benua Hongcun dan Benua Hongcun. Maka Dewa Kapak pasti akan menerima kita.”


Mendengar kata kata Xio Dan. Mata Patriark Xio dan tetua pertama menjadi cerah. Mereka berdua langsung mengangguk saat mendengar rencana Xio Dan.


__ADS_2