
“Heh,, mengapa aku harus mendengarkan mu,” dengus Lang Zai ingin mengeraskan tangannya untuk membunuh Patriark klan Sa.
“Tunggu,” teriak seoarng wanita yang bersama Tetua Agung klan Sa. Lalu menambahkan. “Aku ingin bicara dengan anda berdua, jika anda tidak setuju dengan kompensasi yang saya berikan maka kita bisa bertarung sampai kami semua mati.”
“Heh,, tinggal bunuh kalian semua lalu ambil semua hasil jarahan, begitu aja mengapa harus repot-repot,” kekeh Tu Long melempar mayat tetua besar ke arah kedua leluhur klan Sa.
“Saya yakin anda akan kecewa, karena sumberdaya serta harta kami yang paling berharga tidak ada di sini,” kata wanita tersebut dengan tersenyum.
Wanita tersebut sangatlah cantik, Lang Zai dapat melihat jika wanita ini memiliki aura pemikat yang cukup kuat. Tapi itu tak berpengaruh kepada Lang Zai dan Tu Long.
Bai An yang menonton dari jauh merasa familiar dengan wanita ini. “Apakah kau merasakan ada yang aneh dengan wanita ini?” Tanya Bai An kepada Pixiu.
“Hmm..!! Walau aku bersetemu hanya beberapa saat dengannya, tapi aku merasakan ada kemiripan aura dengan Nona Xu Yu'er, hanya wajahnya saja yang berubah.” Jawab Pixiu.
Mendengar itu Bai An langsung menatap tajam ke arah wanita tersebut. “Dulu Yu'er masih muda, waktu berlalu dengan cepat, jika sekarang Yu'er ikut mungkin wajahnya mirip dengan wanita itu,” gumam Bai An.
Tapi beberapa saat ia langsung tertegun saat mendengar nama yang di sebut oleh wanita tersebut.
Saat Lang Zai ingin membunuh patriark klan Sa.
Wanita tersebut berteriak.
“Lang Zai aku bilang hentikan.”
Wanita yang menjadi leluhur klan Sa langsung melesat maju.
Lang Zai ikut tertegun saat namanya di ketahui, walau ia tidak menggunakan tudung, masih tidak ada orang yang mengenal di dunia. Apalagi sekarang ia memakai tudung untuk menutupi identitasnya.
Crak..!!
Patriark klan Sa langsung mati dengan mata melotot dengan mulut terbuka lebar.
Wuss..!!
Lang Zai langsung mundur saat merasakan bahaya.
Bom..!!
Serangan wanita itu hanya mengenai tanah hingga menyebabkan lubang besar.
“Aku tidak yakin jika wanita ini nona Yu'er,” gumam Lang Zai. Jika benar wanita ini Xu Yu'er, Xu Yu'er pasti tidak akan menyerangnya.
Tapi Lang Zai bingung dari mana wanita ini tahu namanya.
Tap tap..!!
Wanita tersebut mendarat di depan lubang besar.
Leluhur klan Sa pria sepuh juga muncul di samping wanita tersebut.
“Apa kita yakin bisa menang? Walau kekuatan kita terlihat setara, tapi laki-laki berjubah ini sangat kuat, terlebih kita tidak tahu teknik bertarungnya.” Bisik Leluhur sepuh tersebut.
Lang Zai yang kini bingung harus berbuat apa, jika ia membunuh wanita tersebut, takutnya wanita itu adalah wanita yang kini ada di benaknya. Jika tidak membunuh, ia takut Bai An akan kecewa.
__ADS_1
Sementara Bai An yang kini tertegun langsung mencoba menghubungi Mu Xia'er.
Tapi tidak bisa.
Namun beberapa detik kemudian.
“Dia adalah setengah Jiwa Xu Yu'er, walaupun orangnya ada dua, tapi mereka tetap terhubung dan wanita di depan An Gege saat ini adalah jiwa yang tersegel oleh Kaisar Dewa Jahat, atau bisa di bilang budaknya.”
“Untuk Xu Yu'er yang An Gege temui dulu adalah setengah jiwanya yang terlahir dari klan Xu, jadi sekarang An Gege mau melakukan apa, itu terserah.”
Suara tersebut langsung menghilang di kepala Bai An.
“Hmm..!! Ternyata masih banyak mistery tentang Xu Yu'er," gumam Bai An menghela nafas berat.
“Lang Zai, jangan bunuh wanita itu, karena dia adalah Yu'er yang selalu bersama kita dulu,” kata Bai An memberitahu Lang Zai melalui telepati.
Lang Zai yang mendengar suara Bai An langsung tahu jika Bai An kini melihatnya dari jauh.
Setelah itu Lang Zai menghilang lalu muncul di samping leluhur sepuh tersebut.
Tangan Lang Zai langsung terayun membentuk cakar energi.
Leluhur Klan Sa langsung panik, dengan cepat ia menggunakan setengah jiwanya untuk meningkatkan kekuatannya. Aura Jahat langsung keluar dari tubuh leluhur klan Sa.
Bam..!!
Leluhur klan Sa mundur dua langkah.
Lang Zai tak berhenti sampai di sana, ia langsung muncul di samping kanan leluhur sepuh tersebut lalu mengayunkan tangannya.
Bam..!!
Leluhur wanita mundur 10 langkah sambil memuntahkan seteguk darah.
Lang Zai tidak memikirkan hal tersebut, ia kini langsung melesat lagi ke arah leluhur sepuh yang berusaha melarikan diri.
Lang Zai muncul di samping kanan leluhur sepuh tersebut.
“Cakar Serigala Langit,” gumam Lang Zai.
Leluhur sepuh langsung mengayunkan pedangnya.
“Tebasan Kematian,” teriak leluhur sepuh.
Bam..!!
Leluhur sepuh terpental jauh.
Lang Zai kembali muncul di udara saat leluhur sepuh melayang.
“Matilah dengan tenang,” kata Lang Zai dingin.
Crash..!!
__ADS_1
Ahkkk..!!
Teriakan menggema langsung keluar dari mulut leluhur sepuh.
Kini ia berubah sepenuhnya menjadi tidak sadar, karena jiwanya sepenuhnya telah hilang di ambil oleh Kaisar Dewa Jahat.
Lang Zai langsung menyeringai. Lang Zai melesat ke arah leluhur sepuh yang kini melesat ke arahnya.
Tapi leluhur wanita langsung menghentikan langkah Lang Zai.
“Jangan bunuh dia aku mohon,” kata leluhur wanita sedih.
Leluhur sepuh langsung menyerang leluhur wanita.
Dengan cepat Lang Zai maju membantu leluhur wanita.
Lang Zai mengayunkan cakarnya saat melihat pedang leluhur sepuh hampir mencapai tubuh leluhur wanita.
Bam..!!
“Jika aku tidak membunuhnya maka kau yang akan di bunuh, karena dia telah hilang kendali.” Kata Lang Zai dengan nada dingin.
“Aku mohon, dia adik ku satu-satunya, dimana An Gege, aku akan bicara dengannya jika kau tidak mau bicara denganku,” kata leluhur wanita.
Mendengar itu Lang Zai menghela nafas berat.
“Nona Yu'er, maaf,” belum selesai Lang Zai bicara.
Bai An dan Pixiu muncul di samping Lang Zai.
Pixiu langsung maju ke arah Leluhur sepuh lalu menangkap dan mengikatnya menggunakan energinya agar leluhur sepuh tersebut tidak bergerak.
Setelah itu Pixiu melirik Lang Zai. “Jika kau tidak main-main dari tadi, aku yakin ini akan cepat selesai saudara Lang,” dengus Pixiu.
Lang Zai langsung menggaruk tudungnya sambil terkekeh kecil.
Tu Long kemudian muncul sambil membawa tetua Agung yang sedang terluka parah.
Sementara Bai An kini menatap Xu Yu'er dengan tatapan tajam.
“Siapa namamu di dunia ini?” Tanya Bai An tanpa basa basi.
“I.. Itu nama ku Sa Yu'er,” kata Sa Yu'er gugup.
Bai An langsung menghela nafas. “Aku akan membantu melepas segel jiwamu, tapi saat ini Hukum Jiwa yang ku kuasai masih di tingkat rendah Yu'er,” kata Bai An tersenyum lembut.
Tanpa menunggu lama Sa Yu'er langsung berlari ke arah Bai An untuk memeluknya.
Tapi dengan cepat Bai An mengelak sambil berkata. “Disini ada banyak orang,” kata Bai An membuat alasan.
Sa Yu'er langsung menangis mendengar itu, jiwanya yang ada di Klan Bai sudah tahu jika Bai An telah menikah dengan Mu Xia'er, bahkan jiwanya di sana sering bersama Mu Xia'er.
Bai An yang paham langsung memegang rambut Sa Yu'er.
__ADS_1
“Kau tahu, kau adalah wanita pertama ku temui yang membuatku jatuh cinta,” kata Bai An dengan lembut. “Tapi saat ini aku tidak memikirkan masalah cinta, aku memikirkan bagaimana cara membebaskanmu dari segel jiwamu.” Kata Bai An menambahkan.
Sa Yu'er langsung mengangguk dan terlihat wajahnya kini berseri-seri.