
Bomm,,
Bomm,,
Bai An dan Long Yuan berhasil menghindari serangan dari Leng Cung.
Leng Cung yang melihat jika serangannya di hindari langsung menggeram marah, “Bangs*t, bagaimana cara mereka bisa menghindari serangan ku? apa serangan ku kurang cepat,” gumam Leng Cung berpikir.
Pikiran Leng Cung kini sudah tidak stabil seperti biasanya, jadi ia tidak bisa berpikir hati-hati, jika ia berpikir lebih hati-hati dan teliti, maka ia akan tahu bagaimana cara Bai An dan Long Yuan menghindarinya.
“Sialan,,”
“Mati,,”
“Mati,,”
Karena tidak tenang dan terbawa emosi, Leng langsung menyerang asal-asalan tanpa pikir panjang.
Bom,, Bom,, Bom,,
Rentetan serangan Leng Cung ke berbagai arah.
Bai An dan Long Yuan, kini terus menerus menghindari serangan Leng Cung dengan wajah kesal, karena mereka juga di buat kesana kemari seperti anak kecil.
Mu Xia'er yang melihat itu kini tertawa lepas, melihat tingkah lucu Bai An berjingkrak-jingkrak dan melompat ke kiri dan ke kanan saat menghindar.
Karena tak tahan melihat Bai An seperti itu, ia langsung memberi tahu lokasi dimana tempat Leng Cung berada, yang berjarak lumayan jauh dari tempat mereka berdua.
“An'Gege, musuh mu berada di arah utara 100 km dari arah mu saat ini,” ucap Mu Xia'er secara tiba-tiba.
Bai An yang mendengar itu cukup kesal, “Utara kan cukup luar Xia'er, jika kau ingin menolong, tolong yang lebih terperinci dong,” kata Bai An cemberut, ia tidak berani menunjukkan rasa kekesalannya, karena menurutnya Mu Xia'er jauh lebih berbahaya dari siapapun, jika membuatnya marah.
Mu Xia'er mendengus, “Di kasih hati malah minta jantung. Cari sendiri sana,” jawab Mu Xia'er dengan kesal lalu kembali ke tempat pelatihan Lang Zai dan Xiong Zai, untung menghilangkan rasa kesalnya, jadi ia melampiaskannya kepada mereka berdua.
__ADS_1
Jika Lang Zai dan Xiong Zai tahu mereka jadi pelampiasan karena kesalahan Bai An, maka mereka akan mengutuk Bai An dengan sumpah serapah, karena mereka kini dibuat menderita menderita Mu Xia'er, jadi di buat semakin menderita.
Bai An yang mendengar jawaban Mu Xia'er langsung merinding dan berdo'a semoga ia tidak akan di apa-apakan nanti.
Saat Bai An terpikir dengan ucapan Mu Xia'er, saat memberikan lokasi Leng Cung, ia ingin berteriak, namun ia urungkan. Karena, jika ia berteriak memberi tahu lokasi Leng Cung saat ini. Maka, otomatis Leng Cung akan berpindah sebelum lokasinya di ketahui.
Jadi, saat ini Bai An berpikir bagaimana caranya ia kesana tanpa di ketahui.
Tak berapa lama, Bai An langsung tersenyum, “Saudara Yuan, buat dia marah,” teriak Bai An lalu sengaja menghindari serangan Leng Cung dengan maju ke arah utara, agar ia tidak curiga.
Long Yuan dan Leng Cung yang ikut mendengar itu terdiam sesaat, Long Yuan langsung tersenyum penuh makna, ia yakin jika Bai An kini telah mengetahui dimana lokasi Leng Cung sehingga membuatnya semakin marah, maka, ia tidak akan sadar rencana Bai An.
“Bangs*t,” teriak Leng Cung semakin marah, ia kini sudah lepas kendali dan semakin brutal dalam menyerang Bai An dan Long Yuan, ia menghiraukan ucapan Bai An tadi.
“Apa,, apa,an serangan ini lemah sekali, lebih kuat serangan anak kecil yang baru saja belajar berkultivasi,” teriak Long Yuan dengan nada mengejek.
Leng Cung yang mendengar itu semakin meraung, ia kini sudah tidak mementingkan kondisinya, ia melempar Bai An dan membuat perisai untuk mengurung Bai Luan agar tidak menghilang atau berpindah tempat, tangan Leng Cung bergerak kekiri dan kanan dengan cepat dan lumayan rumit.
Wuss,,
Setelah itu Leng Cung mengedarkan kesadrannya dan melihat jika, Bai An dan Long Yuan masih berada di tempatnya dengan waspada yang tinggi, namun Leng Cung merasa Bai An semakin lama semakin maju.
Tapi ia menghiraukan itu, karena terbawa emosi oleh Long Yuan, ia kini membakar energi kegelapannya. Energi kegelapan ini di tanam dan di segel oleh pendiri kelompok Teratai, dan harus di gunakan di saat-saat hidup dan mati, tapi sebagai gantinya, ia akan terluka parah, bahkan bisa menjadi lumpuh seumur hidup.
Leng Cung sudah memikirkan ini matang-matang dan sudah tahu bahwa dirinya akan menderita luka yang parah akibat ini, tapi jika ia bisa membuat Bai An dan Long Yuan mati di tangannya. Maka, ia akan bahagia, lukanya akan terbayar oleh kematian mereka.
Itulah yang kini ada di dalam pikiran Leng Cung dengan senyum menyeringai.
Wuuss,,
Aura Leng Cung naik seketika, tingkat kekuatannya pun meningkat pesat menjadi tingkat Dewa emas tingkat Ahir, yang awalnya tingkat Dewa Perunggu Menengah.
“Ha,, ha,, ha,, kematian kalian akan tiba,” tawa Leng Cung bahagia sambil berteriak seperti orang gila.
__ADS_1
Bai An dan Long Yuan kini semakin waspada karena mereka merasakan bahaya sedang mengintai mereka.
Mu Xia'er yang melihat itu langsung kesal dengan Bai An dan Long Yuan yang lemah dan tidak dapat merasakan apa-apa, termasuk kondisi Leng Cung yang saat ini membakar energi kegelapannya dan membuka paksa segel kegelapan untuk meningkatkan keukuatannya.
“Menyebalkan,” gumam Mu Xia'er lalu menghilang. Kemudian muncul di depan Bai An.
“Pletak,,”
“Aduh,,”
Saat Mu Xia'er memukul kepala Bai An, ia sebenarnya sedang memberikan Bai An manual Mata Emas, agar bisa melihat dan menembus pandangan dalam jarak tertentu, tergantung tingkat kekuatan seseorang teesebut. Tapi karena kesal, Mu Xia'er sengaja memberikannya dengan cara memukul kepala.
Bai An yang kini mengeluh karena merasakan rasa sakit yang lumayan sambil mengusap-usap kepalanya, ia hanya bisa tersenyum pahit melihat dirinya di perlakukan seperti ini.
“Pelajari itu, cara mu mempelajari itu terserah, aku tidak mau tahu, jadi berpikirlah lebih jernih dan jangan ganggu ketenangan ku, awas jika kau teriak-teriak memanggil ku,” tanpa menunggu balasan dari Bai An, Mu Xia'er langsung menghilang.
Saat muncul, Mu Xia'er tersenyum-senyum sendiri saat melihat tingkahnya tadi yang sok berwibawa.
Bai An yang mengerti maksut Mu Xia'er hanya tersenyum pahit, mempelajari buku manual Mata Emas di saat genting atau saat sedang berlangsung pertarungan, bagaimana ia bisa fokus, ia pasti akan di serang saat ia duduk fokus.
Bai An kemudian melihat buku manual yang dikirim oleh Mu Xia'er, kemudian ia mengangguk-angguk, “Tidak butuh lama bagi ku untuk mempelajarinya dan mencoba mempraktikannya langsung, namun melihat situasi,” gumam Bai An melihat sekelilingnya yang gelap, tidak bisa merasakan energi atau jejak kehidupan sedikitpun, ia hanya bisa tersenyum pahit.
Tak lama kemudian, “Saudara Yuan, kau ada di sebelah mana saat kau terlempar saat kita berpisah,” teriak Bai An kini seperti mendapat harapan.
Long Yuan yang mendengar itu bingung, “Apa terjadi perubahan rencana ya?” gumam Long Yuan, tapi karena tidak mau ambil pusing, “Aku terlempar ke arah barat sejauh 1 km,” teriak Long Yuan.
Bai An yang mendengar itu langsung melesat, namun saat ia baru melangkah beberapa puluh meter, sebuah serangan yang sangat kuat dengan tekanan daya rusak yang bisa langsung membunuh orang setingkat Bai An dalam sekejap, datang dari arah samping kiri Bai An
Wuss,,
Bom,,
Duar,,
__ADS_1