
“Baik lah. Kau periksa sepuasmu.” Kata Bai An tersenyum tenang.
Merasa menang. Xio Dan maju dengan menahan rasa gembira.
Xio Dan juga telah mempersiapkan 100 kristal tingkat tinggi dan akan menaruhnya di jubah salah satu dari mereka. Agar bisa menjebak ketiganya.
Tap tap..!!
Xio Tan sampai di depan Bai An dan kedua saudaranya.
Tak menunggu lama Xio Tan memeriksa isi jubah dan cincin penyimpanan Pixiu. Xio Dan hanya menemukan beberapa kristal tingkat rendah dan ribuan koin emas di cincin penyimpanan Pixiu.
Bai An terlihat menyeringai kecil. Tidak ada yang melihat senyum Bai An kecuali Penjaga yang tadi sempat membela Bai An.
Tentu Jing Xan, Yu Fan, Tang De dan Tang Rou yang baru datang dapat melihat senyum licik Bai An.
“Tuan Muda Bai sungguh pintar mencari uang melalui jalan pintas, suatu saat sekali sekali aku akan mencoba cara ini.” Kata Tang Rou ikut tersenyum membayangkan berapa banyak harta yang ia dapat dari kompensasi orang yang mencari masalah dengannya.
Jing Xan, Yu Fan dan Tang De melirik Tang Rou dengan tatapan jijik.
Setelah memeriksa Pixiu. Xio Dan kembali memeriksa Long Yuan dan hal yang sama terjadi kepada Long Yuan. Xio Dan hanya menemukan beberapa saja kristal tingkat rendah dan ribuan koin emas.
Saat Xio Dan melihat ke arah Bai An. Xio Dan tersenyum licik seakan ia menang.
“Angkat tanganmu,” kata Xio Dan dengan dingin.
Bai An menurut saja, ia mengangkat tangannya. Tak lama Xio Dan mengecek jubah Bai An.
Dengan cepat Xio Dan mengeluarkan 100 Kristal tingkat tinggi. Manager tersebut bisa melihatnya. Namun ia hanya diam saja. Karena ia cukup mengenal klan Xio walau Klan Jing dan klan Xio bermusuhan karena berbeda Benua. Karena klan Xio berada di Benua Hongcun.
Tapi karena terlalu memikirkan harta dan bisnis. Manager tersebut membiarkan kelakuan Xio Dan.
“Ini apa? Hahh...!! Dasar kau pencuri kurang ajar.” Maki Xio Dan.
“Eeehh.. Aku tidak mengetahui jika ada kristal tingkat tinggi di jubahku.” Teriak Bai An pura pura panik dan takut.
“Mana ada pencuri mau mengaku,” teriak salah satu pengawal bayangan Xio Dan yang sengaja menyamar menjadi penduduk kota.
“Benar,, mana ada pencuri mau mengaku.” Teriakan demi teriakan dari penduduk kota ikut menyalahkan Bai An.
Ada juga beberapa kultivator tingkat tinggi yang kebetulan pernah melihat Bai An ingin membela. Tapi para bawahan Fanghu tiba tiba mengehentikan mereka dan memberitahu untuk tidak usah ikut campur dan menonton saja.
“A,, aku benar benar tidak tahu. Aku mohon pembelaannya.” Teriak Bai An frustasi menikmati sandiwaranya.
“Hukum mati saja pencurinya,” teriak pengawal bayangan Xio Dan semakin memanasi para penduduk.
“Benar. Hukum mati saja biar tidak ada yang ada berani mencuri lagi di Kota ini. Kota Han ini adalah kota tentram dan jauh dari kejahatan.”
__ADS_1
Seketika keributan terjadi.
Xio Dan tertawa bahagia dalam hati.
Tangan Xio Dan di aliri oleh energi dan bersiap untuk memukul Bai An.
“Biar aku saja yang menghukum pencuri brengs*t ini. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.”
Dengan angkuh Xio Dan maju ke arah Bai An dan mengayunkan tangannya.
“Berhenti..”
Prajurit elit kota tiba tiba muncul untuk menghentikan tindakan semena mena tersebut.
Tapi dengan sengaja Xio Dan tetap mengayunkan tinjunya.
Bom..!!
Bai An terpental cukup jauh.
“Adik,,” teriak Long Yuan dan Pixiu memancarkan amarah terhadap Xio Dan.
“Hei kau,, ini bukan kota mu. Di sini ada hukum. Kau tidak boleh menghukum orang sembarangan tidak peduli walau kau adalah seorang Penguasa sekalipun.” Teriak prajurit elit tersebut dengan dingin.
Di tempat Jing Xan dan yang lain.
“Itu aku juga tidak dapat mengetahui dari mana ia muncul,” jawab Tang Rou sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Kembali ke tempat Bai An.
“Dia adalah penjahat, harus di bunuh.” Teriak Xio Dan malah melotot ke arah prajurit tersebut.
Para pengawal Xio Dan muncul di samping Xio Dan jika terjadi sesuatu maka mereka siap melindunginya.
“Kau,, cepat keluar dari kota ini. Jika aku melihat mu maka aku tidak segan segan akan menangkapmu. Tidak peduli kau dari klan manapun.” Teriak prajurit tersebut dengan tegas.
Xio Dan menyeringai. “Apa begini cara para prajurit Kota Han bekerja. Aku rasa lebih baik walikotanya di ganti saja. Lihat prajuritnya saja tidak becus.”
Saat Xio Dan mengatakan hal tersebut. Ia tidak sadar jika ia membangunkan singa yang sedang tertidur di kandangnya sendiri.
“Tarik ucapanmu Tuan Muda Xio.” Kata Pengawal bayangannya muncul dengan wajah panik.
“Mengapa harus takut. Aku memang benar bukan?” Kata Xio Dan melirik para penduduk yang kini sedang menatap Xio Dan dengan tatapan membunuh.
Tiba tiba wajah Xio Dan menjadi pucat pasi.
“Sudah sudah. Hentikan, mungkin Tuan muda Xio salah bicara. Maklum ia masih muda,” dengan licik Manager tersebut datang ke depan Xio Dan mencoba untuk membantu. Agar ia bisa mendapat uang yang cukup banyak.
__ADS_1
“Hmm,, ternyata ada seorang penghianat di Klan Jing ku,” tiba tiba mata Jing Xan memerah marah. Karena ia tidak menduga akan kejadian seperti ini.
Tak berapa lama, Bai An yang tadi terpental kini bangun dan berjalan ke arah Xio Dan.
“Oh kau masih hidup rupanya.” Teriak Xio Dan sambil menunjuk Bai An dengan kesal, padahal ia tadi menggunakan kekuatan penuhnya memukul Bai An.
Tapi Bai An terlihat Bai An masih baik baik saja.
“Tak ku sangka aku mendapatkan dua harta sekaligus.” Dengan terang terangan Bai An mengatakan hal tersebut kepada Xio Dan dan Manager tersebut sambil meliriknya.
“Apa maksut mu?” Manager tersebut yang mendengar itu menjadi dingin.
Bai An bertepuk tangan.
Pok pok..!!
Tak lama banyak sekali prajurit yang datang mengepung tempat tersebut. Walau rencana Bai An gagal di awal gara gara datang prajurit elit entah dari mana. Tapi Bai An tetap memandang Xio Dan sebagai harta dan kini bertambah satu. Yaitu sang manager.
Wuss..!!
Wuss..!!
Jendral Tang De muncul lalu berteriak lantang.
“Semua penduduk bubar. Jika ada yang melihat kejadian ini jangan pernah menyebarkannya dan juga ini demi kebaikan, keaamanan Kota Han. Apa kalian paham?”
“Paham..!!”
Tanpa menunggu lama para penduduk kota dengan patuh mengikuti perkataan Tang De yang langsung membuat Bai An kagum, ia cukup kagum melihat para penduduk kota terlihat sangat mempercayai Tang De.
“Apa apaan ini Jendral Tang? Apa kau ingin melawan klan Jing dan Klan Xio,” teriak manager tersebut dengan amarah memuncak, walau ada sedikit kegugupan dari suaranya.
Wuss..!!
“Heh.. Seorang penghianat klan Jing seperti mu mau apa.”
Tang Rou muncul dengan tenang sambil melirik Xio Dan dengan tatapan ingin membunuh.
Dengan panik Xio Dan dan Manager tersebut berteriak.
“Pengawal.”
“Prajurit.”
Tapi tak ada yang muncul. Hanya orang yang ada di sekeliling Xio Dan dari awal berada di sana saja yang ada.
“Tangkap mereka, aku akan melaporkan kejadian ini kepada tetua inti klan Jing yang akan datang besok pagi.” Tang Rou melihat ke arah Xio Dan yang ketakutan luar biasa, Tang Rou lalu menambahkan. “Bunuh dia, aku tidak mau tahu kau Tuan muda Klan Xio atau anak penguasa Hongcun sekalipun.”
__ADS_1
“Tunggu dulu...!! Kompensasi ku belum aku dapatkan. Kau tidak boleh bertindak seenaknya.” Kata Bai An mendengus kesal.