
“Mati,” teriak Tu Long.
Tu Long muncul di samping Lang Du sambil mengayunkan cakarnya yang di penuhi energi yang cukup banyak.
Bam..!!
Lang Du terkekeh sinis sambil mundur beberapa langkah.
Sementara Tu Long cukup terkejut karena Lang Du bisa membuat perisai yang artinya ia ahli formasi juga.
Terlebih perisai yang di buat Lang Du tidak bisa Tu Long lihat.
Kini tatapan Tu Long ke arah Lang Du bersinar cerah, ia terlihat semakin bersemangat karena tahu musuhnya ini sangat kuat.
Dari tadi ternyata mereka berdua sedang bermain-main saat bertarung hingga Tu Long berkata serius.
“Hoho waktunya kita serius, aku akan memanggilmu siapa? Agar saat kau mati nanti aku akan bercerita kau adalah musuh terkuatku,” kekeh Tu Long sedikit memprovokasi.
“Oh kau cukup percaya diri juga, kau bisa memanggilku Lang Du,” kata Lang Du membuka jubahnya dan memperlihatkan tubuhnya yang besar.
Melihat Lang Du ternyata sudah serius, Tu Long membuka topeng yang ia kenakan, wajah Tu Long yang asli kini terlihat memamerkan senyum ganas.
“Oh Lang Du, atau aku sebut kau Shen Bai saja,” kekeh Tu Long langsung memasang kuda-kuda.
Mendengar itu, Lang Du cukup terkejut, tapi tak lama ia mengeluarkan senyum sinis.
“Aku tak mengira kau adalah budak dari anak ingusan itu, jika kau mau menjadi bawahanku aku akan memberikan semua yang kau inginkan, melebihi semua yang pernah di berikan anak ingusan tersebut.” Kata Lang Du menatap Tu Long dengan serius.
“Hoh,, kau ingin menjadikan aku bawahanmu? Apakah kau buta atau sudah menjadi gila, terlebih Tuan muda ku adalah segalanya, jika kau mengejek Tuan muda ku, kematian adalah hukuman terlalu ringan untukmu yang seorang pengkhianat,” kata Tu Long langsung menghilang.
Tu Long langsung muncul sambil mengayunkan cakar ke arah dada Lang Du.
Lang Du yang sudah waspada langsung membuat perisai.
Trank..!!
Saat cakar kanan Tu Long menabrak perisai, Tu Long dengan cepat mengayunkan kakinya sambil berputar mengarahkan kakinya ke arah kepala Lang Du.
Lang Du yang melihat kecepatan Tu Long, dengan cepat Lang Du menggerakkan tangannya untuk membuat perisai.
“Kena kau,” gumam Tu Long.
Saat kaki Tu Long mengarah, bersamaan dengan itu, tangan kiri Tu Long bergerak ke perut Lang Du.
Bam..!!
Crash..!!
Ukhh..!!
Lang Du terlempar beberapa langkah sambil tetap melayang di udara, ia terlihat memuntahkan darah.
Lang Du kini menatap tajam Tu Long yang seolah tidak membiarkan dirinya memulihkan lukanya.
Tu Long kembali muncul dengan senyum lebar.
“Heh aku akan membuatmu merasakan rasa sakit yang tak pernah kau alami,” kekeh Tu Long.
Tu Long langsung mengeluarkan pedangnya, Tu Long tanpa basa basi langsung memegang pedang tersebut menggunakan tangan kirinya yang artinya ia serius.
__ADS_1
Blusshh..!!
Tangan kiri Tu Long seketika berubah sisik-sisik naga berbentuk membuat tangan Tu Long terlihat menyeramkan.
Lang Du yang melihat itu langsung serius, matanya kini menatap tajam ke arah Tu Long, ia takut Tu Long tiba-tiba muncul menebas dirinya.
Tapi ia tak sadar jika Tu Long tak perlu bergerak.
Dengan cepat tangan kiri Tu Long terayun mengayunkan pedangnya.
Wuss..!!
Bam..!!
Duar..!!
Tanpa basa basi Lang Du langsung terkena tebasan Tu Long hingga membuat ia terlempar ke tanah dan menyebabkan kawah cukup besar.
Lang Du kini berusaha bangun sambil memuntahkan banyak darah.
Mata Lang Du menatap tajam ke arah Tu Long.
“Kau yang meminta,” teriak Lang Du penuh dendam.
Tu Long yang mendengar itu hanya mendengus kecil.
Dengan cepat Tu Long mengayunkan pedangnya karena tahu Lang Du ingin berubah bentuk ke sosok aslinya yaitu Harimau.
Crash.. Crash.. Crash..!!
Akhh..!!
Tu Long tidak membiarkan Lang Du merasa nyaman, ia lagi-lagi mengayunkan tangannya.
Crash..!!
Akhh..
Bruk..!!
Tangan kanan Lang Du seketika terlepas, hingga lagi-lagi teriakan menggema.
Wen Dongyun yang mendengar itu seketika berhenti sambil melirik ke arah putranya yang kesakitan.
Tatapan Wen Dongyun kini di penuhi amarah dan ingin melesat ke arah Tu Long.
Namun ia langsung mendengar sebuah suara.
“Hei idiot, kau melihat kemana? Dengan tubuh yang di penuhi luka dan terlebih kau tidak bisa menang melawan paman baik dan sopan ini, kau malah kurang ajar dengan paman, saat bertarung kau melihat ke arah orang lain,” kata Duan Du tersenyum lembut.
Wajah Wen Dongyun seketika berubah jelek, ia tahu jika anak di depannya ini sangat licik.
Seandainya anak di depannya ini tidak licik dan berbuat curang, ia mungkin tak akan terluka parah seperti ini.
Melihat wajah jelek Wen Dongyun, Duan Du dengan polos muncul di depan Wen Dongyun.
“Hei, jangan memasang wajah jelek begitu, sudah jelek kau malah menambah jelek dirimu dengan begini, buat aku muntah saja,” kata Duan Du dengan santai mengayunkan tangannya.
Bam..!!
__ADS_1
Duar..!!
Tubuh Wen Dongyun terjatuh tepat berada di samping Lang Du.
Wuss..!!
Tap tap..!!
“Paman Tu, bukan begitu caranya kepada seorang Pengkhianat, kau harus lebih lembut sedikit, jangan kasar-kasar,” kata Duan Du yang baru sampai di depan Lang Du dan Wen Dongyun.
Dengan senyum lembut Duan Du kembali berkata. “Begini cara yang benar.”
Tanpa basa basi Duan Du menginjak dada Wen Dongyun.
Bam..!!
Hoek..!!
Darah langsung menyemprot dari mulut Wen Dongyun, terlebih kini matanya melotot ke arah Duan Du.
Duan Du tersenyum sambil menaikkan alisnya ke arah Tu Long tanpa memperdulikan Wen Dongyun yang melotot ke arah dirinya.
“Hoho,, Du'er kau boleh juga,” kata Tu Long ingin mengikuti gaya Duan Du menghancurkan Dantian musuh.
Tu Long dengan cepat menginjak dada Lang Du.
Bam..!!
Akhh..!!
“Kurang ajar kalian bocah, aku akan membunuh kalian,” raung Lang Du terdengar di penuhi amarah bercampur frustasi.
“Ooh benarkah? Dengan kekuatan lemah dan sampah seperti ini?” Kekeh Tu Long mengejek.
Sementara Duan Du di sisi lain terlihat sedang memotong-motong jari Wen Dongyun layak daging pasar.
Darah di tangan Wen Dongyun terus menerus menyemprot ke wajah Duan Du yang tersenyum lebar.
Wuss..!!
“Sudah Du'er, Tu Long,” kata Bai An yang baru muncul.
Tatapan Bai An kini mengarah ke Lang Du.
“Aku sudah menduga jika yang dulu menyamar jadi Shen Bai adalah dirimu terlebih kau menyamar pasti ingin mencari jiwa kakek ku yang berhasil melarikan diri darimu,” kata Bai An langsung mengayunkan tangannya.
Crash..!!
Kepala Lang Du langsung melayang, sementara jiwa Lang Du yang baru keluar dari tubuhnya berusaha melarikan diri.
Tapi dengan mudah Bai An menangkapnya lalu menaruhnya di dunia jiwa.
Bai An telah membuat penjara khusus di dunia jiwanya.
Terlebih saat ia bertemu lagi dengan Tu Wen, salah satu orang yang bersama Tu Long saat mereka semua di tangkap Lang Zai.
Kini Tu Wen di tugaskan di dunia jiwanya untuk membuat penjara setelah jadi maka tugasnya untuk menyiksa dan menjaga.
Sementara saat ini tatapan Bai An mengarah ke Wen Dongyu dalang dari semua penyebab dunianya kacau.
__ADS_1