
Tangan Duan Du kembali terangkat ke arah Chou Pet.
“Satu kata dari mulutku 100 Pil Naga Merah kelas 5,” kata Duan Du santai.
Tubuh Chou Pet langsung bergetar karena menahan amarah. “Anak ini sama persis dengan kakeknya, mulai hari ini aku harus belajar menekan amarahku jika bersama anak ini,” gumam Chou Pet kemudian melirik ke arah Bai An yang terlihat biasa saja.
“Huuf..!! Rupanya Tuan muda sudah mulai berubah karena mengikuti sifat anak ini, mulai hari ini aku harus menyembunyikan seluruh hartaku di tempat yang aman, jika tidak, aku yakin seluruh harta yang aku curi akan berahir di tangan mereka,” gumam Chou Pet langsung bergidik ngeri saat memikirkannya.
Bai An yang melirik ke arah Chou Pet seperti mengerti isi pikiran Chou Pet, sehingga ia langsung berkata.
“Sudah-sudah, jangan seperti itu kepada paman, saat ini kita harus pergi dari sini, karena itu prioritas kita.”
Melihat Bai An mengalihkan suasana, hati Chou Pet langsung merasa lega.
“Hmm..!! Benar apa kata Tuan muda, ayo kita pergi dari sini,” kata Chou Pet dengan semangat, ia bersemangat karena merasa hartanya masih aman saat ini, tidak tahu suatu hari nanti apakah masih aman.
Duan Du langsung pura-pura cemberut, padahal ia bersama Bai An merencanakan ini.
Semua orang termasuk Chu Jia mengangguk patuh, tanpa menunggu lama, Chu Jia langsung memeluk lengan Bai An, hal itu membuat Bai An tak tahu harus bagaimana lagi selain menjalani kebohongannya ini.
Chou Pet langsung menyelimuti tubuh Bai An, Duan Du, Chu Jia dengan auranya.
Tapi sebelum Bai An pergi, ia berpesan terlebih dahulu kepada Pin Cang untuk tetap di sini dan ia akan menyuruh kedua pelindung klan Bai untuk melindungi klan Pin sambil mencari beberapa informasi, siapa saja klan yang datang kesini setelah ia pergi.
Kedua pelindung klan Bai langsung mengangguk tanpa menolak, mereka sangat senang hati menerima tugas tersebut karena ini baru pertama kalinya mereka di tugaskan oleh Tuan muda mereka.
Sementara pelindung klan Chu, mereka pergi ke klan mereka dan harus berpisah kepada Chu Jia.
Wuss..!!
Bai An, Duan Du, Chu Jia dan Chou Pet langsung menghilang dari tempat mereka, bersamaan dengan menghilangnya yang lain.
__ADS_1
***
Sementara di setiap masing-masing klan Besar, lebih tepatnya setelah para pelindung klan yang baru sampai.
Mereka kini meraung marah saat melihat isi cincin penyimpanan mereka kosong.
“Patriark, klan Bai kini membuka perang secara terang-terangan, penghinaan ini tak bisa kita biarkan,” kata pelindung dari klan Wang, ia kini berusaha menahan amarahnya saat bicara kepada patriark mereka.
“Hmm..!! Tak ku sangka ternyata Ahli Chou Pet keluar juga, dengan keluarnya dia, maka dapat aku pastikan ia memang membuka perang secara terang-terangan,” kata patriark klan Wang kini terlihat berpikir.
Tak lama, patriark klan Wang kembali bicara. “Asal kalian tahu, Ahli Chou Pet ini sangat kuat, bahkan beredar rumor jika ia lebih kuat dari patriark klan Bai, Bai Ling, hal itu juga yang membuat diriku, Patriark Klan Bha dan Patriark Klan Lhe tidak pernah menyerang secara langsung pusat klan Bai.”
Semua orang yang berada di ruangan langsung hening, mereka semua kini melongo dengan pikiran masing-masing.
“Jadi ini sebabnya patriark sangat ingin mengincar putranya,” gumam pelindung klan Wang, lalu ia menambahkan. “Aku sangat menyesal tidak langsung turun tangan membunuhnya dulu, dan juga ini salah orang tidak berguna itu yang tidak bisa membunuh anak itu.”
Hati pelindung klan Wang meraung marah dan menyalahkan Wang Fu yang tidak bisa menjalankan perintah.
“Hmm..!! Mau tak mau kita harus melakukan pertemuan tertutup,” gumam ketiga patriark secara bersamaan.
***
Di tempat yang jauh lebih mewah, saat ini patriark klan Xin memijit kepalanya saat mendengar tiga masalah.
Pertama masalah Sekte Naga Hitam, dulu klannya ikut andil dalam memusnahkan Sekte tersebut, kedua masalah putranya yang selalu mendesak menginginkan Chu Jia, ketiga adalah sebuah penghinaan karena hilangnya harta pelindung klan Xin.
Walaupun pelindung klan tidak memiliki kekuatan setara tetua inti, tapi pelindung klan memiliki jasa paling besar dalam klan, setiap pelindung klan harus menjaga klan dengan nyawa sebagai taruhannya saat patriark klan dan para tetua inti tidak ada, mereka harus siap jika adanya serangan mendadak.
“Hmmm...!! Kita saat ini lebih baik diam saja, karena aku yakin daratan Naga Besi yang memiliki klan besar di sana tidak akan tinggal diam,” kata patriark klan Xin dengan tenang.
Klan Xin sebenarnya tidak berada di wilayah Daratan Naga Besi, wilayah klan Xin berada di Daratan Naga Api.
__ADS_1
Semua orang yang ada di aula langsung memgangguk patuh tanpa berani melawan ucapan patriark mereka, karena mereka yakin jika patriark mereka memiliki beberapa rencana.
***
Di tempat yang cukup sepi terlihat asap mengepul ke atas.
“Tuan muda, apakah kau yakin tidak pulang?” Tanya Chou Pet terlihat khawatir.
“Hmm..!! Benar, aku akan pergi berkelana bersama Duan Du, dan juga kau tak perlu khawatir karena aku dan Duan Du selalu di awasi oleh kakek Duan Du,” jawab Bai An dengan santai sambil melirik ke arah Chu Jia yang kini memasang wajah sedih.
“Kau tak perlu sedih Jia'er, aku melakukan ini untuk meningkatkan kekuatanku juga, jika aku telah kuat maka aku akan bisa melindungimu nanti saat kita menikah,” kata Bai An sedikit memberi harapan.
“Ta.. Tapi An'Gege,, aku tak ingin berpisah denganmu, terlebih aku takut kau kenapa-napa,” kata Chu Jia menangis tersendu-sendu.
Bai An dengan cepat mengusap rambut Chu Jia sambil berkata. “Apa kau ingin melihat aku seperti ini, menjadi orang tidak berguna dan selalu berlindung kepada wanita, hmm betapa sungguh tak tahu malunya diriku melakukan itu.”
“Aku tidak mempermasalahkan itu An Gege, aku menerimamu apa adanya, aku tidak memandang kau tidak bisa berkultivasi atau tidak,” kata Chu Jia langsung memeluk Bai An kembali berkata. “Aku merasa nyaman saat bersamamu, aku tidak peduli apa kata orang, yang penting aku bisa selalu bersamamu.”
Bai An yang mendengar itu kini tak tahu harus berkata apa lagi.
Saat Bai An menemukan ide, ia merasa enggan mengatakannya karena takut menyakiti hati Chu Jia, jadi ia memberikan Duan Du kode untuk mengatakannya.
“Ehem,, kakak ipar, kau tahu mengapa kakak Bai An melakukan ini semua?” Tanya Duan Du.
Mendengar itu Chu Jia mendongak ke arah Duan Du sambil menggeleng.
“Kakak Bai An melakukan ini semua agar kejadian yang lalu tidak terulang lagi, kau sendiri bahkan tidak mampu melindungi kak, kau pasti menyadari itu, maka dari itu kakak Bai An kini berusaha meningkatkan kekuatannya agar kejadian yang lalu tidak terulang lagi.” Kata Duan Du dengan dengan tenang.
Chu Jia langsung merasa terpukul mendengar ucapan Duan Du.
Saat Chu Jia ingin mengatakan sesuatu, jari Bai An langsung menempel di bibir lembut Chu Jia.
__ADS_1