
Bai An melirik ke arah Bai Luan yang sedang tersenyum, seakan ia tidak takut akan kematian, Bai An langsung terharu.
Mata Bai An langsung melirik Leng Cung dengan kemarahan yang tidak akan bisa di padam.
“Lepaskan dia, jika kau melepaskannya maka kau bisa pergi,” kata Bai An berusaha menahan diri.
Leng Cung langsung tersenyum sinis, ia dapat melihat jika Bai An sangat berhati-hati dan berusaha untuk sabar, Leng Cung langsung berpikir jika pemuda yang berada di tangannya ini pasti sangat beharga untuk Bai An.
Sebuah ide licik langsung mengisi otak Leng Cung, “Jika kau memotong kedua kaki mu, maka aku akan melepasnya,” kata Leng Cung tersenyum licik.
Tapi Leng Cung tidak sadar jika Long Yuan kini sedang menunggu aba-aba dari Bai An, mereka juga kini sedang berpikir bagaimana cara memisahkan Bai Luan dari Leng Cung.
“Baiklah, tapi saat aku memotong kaki ku, maka kau harus melepas dia,” kata Bai An memasang wajah serius.
“Saudara Yuan, saat aku sengaja mengayunkan pedang ku, kau langsung memisahkan mereka berdua,” kata Bai An melalui telepati.
Long Yuan tidak menjawab, Long Yuan melihat jika Leng Cung kini melupakan jika dirinya ada di sini, jadi itu menjadi kesempatan baginya.
Mendengar itu, Leng Cung langsung berkata.
“Kau tenang saja, aku tidak akan pernah mengingkari ucapan ku,” Leng Cung tersenyum licik, ia berniat tidak akan melepaskan Bai Luan, ia akan membawanya ikut kedunianya, saat kaki Bai An terpotong, ia akan langsung masuk, karena ia melihat pintu antar dimensi kini sudah mulai mengecil.
Bai An dengan serius mengangguk, seolah ia tidak mengetahui rencana licik Leng Cung, lalu Bai An mengayunkan pedangnya.
Saat Bai An mengayunkan pedangnya, Long Yuan langsung menggunakan seluruh energinya melesat ke arah Leng Cung dan Bai Luan.
“Sialan, kau,” teriak Leng Cung saat ia melihat Long Yuan melesat ke arahnya dan kini hampir sampai.
Leng Cung langsung membakar seluruh energinya, langsung melesat masuk kedalam pintu antar dimensi.
Wuss,,
Leng Cung langsung tertawa bahagia saat ia berhasil masuk.
“Ha,, ha,, ha,, tunggu kematian mu saat kita bertemu kembali,” teriak Leng Cung meraung.
“Cepat masuk,” teriak Bai An yang kini sedang melesat ke arah pintu antar dimensi yang perlahan mengecil.
Wuuss,,
__ADS_1
Long Yuan langsung masuk mengejar Leng Cung yang kini berwajah pucat, lalu di susul Bai An yang telah berusaha masuk dengan bantuan Mu Xia'er yang sengaja membuat pintu antar dimensi berhenti mengecil sesaat.
Saat Bai An masuk ia melihat sebuah lorong gelap dan tidak melihat siapa-siapa.
“Sialan kau orang berjubah teratai, aku bersumpah akan menghancurkan mu,” teriak Bai An sekuat tenaga dengan di aliri energinya.
Long Yuan yang juga tidak bisa melihat apa-apa dapat mendengar teriakan Bai An dan melesat ke arah asal suara, “Tuan Muda, dimana kau?” teriak Long Yuan menyahut teriakan Bai An.
Bai An yang mendengar itu, mencoba mengedarkan energi kesadarannya, namun ia tidak bisa menemukan lokasi Long Yuan berada, ia merasa ada sebuah energi yang menghalanginya.
“Xia'er apa kau tahu dimana Long Yuan berada?” tanya Bai An melalui pikiran.
Mu Xia'er diam tidak menjawab pertanyaan Bai An.
Bai An yang merasa di abaikan langsung memasang wajah kusut.
Mu Xia'er yang melihat itu langsung mendengus, “Berhenti menjadi anak kecil, kau sudah dewasa, Naga itu sangat dekat dengan mu, kau tinggal melesat ke arah kiri 10 meter, maka kau akan menemukannya,” kata Mu Xia'er dengan nada kesal, karena kesal melihat tingkah Bai An, namun entah mengapa Mu Xia'er merasa tidak nyaman membuat Bai An seperti itu, sehingga dengan terpaksa ia menjawab.
Bai An langsung tersenyum cerah, “Kau memang yang terbaik Xia'er ku yang imut,” kata Bai An.
Bluss,,
Asap langsung keluar dari kepala Mu Xia'er, entah mengapa ia tiba-tiba menjadi seperti ini, ia sangat senang Bai An mengucapkan kata seperti tadi, namun karena harga dirinya yang tinggi dan Bai An juga tidak melihat wajah Mu Xia'er sekarang, ia merasa aman dan membalas dengan dengusan ringan.
Wuss,,
Bai An langsung menabrak Long Yuan.
Brak,,
“Saudara Yuan ini aku,” ucap Bai An langsung memegang pundak Long Yuan.
Long Yuan yang mengira tadi itu musuh, sudah bersiap mengayunkan tangannya, namun ia mendengar suara Bai An, sehingga ia menghela nafas, karena ia tidak dapat melakukan apa-apa disini, seandainya ia lebih kuat, maka ia dapat merasakan keberadaan musuh.
Saat Long Yuan berpikir seperti itu, Long Yuan tiba-tiba menjadi serius, “Tuan Muda, hati-hati, disini tidak ada Hukum yang menekan kekuatan orang berjubah tersebut, ia bisa merasakan hawa keberadaan kita, karena kekuatannya cukup untuk merasakan keberadaan kita,” kata Long Yuan.
Bai An yang awalnya santai kini berubah serius, baru saja ia serius dan tidak waspada, sebuah serangan langsung melesat ke arah mereka berdua.
Wuuss,,
__ADS_1
Bom,,
Bai An dan Long Yuan langsung terpental.
“Ha,, ha,, kali ini aku yang memegang kendali,” teriak Leng Cung tertawa, sambil membawa Bai Luan yang kini dalam kondisi pingsan dan kondisinya cukup tragis, karena beberapa saat tadi Leng Cung menyiksanya, karena Bai Luan selalu memberontak.
Kepala Bai Luan kini mengeluarkan banyak darah, tubuhnya penuh dengan luka lebam.
Kembali ke Bai An.
“Sialan, aku tidak bisa merasakan dari arah mana serangan itu berasal, tapi kenapa serangannya sangat lemah?” gumam Bai An.
Bai An langsung tersenyum, ia sadar kini Leng Cung sudah kehabisan energinya karena ia membakar seluruh energinya.
Bai An juga hanya dapat merasakan serangan datang dalam jarak 1 meter saja, jadi ia bisa menghindarinya jika dalam kondisi yang serius.
Bai An kemudian mencoba menghubungi Long Yuan melalui telepati namun terputus, jadi ia hanya bisa tersenyum pahit.
“Saudara Yuan, berusaha konsentari untuk melihat arah serangan,” teriak Bai An menggunakan energinya.
Long Yuan yang mendengar itu tidak menjawab, ia langsung mengikuti arahan Bai An.
Sedangkan Leng Cung yang mendengar itu tertawa sinis, “Kekuatan kalian masih sangat lemah untuk membaca arah serangan ku, walaupun serangan ku tidak bisa melukai kalian secara langsung, karena energi ku kini telah habis terkuras. Namun jika terkena beberapa kali, maka kalian akan terluka,” gumam Leng Cung tersenyum bahagia.
Leng Cung langsung mengeluarkan pedangnya, lalu mengayunkannya pedangnya tanpa energi sedikitpun, namun pedang tersebut tetap bisa menciptakan bentuk energi tipis lalu energi tipis tersebut melesat ke arah dua orang yang terpisah.
..._____________...
Hai penggemar L.R.P.D.
Disini Bai An, Bai Luan, Bai Long Yuan, Lang Zai dan Xiong Zai akan berpindah ke dunia baru yang tidak pernah ia pijaki sebelumnya.
Disana juga, banyak sekali jenius-jenius yang setara dengan Bai An, malah ada juga yang melebihinya, karena bantuan sumberdaya yang mencukupi jenius di dunia tersebut.
Ikuti terus petualangan Bai An yang akan menjadi seorang Raja Para Dewa, dan para pengikutnya yang akan menjadi Dewa juga.
Pantau terus L.R.P.D ya kawan-kawan.
Jangan lupa dukung terus L.R.P.D dengan Like dan komen ya 😁🙏🙏
__ADS_1
Jika komentar bisa melebihi 100 komen setiap chapter, maka saya akan semakin rajin update.
Terimakasih.