
Setelah berpamitan dengan Long Yaun, kini Lang Zai, Cen Tian dan Xiao Wei sedang melesat keluar dari Kota Yanjing.
Setelah keluar dari kota dan berada ditempat yang sepi, Lang Zai langsung berhenti diikuti Cen Tian, sedangkan Xiao Wei agak heran namun ikut berhenti.
Xiao Wei terbelalak melihat dirinya diselimuti oleh energi dari Lang Zai dan dibawa terbang tiba-tiba tanpa persiapan terlebih dahulu.
3 jam telah berlalu, kini Lang Zai langsung turun saat melihat kota yang besar, itu adalah Ibukota Kekaisaran Xiao.
Wuuussshhh...
"Hoeekk!"
"Hoeekk!"
Xiao Wei langsung muntah-muntah saat diturunkan, Cen Tian terkekeh melihat itu, karena ia juga pernah melakukan itu, saat ia dibawa Gurunya Long Yuan untuk pergi berlatih 10 bulan lalu.
Xiao Wei kini melirik Lang Zai dengan tatapan ngeri, ia bersumpah tak akan mau ikut terbang lagi bersama Lang Zai, itulah yang ada dalam hatinya.
"Apa sudah selesai?"
Xiao Wei tersadar dari lamunannya saat Lang Zai bertanya, "Su.. Sudah Senior, ayo ikuti saya, kita akan lewat sini!" Jawab Xiao Wei mengajak Lang Zai dan Cen Tian menjauhi Ibukota Kekaisaran Xiao.
Cen Tian heran mengapa ia dibawa menjauhi kota, untuk Lang Zai hanya diam saja dan mengedarkan spiritualnya untuk melihat apa yang ada disini. Lang Zai langsung mengangguk saat merasakan itu.
Cen Tian yang merasakan Lang Zai sedang mengedarkan spiritualnya untuk mengetahui apa yang ada disini juga ikut mengedarkan spiritualnya.
Cen Tian langsung bertanya, "Mengapa kau membawa kami kegubuk kecil dan hanya ada beberapa orang saja disana, termasuk aku lihat ada orang yang setara tingkat Nirwana Ahir."
Cen Tian agak bingung, ia mengira akan dibawa ke istana, tapi pikirannya salah. Maka dari itu ia langsung bertanya.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan dari Cen Tian, dengan cepat Xiao Wei menjawab. "Disanalah tempat Kaisar Xiao bersembunyi dari orang-orang berjubah hitam yang ingin memburunya. Sedangkan di istana, ada Penasihat kami yang menyamar menjadi Kaisar Xiao, jika terjadi apa-apa maka, dengan rela penasihat mengorbankan nyawanya demi melindungi Yang Mulia."
Cen Tian mengangguk-angguk saat mendengar jawaban dari Xiao Wei.
Sedangkan kini Kaisar Xiao Chu bersama beberapa orang setianya sedang berkumpul menunggu Jendral Xiao Wei kembali sambil merencanakan apa saja tak tik yang dilakukan untuk melawan orang-orang berjubah hitam.
Saat sedang berdiskusi, Kaisar Xiao Chu bersama beberapa Jendral, Menteri dan penasihat, merasakan aura dari Jendral Xiao Wei bersama dua orang.
"Satu orang berada di tingkat Nirwana Puncak dan satu orang aku tidak tahu berada pada tingkat apa. Namun aku merasa ia jauh lebih kuat dari tingkat Nirwana!"
Kaisar berseru dengan cukup kaget, hal itu membuat yang lain membelalakan matanya saat mendengar seruan Kaisar Chu.
Walaupun orang yang Kaisar Xiao Chu rasakan itu terlihat seperti manusia biasa dan sengaja menghilangkan energinya, agar terlihat seperti manusia biasa. Namun Kaisar Xiao Chu telah lama melintang di dunia Kultivator, jadi ia cukup tahu tentang ini. Ia juga tahu tingkatan-tingkatan setelah Alam Fana itu.
Dengan cepat Kaisar Chu keluar bersama yang lain untuk menyambut Xiao Wei bersama orang yang akan membantunya.
Wuusshh...
Wuusshh...
"Salam Yang Mulia!"
Xiao Wei langsung berlutut satu kaki, memberikan hormat kepada Kaisar Xiao Chu.
"Yooo apa kabar Kaisar Xiao!" Dengan santai Cen Tian menyapa Kaisar Xiao, hal itu cukup membuat orang-orang yang berada dibelakang Xiao Chu agak geram, namun tidak berani bertindak. Karena itu akan beresiko.
"Berapa umur anda?, Senior." Xiao Chu tidak mempermasalahkan kelakuan Cen Tian, ia malah bertanya, karena usia Cen Tian terlihat sangat muda.
Mendengar itu Xiao Wei dan yang lain kecuali Lang Zai kaget, saat mendengar Kaisar Xiao Chu memanggil Cen Tian Senior. Mereka sadar jika ada orang yang lebih kuat harus dihormati dengan sebutan Senior. Namun seorang Kaisar memanggil yang lebih muda, dengan sebutan Senior walau tingkatan kultivasinya lebih tinggi itu tidak pernah mereka dengar.
__ADS_1
"21 atau mungkin 22, aku lupa akan hal itu." Jawab Cen Tian santai.
Kaisar Xiao Chu mengangguk, ia sebenarnya ingin mencoba mengecek usia tulang Cen Tian, namun itu kurang sopan menurutnya.
Kaisar Xiao Chu lalu memandang Lang Zai, tiba-tiba saja tubuh Kaisar Xiao Chu langsung lemas, karena ia mempunyai mata yang cukup jarang orang punya, walau di dunia atas ( Benua Atas ) sekalipun.
Mata itu bisa melihat tingkat kultivasi seseorang, bagaimanapun ia menyembunyikannya. Lang Zai tahu akan hal itu jadi ia membiarkan dirinya diperiksa, karena Lang Zai merasa Kaisar Xiao Chu adalah orang yang cukup baik.
"Holy Monarch Puncak!" Seru Kaisar Xiao Chu dengan tubuh bergetar.
Orang-orang yang dibelakang juga, yang pernah diberitahu tentang tingkatan di atas Alam Fana. Kini mereka juga terkejut luar biasa dengan tubuh bergetar keras.
Berbeda dengan Xiao Wei, walau ia tahu tentang tingkatan di atas Alam Fana, ia tidak terlalu memikirkan tingkatan Lang Zai. Namun ia memikirkan tentang Bai An, orang sekuat ini bisa Bai An buat menjadi pengikut setia. Bagaimana dengan Bai An sendiri? Walau Xiao Wei tidak tahu nama Bai An.
"Sa.. Salam Se.. Senior," ucap Kaisar Xiao Chu dan yang lain dengan terbata-bata bercampur gugup.
"Hmmm berhentilah menjadi kaku seperti ini, lebih baik kau menjelaskan apa maksutmu meminta bantuan!" ucap Lang Zai dengan santai.
Lang Zai sebenarnya cukup kaget, karena Kaisar Xiao dan yang lain tahu tentang tingkatan setelah Alam Fana, namun ia langsung menutup keterkejutannya.
Kaisar Xiao Chu dengan cepat mengangguk, bercampur malu, takut, karena malu membuat Lang Zai berdiri terlalu lama, takut karena terlalu lancang melihat tingkat kultivasi Lang Zai.
Kini mereka telah duduk di gubuk yang sederhana, "Senior, kita akan menyerang ke kota tempat para pangeran penghianat itu membuat markas, sambil membebaskan putra ku satu-satunya yang setia. Dia ditangkap oleh kakak-kakaknya yang menjadi penghianat dan bersekutu dengan orang berjubah hitam. Aku takut putra ku dibunuh oleh mereka, jadi aku ingin melawan mereka dan membebaskan putra ku!" Xiao Chu melihat Lang Zai dan Cen Tian yang diam melihat ke arahnya, Xiao Chu lalu menambahkan. "Berapa banyak pasukan yang kita bawa? Senior!"
Cen Tian melirik ke arah Lang Zai yang diam saja, hal itu membuat suasana menjadi hening karena tegang.
Kaisar Xiao Chu kini menjadi gugup, karena takut ada kata-kata salah yang ia ucapkan tadi sehingga membuat Lang Zai menjadi diam.
Keheningan cukup lama terjadi, Orang-orang Kaisar Xiao, seperti Jendral, Menteri, Penasihat kini berkeringat dingin, karena ketegangan ini.
__ADS_1
Mereka lebih baik menunggu diluar atau tidak akan mau ikut jika hal ini akan terjadi. Itulah yang ada dalam benak mereka masing-masing.
.