
Setelah itu mereka berdua menghilang entah kemana.
Melihat kedua orang terkuat di dunia ini. Semua Ahli Dewa Abadi langsung penasaran apa yang membuat keduanya mau keluar.
Biasanya mereka berdua jarang sekali mau keluar kecuali saat diadakannya kompetisi diantara semua Ahli Dewa Abadi.
“Hei Chi, kira-kira kau tahu tidak ini perbuatan siapa? Aku tak menyangka akan ada seorang ahli Dewa Abadi yang memiliki kekuatan seperti ini,” kata seorang iblis.
“Aku tidak tahu, lebih baik kita pergi dan jangan terlibat masalah seperti ini. Aku takut ini perbuatan orang dari Alam Dewa,” kata seorang Elf tampan.
Iblis dan Elf tersebut langsung menghilang.
Banyak orang yang tidak menduga jika ada sosok yang biasanya saling bermusuhan kini sedang bersahabat.
Mereka berdua adalah 10 peringkat Ahli Dewa Abadi terkuat.
Mereka sebenarnya tidak berniat kesini, hanya saja mereka kebetulan melalui Kota Chu, karena penasaran mereka berdua langsung mampir untuk melihat apa yang terjadi.
Satu hari telah berlalu.
Kegemparan kembali terjadi di Kota Chu, banyak sekali berita-berita yang tidak terduga terjadi di kota Chu.
Bahkan sampai menyebar ke seluruh daratan timur, barat, dan tengah.
Daratan tempat Bai An dan para saudaranya berada adalah daratan selatan.
Sementara di penginapan desa kota kecil, Bai An dan Zin Ho sedang memulihkan dirinya.
3 hari lagi berlalu.
Bai An membuka matanya sambil menghela nafas panjang.
Huuff..!!
“Pangeran anda telah sadar,” sapa Zin Ho merasa bersalah.
“Jangan merasa bersalah seperti itu, aku yang terlalu memaksa meminjam kekuatan paman Zin,” kata Bai An tersenyum lembut.
Bai An ingat saat ia dan Jiwa Kaisar Dewa Sesat beradu aura.
Bai An memaksa meminjam lebih banyak energi Zin Ho. Zin Ho sudah memberitahunya jika Zin Ho memberikan 30% energinya maka Bai An akan terluka. Dan itu terbukti benar, ia langsung terluka, seluruh organ dalamnya terasa hancur.
“Paman, kalau boleh tahu, Kaisar Dewa Sesat memakai berapa persen kekuatannya saat melawanku beradu aura kemarin?” Tanya Bai An serius.
__ADS_1
“Hmm.. Jika tidak salah Kaisar Dewa Sesat semakin kuat sekarang, dan ia jauh lebih kuat dari Kaisar Dewa Kegelapan, jadi asumsi ku ia memakai 5% kekuatannya, karena itu batasan ia menggunakannya di dunia ini,” jawab Zin Ho dengan jujur.
Mendengar itu Bai An mengangguk.
“Jika paman Zin berhadapan dengan Kaisar Dewa Kegelapan, berapa persen paman yakin bisa menang atau melarikan diri?” Tanya Bai An kembali.
“Hmm..!! Jika Kaisar Dewa Kegelapan menggunakan 60% kekuatannya, maka saya yakin bisa seimbang bahkan menang melawannya. Tapi jika ia menggunakan 100% kekuatannya maka 5% paman bisa menang melawannya, dan untuk melarikan diri, paman yakin 100% bisa lari darinya walaupun di kepung oleh para pasukannya, tapi berbeda jika ia bersama Kaisar Dewa lainnya,” jawab Zin Ho menduga-duga.
“Tapi itu dulu, saya sekarang tidak tahu apakah ia telah bertambah kuat atau tidak, karena waktu terus berlalu. Saya yakin jika kekuatan mereka semua terus bertambah kuat, apalagi mereka semua punya pendukung yang kuat,” kata Zin Ho lagi mengutarakan pendapatnya.
Mendengar itu Bai An langsung terkekeh dalam hatinya.
Tak ada yang tahu apa yang di tertawakan oleh Bai An.
Tak lama kemudian.
Tok tok tok...!!
“Tuan muda, kau sudah sadar,” terdengar suara Long Yuan di balik pintu.
“Masuklah,” kata Bai An.
Cklek..!!
Long Yuan, Lang Zai dan Pixiu langsung masuk.
“Apakah kau sudah baikan Tuan muda?” Tanya Lang Zai dan Pixiu terlihat khawatir.
“Apa aku terlihat sakit,” jawab Bai An terkekeh kecil.
Heng..!!
Terdengar suara dengusan Lang Zai dan Pixiu.
“Yang namanya orang khawatir terhadap keluarga ya walaupun terlihat sehat, siapa tahu kau menyembunyikannya,” kata Lang Zai.
Bai An langsung menggeleng. “Kau tenanglah, aku sudah baikan, aku hanya kehabisan energi dan beberapa organ dalamku sedikit tersumbat, tapi sekarang sudah normal kembali,” kata Bai An tersenyum hangat.
Mendengar itu Lang Zai dan Pixiu menjadi agak lega sekarang.
Long Yuan yang dari tadi diam kini angkat suara.
“Bagaimana Tuan muda,” kata Long Yuan melalui telepati.
__ADS_1
Bai An hanya diam saja, ia tidak menjawab sama sekali.
Long Yuan yang menyadari ada sesuatu langsung mengalihkan pembicaraan.
“Aku mendapat informasi jika sekarang dunia ini makin kacau setelah mendapat berita tentang kehancuran Sekte Iblis Sesat dan Klan Sa. Jadi apa langkah selanjutnya yang kita ambil?” Tanya Long Yuan.
Lang Zai dan Pixiu yang mendengar itu ikut mengangguk, mereka menatap Bai An dengan serius.
“Hmmm..!! Kita buat dunia ini semakin kacau saja,” kekeh Bai An.
Mendengar itu Lang Zai dan Pixiu mengangguk dengan semangat, terlihat senyum cerah di wajah mereka berdua.
Sedangkan Long Yuan hanya mengangguk diam.
“Hmm..!! Oh ya dimana Saudara Yu Fan, Fanghu, Tu Long, Sin Ting dan Son Teng?” Tanya Bai An mengedarkan kesadarannya tapi ia tidak dapat merasakan dimana mereka semua.
“Mereka pergi ke Kota Li untuk melihat tiga klan besar yang ada di sana, mereka juga mencari informasi tentang sekte-sekte besar yang ada di sana.” Jawab Lang Zai dengan polos.
“Hmm..!! Paman Zin, apakah aku bisa minta tolong untuk melihat keadaan semua saudaraku, aku takut terjadi apa-apa kepada mereka,” kata Bai An sedikit memohon melalui telepati
“Tapi pangeran tugas saya adalah menjaga anda,” kata Zin Ho sedikit tidak enak.
“Hanya melihat keadaan mereka saja, jika baik-baik saja dan tidak ada yang mengancam nyawa mereka, paman Zin bisa kembali lagi,” kata Bai An dengan sedikit tegas nada perintah.
“Huff..!! Baiklah, pangeran jangan kemana-mana dulu, tunggu saya kembali baru anda boleh kemanapun anda inginkan,” kata Zin Ho dengan khawatir.
Bai An langsung mengangguk setuju.
Melihat Bai An setuju, Zin Ho langsung menghilang.
Setelah Zin Ho pergi, Bai An dan Long Yuan mengedarkan kesadaran mereka untuk melihat apakah Zin Ho benar-benar telah pergi atau hanya mengintai mereka dari kejauhan.
Setelah merasa cukup aman, Bai An melirik ke arah Long Yuan, Lang Zai dan Pixiu.
“Kita harus bergerak dengan hati-hati Tuan muda, tetaplah seperti orang bodoh dan munafik di depannya, walau Dewa Es terlihat setia kepada mu. Tapi aku merasa ada yang salah dengan Ibu Tuan muda dan juga Nona Mu Xia'er.” Kata Long Yuan serius.
“Ya,, Xia'er terlihat seperti di kendalikan oleh seseorang, dapat terlihat dari matanya yang selalu memberikan aku sebuah isyarat Termasuk kita pun juga seperti sedang di kendalikan.” Kata Bai An serius.
“Hmm..!! Aku merasa Nyonya Ling bukan seperti ibu anda, walau ia terlihat baik di depan anda, tapi ia terlihat menyembunyikan sesuatu yang besar di belakang.” Kata Tu Long tiba-tiba muncul.
“Benar, saat kami terpisah dengan Tuan muda ke dunia yang berbeda, ia tiba-tiba muncul dan memberikan beberapa senjata kepada kami, tapi aku merasa senjata ini ada sesuatu di dalamnya, entah itu apa aku masih belum tahu,” kata Pixiu.
Bai An langsung menghela nafas.
__ADS_1
“Jujur saja, aku merasa dia seperti ibuku, tapi aku merasa dia juga seperti orang lain. Apakah ibuku memiliki kembaran?” Kata Bai An melihat ke arah Long Yuan.