
Setelah membunuh ketua perkumpulan gelap, Bai An langsung menghilang.
Siluet bayangan Bai An kembali muncul tidak jauh dari markas cabang perkumpulan gelap.
Dengan cepat Bai An mengeluarkan busurnya. Ia langsung mengeluarkan 4 anak panah, kemudian mengalirkannya dengan sedikit Energi Semestanya lalu melesatkan ke empat anak panahnya ke 4 iblis yang terlihat paling kuat.
Wuss..!!
Jlep..!!
Mata salah satu iblis tersebut melotot sambil memegang anak panah yang menancap di lehernya. Ia tak habis pikir bisa mati begitu saja, padahal ia dari tadi selalu waspada. Tapi tetap saja ia tidak bisa melihat anak panah tersebut berasal dari mana.
Bruk..!!
Setelah salah satu iblis jatuh. Ketiga iblis yang terkena anak panah Bai An juga ikut jatuh. Sementara para Iblis, Dark Elf, Monster dan ada juga beberapa manusia yang melihat ke empat Iblis terkuat dari mereka mati begitu saja. Mereka langsung waspada dan melihat ke sekeliling mereka.
Bai An kini tersenyum di balik kegelapan. Dengan cepat ia menarik 4 anak panahnya lagi.
Wuss..!!
Jlep..!!
Jlep..!!
Itu terus berlanjut hingga semuanya mati dengan wajah melotot penasaran.
Bai An langsung berpindah ke ruangan sebelah tempat Tu Long bertarung.
Bai An yakin Tu Long bisa menang, tapi karena suara ledakan yang di sebab olehnya lah yang membuat Bai An langsung kesana.
Saat Bai An telah sampai. Ia melihat mayat dari berbagai jenis ras telah mati tanpa tubuh utuh.
“Heeh,, kau kejam juga saat membunuh musuh Tu Long,” sapa Bai An.
Tu Long langsung membalikkan badannya dan melihat ke arah Bai An.
“Hehe, karena aku benci mereka. Apalagi para monster yang berkhianat seperti mereka. Lebih baik mereka mati dengan tubuh tidak utuh.” Jawab Tu Long sambil mengusap kepalanya yang kini di tutupi oleh kain.
__ADS_1
Bai An mengangguk lalu melihat ke sekeliling. Ada beberapa yang tidak menggunakan cincin penyimpanan seperti monster, karena jika mereka menggunakan cincin penyimpanan, saat mereka berubah menjadi monster, cincin tersebut akan hancur. Jadi kebanyakan mereka menggunakan kantong ruang.
Menyadari apa yang di lihat Bai An. Tu Long langsung mengumpulkan semua cincin, kantong ruang dan inti monster. Bai An juga ikut menjarah harta yang ia bunuh sebelumnya. Tak lupa mereka mengambil semua harta yang ada di semua ruangan markas cabang kelompok perkumpulan gelap.
Bai An dan Tu Long yang bajunya masih di penuhi darah kini bertemu kembali, lalu mereka langsung pergi dari tempat tersebut.
Tak lama setelah Bai An dan Tu Long pergi. Muncul seorang monster dari retakan ruang.
“Hmm..!! Siapa yang berani melakukan ini,” gumam monster tersebut berusaha menahan amarah.
Saat ia mencoba mencari jejak pelaku. Ia tidak bisa menemukannya, karena sebuah energi yang menghalangi penciuman dan matanya.
Setelah itu ia langsung menghilang lagi.
Sementara tidak jauh dari markas cabang kelompok perkumpulan gelap. Bai An dan Tu Long muncul dari kegelapan malam.
“Hmm..!! Aku sudah menduga hal ini, untung instingku mengatakan akan ada bahaya yang menghampiri,” gumam Bai An.
“Benar Tuan muda, kau sangat hebat bisa tahu jika ada ahli Suci yang akan muncul. Terlebih lagi, aku tidak menduga ia bisa menggunakan Hukum Ruang untuk muncul dan merobek ruang,” kata Tu Long sedikit merinding saat merasakan aura kegelapan yang pekat dari tubuh Monster Suci tersebut.
“Hmm..!! Untuk saat ini kita kembali dulu dengan hati-hati, aku yakin ia masih di sekitar sini,” kata Bai An langsung melesat bersama Tu Long dengan mengedarkan kewaspadaan masing-masing.
Mereka terus melesat dan saat sudah melihat keramaian. Mereka langsung berhenti dan berjalan dengan santai agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Sementara di sebuah ruang yang cukup besar. Muncul retakan di sana.
Orang-orang yang sedang berdiskusi di sebuah meja bundar langsung waspada.
Tapi kewaspadaan mereka langsung hilang setelah melihat siapa yang muncul dari celah ruang.
“Jendral Lu,” kata semua orang berlutut menundukkan wajahnya.
Tapi orang yang di sapa, atau lebih tepatnya monster suci tersebut kini memasang wajah yang sangat jelek saat melihat semua ras yang berkumpul, seperti baru selesai mengadakan sebuah pesta.
“Apa kalian tidak tahu jika salah satu cabang perkumpulan gelap telah hancur bersama semua anggotanya di sana. Sedangkan kalian di sini masih enak-enakan membuat pesta,” kata monster suci tersebut di sertai aura kegelapan yang sangat pekat.
Tapi tak lama, ia langsung menarik auranya, karena takut akan menarik beberapa pihak di kota ini termasuk penguasa kota ini.
__ADS_1
Sedangkan semua Iblis, Dark Elf, Monster, Binatang Surgawi, Iblis Setengah Manusia dan Manusia kini tertunduk sambil menahan nafas. Ada juga beberapa dari mereka yang terluka tadi saat menahan tekanan dari Monster Suci yang di sebut sebagai Jendral Lu.
“Aku tidak mau tahu, saat aku kembali nanti kalian harus menemukan pelakunya. Aku akan pergi, karena aku takut banyak pihak musuh yang menyadari kedatanganku, terlebih lagi aku tidak sengaja mengeluarkan energi kegelapanku.”
Tanpa menunggu jawaban dari semua orang, ia langsung lenyap.
Setelah semua orang telah pergi. Ketua Anggota Kelompok Gelap yang ada di kota ini langsung berdiri dengan cepat lalu berteriak.
“Cepat cari markas mana yang hancur dan selidiki dengan benar, jika kalian tidak dapat menemukan pelakunya. Kalian yang akan aku tumbalkan,” amukan Ketua Anggota Kelompok Perkumpulan Gelap langsung membuat mereka pergi dengan cepat.
Setelah hanya beberapa orang di ruangan tersebut.
Ketua Perkumpulan Gelap Di Kota Netral langsung memijit keningnya.
“Ketua, apakah ini ada hubungannya dengan Ras Elf, aku menduga ini ada kaitannya dengan para pengikut Elf Suci Jing Ling yang telah jatuh.” Kata Wakil ketua mencoba menebak-nebak.
“Itu tidak mungkin, Elf Suci dari pengikut Yang Mulia Kaisar Dewa Kegelapan telah membunuh semua pengikutnya, memang ada beberapa yang berhasil melarikan diri dan bersembunyi. Tapi mereka tidak mungkin berani melawan kita, terlebih lagi yang memegang kekuasaan perkumpulan gelap adalah 3 Jendral Ahli Suci dan salah satunya ada Elf Suci,” kata Ketua Perkumpulan Gelap.
“Terus siapa yang melakukan ini? Apakah para Monster, itu tidak mungkin. Karena sampai saat ini mereka masih belum mengetahui pergerakan kita.” Tanya wakil ketua perkumpulan gelap.
“Aku tidak tahu jadi jangan bertanya kepadaku, Dari pada kau banyak tanya, lebih baik kau ikut selidiki dulu siapa dalang dan pelakunya,” kata Ketua Perkumpulan Gelap sambil menatap tajam ke arah Wakilnya.
“Ba.. Baiklah, saya undur diri ketua.”
Tanpa menunggu jawaban, wakil ketua perkumpulan gelap langsung pergi dalam keaadan kesal. Kekuatan mereka hampir sama, Yaitu Jendral Dewa Perunggu ⭐ 5 Puncak dan ia sendiri Jendral Dewa Perunggu ⭐ 5 Awal.
Bagaimana mungkin ia di perintah begitu saja.
***
Sementara di keramaian banyak Ras berbagai jenis yang berlalu lalang. Di antaranya di sana ada manusia dan monster.
Mereka berdua berjalan sambil memakan sebuah apel yang sempat Bai An beli.
Walau tengah malam. Tapi pasar yang ia lewati sanglah terang. Penerang tersebut di gunakan oleh kristal kaca yang banyak di jumpai di mana-mana.
Saat malam hari, kristal kaca tersebut akan bersinar sendiri. Sudah banyak ahli yang menelitinya tapi sampai saat ini belum ada yang tahu kegunaan lain dari kristal ini selain menjadi penerang. Dan apa sebabnya ia bisa bercahaya sendiri saat malam.
__ADS_1
“Tuan muda, apakah kita tidak membeli beberapa bahan pembuatan arak terlebih dahulu?” Tanya Tu Long secara tiba-tiba melalui telepati.
Bai An langsung menggelengkan kepalanya. “Bahannya sudah ada, lebih baik kita pergi ke toko senjata dan mencari jirah yang cocok untuk tubuhmu,” ajak Bai An saat ia melihat sebuah Toko senjata yang sangat sepi pengunjung.