
Sin Ting langsung berkeringat dingin.
Dengan cepat Sin Ting mengalihkan.
“Hehe,, jika begitu aku akan pergi ke orang yang menyuruh membunuh manager penginapan Naga,” kata Sin Ting sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Sin Ting lalu melirik ke arah no 10.
“Tanyakan siapa nama orang yang membayar kita untuk menargetkan tempat Tuan Yuan beristirahat.” Kata Sin Ting.
No 10 langsung mengangguk, ia membalikkan badannya lalu pergi.
Tap tap..!!
“Tuanku menannyakan siapa namamu?” Tanya no 10 tanpa basa basi.
“So Toi, Tuan muda pertama klan So.”
So Toi langsung menjawab karena mengira kelompok pembantai setuju dan akan memnunuh manager penginapan Naga sekarang.
Memikirkan hal itu, So Toi langsung tersenyum sendiri.
Tapi ia tak menduga jika dirinyalah yang akan mati bersama klannya karena berani mengusik orang yang salah.
“Baiklah, kau bisa kembali ke klanmu dan tunggu satu jam kemudian, kau akan di datangi sendiri oleh Tuan ku nanti,” kata no 10.
So Toi mengangguk dengan semangat, ia mengira Tuan dari no 10 sengaja berkunjung untuk bertemu ayahnya.
Setelah mengangguk So Toi langsung pulang dengan cepat, karena tak sabar menunggu kabar dari kelompok pembantai.
No 10 langsung tersenyum melihat kepergian So Toi, ia langsung kembali menemui Sin Ting.
Tap tap...!!
Setelah masuk dan memberitahu Sin Ting, Sin Ting kini tersenyum lebar.
“Tuan Yu, apakah aku boleh pergi?” Tanya Sin Ting berharap.
“Hmm..!! Kau juga ikut Son Teng, bawa juga No 1 agar bisa mempercepat pekerjaan kalian,” kata Yu Fan mengangguk santai.
Sin Ting langsung mengangguk senang, Son Teng yang dari tadi diam langsung berdiri sambil menganggukkan kepalanya ke arah Sin Ting.
Sementara no 10 di suruh kembali menjalankan tugasnya.
Kelompok Pembantai ada 50 orang dan tingkat kekuatan mereka tergantung dari no urut mereka, mereka juga di larang menggunakan nama asli. Jadi mereka di panggil dengan no urut kekuatan mereka masing-masing.
Setelah itu Sin Ting dan Son Teng pergi sambil memanggil no 1.
Sementara Yu Fan kini melirik Fanghu.
__ADS_1
“Bagaimana? Apakah kita tidak mengunjungi saudara Long Yuan?” Tanya Yu Fan.
“Hmm..!! Kita tunggu saudara Yuan memulihkan dirinya lebih dulu, jangan sampai mengganggu saudara Yuan, bila perlu kirim beberapa orang untuk menjaga saudara Yuan.” Jawab Fanghu dengan serius.
Yu Fan langsung mengangguk santai.
Setelah itu Yu Fan memanggil no 50 dan no 49 untuk mengawasi penginapan Naga dan memberitahu jangan sampai ada keributan di sana, jika ada keributan Yu Fan menyuruh mereka langsung membunuhnya.
...___________...
Sementara Sin Ting, Son Teng dan no 1 kini melesat ke arah klan So.
Wuss..!!
Sin Ting, Son Teng dan no 1 langsung muncul menggunakan pakaian serba hitam dan menutupi seluruh wajah mereka, hanya mata saja yang tidak tertutup.
“ Kita selesaikan dengan cepat,” kata Son Teng.
Sin Ting dan no 1 langsung mengangguk.
Mereka bertiga kemudian berpencar lalu menggunakan teknik terkuat mereka masing-masing.
Sin Ting kini membentuk sebuah bola bewarna hitam pekat dan itu ada sekitar puluhan melayang di samping Sin Ting, tanpa menunggu waktu lama Sin Ting langsung menembakkan bola-bola itu ke arah klan So.
Untuk Son Teng kini ia mengeluarkan pedangnya dan menggunakan teknik pedang terkuatnya.
Seketika satu pedang terbentuk namun itu sangat besar di sertai energi hitam pekat.
3 serangan terkuat Ahli Dewa Abadi langsung mengepung dari 3 arah berbeda ke kediaman klan So.
Tanah langsung bergetar hebat di sertai guncangan yang langsung membuat patriark klan So keluar.
Patriark klan So yang tadi tidur enak bersama pelayannya sampai-sampai tidak sadar jika ia keluar tanpa busana.
Saat patriark klan So melihat serangan datang, tubuhnya bergetar hebat.
“Ada serangan lindungi klan,” teriak patriark klan So.
Setelah patriark klan berteriark ia langsung membalikkan badannya berencana untuk melarikan diri.
Tapi baru saja ia melangkahkan kakinya, sebuah belati terbuat dari energi melesat langsung memotong kepalanya.
Crash..!!
Patriark klan So sempat memegang lehernya sebelum kepalanya terlepas.
Setelah belati energi memotong leher patriark, suara ledakan langsung terdengar.
Bom..!!
__ADS_1
Bom..!!
Duar..!!
Klan So langsung menjadi reruntuhan.
Sin Ting, Son Teng dan no 1 langsung mengedarkan kesadaran mereka masing-masing untuk memastikan tidak ada yang selamat, setelah yakin semua klan So mati, mereka bertiga langsung pergi.
Wuss..!!
Setelah kepergian Sin Ting, Son Teng dan no 1, beberapa penduduk kota berhamburan datang dengan tawa bahagia.
Walau klan So adalah klan kecil, tapi tingkah mereka semua sangat sombong dan sering mengambil gadis-gadis kecil untuk mereka lampiaskan nafsunya, setelah terlampiaskan mereka kemudian membunuhnya.
Terlebih lagi semua anggota klan So begitu menjijikkan, tanpa terkecuali.
Sehingga dari itu Sin Ting, Son Teng dan no 1 langsung membunuh mereka semua tanpa menyisakan satu pun.
Tapi yang mereka tidak sadari adalah So Toi tidak berada di klannya karena saat ini ia berada di rumah bordil.
Setelah Sin Ting, Son Teng dan no 1 kembali, berita tentang klan So hancur langsung menyebar dengan cepat.
Banyak orang menduga jika Kelompok Pembantai yang menghancurkannya. Tapi mereka tidak mengetahui siapa dalang yang membayar kelompok pembantai.
So Toi yang mendengar berita kehancuran klannya langsung lemas, So Toi menduga jika pemilik penginapan lah yang membantai habis klannya karena managernya mati.
So Toi juga saat ini takut, ia memikirkan bagaimana cara pergi dari kota ini karena ia pasti menyadari jika ia saat ini akan di incar oleh pemilik penginapan Naga.
So Toi juga menduga jika Kelompok Pembantai pasti akan berperang melawan pemilik penginapan Naga karena kematian manager penginapan Naga mati karena ulah kelompok pembantai.
Saat memikirkan hal tersebut. So Toi tiba-tiba tersenyum.
“Mengapa aku tidak memikirkan hal ini dari tadi, lebih baik aku bersembunyi saja di Kelompok Pembantai agar aku aman, tapi saat ini aku masih kekurangan uang, karena aku yakin jika mereka akan meminta bayaran.” Gumam So Toi.
“Dari pada banyak berpikir, lebih baik aku pergi saja kesana,” gumam So Toi lagi.
Lalu ia berjalan keluar dengan hati-hati sambil menggunakan topi untuk menutupi wajahnya.
Di mansion kelompok pembantai, kini Yu Fan, Sin Ting dan Son Teng melirik ke arah Fanghu.
Karena Fanghu memberitahu jika ada kabar baik.
“Kabar baik apa itu saudara Fang, jangan membuat orang penasaran,” kata Yu Fan kini mulai jengkel. Bagaimana tidak, Fanghu diam lebih dari 5 menit setelah memberitahu ada kabar baik.
“Hehe kau selalu tidak sabaran saudara Yu,” kata Fanghu tersenyum misterius.
Hal itu tentu saja membuat Yu Fan semakin jengkel dan kesal.
Melihat wajah Yu Fan, Fanghu langsung berkata.
__ADS_1
“Baiklah-baiklah akan ku beritahu, saat ini aku mendapat kabar jika Tuan muda bersama para saudara berada di Kota Li.”
“Hmm,, mungkin Tuan muda mencari kita kesana karena berpikir kita masih ada di sana,” kata Yu Fan berasumsi.