Nillaku

Nillaku
Nillaku 248 Teman-teman baru Grizelle


__ADS_3

"Sudah, cukup. Kakek masih makan," tegur Raihan kali ini bahkan lebih tegas daripada sebelumnya.


Karina yang sebenarnya sejak tadi sudah mulai merasa gerah, akhirnya ikut campur.


"Kamu yang lebih dulu mengajaknya bicara, giliran dijawab reaksimu malah begitu," Karina membalas tatapan tajam suaminya. Thanatan terlihat mengetatkan rahang dan Karina tidak takut sama sekali.


Thanatan memutus pandangan pada istrinya ketika suara Grizelle menginterupsi.


"Mu, aku mau ke kamarl (kamar) mandi,"


Anak itu turun dari kursinya cepat-cepat hingga tanpa sengaja terjatuh.


Sontak saja Vanilla melonjak terkejut. Ia akan mendekati anaknya dan membantunya berdiri namun perutnya tiba-tiba saja berdenyut nyeri.


Karina segera memastikan keadaan Grizelle. "Sayang, apa sakit?"


Grizelle menggeleng dengan mata berkaca. Sementara Thanatan kalah cepat dari Karina. Ia langsung berdiri tadi untuk membantu cucunya namun Karina yang lebih dekat posisinya dengan Grizelle bisa lebih dulu membantunya.


Thanatan berbalik dan langsung fokus pada Vanilla yang tengah meringis mengusap perutnya.


"Kenapa, Vanilla?"


Vanilla yang tadi menunduk menatap perutnya, akhirnya mengangkat kepala dan membalas tatapan Thanatan.


"Tidak, Pa. Mungkin karena tadi kaget melihat Griz jatuh, jadi perutku sedikit sakit,"


Grizelle sudah kembali duduk di kursinya tadi. Sementara Karina meminta tolong pada maid untuk mengambilkan aromatic oil.


"Van, kita ke rumah sakit sekarang ya?" tanya Karina yang langsung ditolak halus oleh Vanila.


"Tidak usah, Ma. aku tidak apa-apa,"


"Gruz bagaimana? apa yang sakit saat jatuh tadi?"


"Tidak, Mu,"


"Tadi kepalanya tidak menyentuh lantai 'kan?" tanya Thanatan pada cucunya.


Grizelle menggeleng, kepalanya aman. Tapi bokongnya sakit dan jujur Ia jadi benar-benar ingin buang air kecil sekarang. Padahal tadi niatnya untuk menghentikan aksi saling tatap kakek dan neneknya.


"Tapi aku--"


"Tapi apa?" tanya Thanatan langsung. Bila kepalanya baik-baik saja, maka bagian tubuh mana yang akan dikeluhkan sakit oleh Grizelle.


"Kakek khawatir," batin Thanatan. Kejadian tadi cepat sekali. Tiba-tiba Grizelle sudah duduk di lantai.


"Tapi aku mau buang ailr (air) kecil,"


Terdengar hela napas lega dari Karina dan Vanilla yang sebelumnya mengira Grizelle akan menangis atau mengeluh sakit di bagian tertentu.


"Ya sudah, ke kamar mandi lah," ujar Thanatan pada cucunya.


Grizelle beranjak lagi dari kursi dengan cepat dan langsung mendapat teguran dari Vanilla.


"Pelan-pelan, Griz. Toiletnya tidak akan pergi,"


"Aku sudah tidak kuat menahannya, Mu,"


Anak itu berlari ke kamar mandi untuk menuntaskan keinginan buang air kecil.


Karina terkekeh melihat kelakuan cucunya yang sudah membuat orang khawatir lagi. Padahal belum lima menit Ia jatuh, tapi sudah bisa menuruni kursi untuk yang kedua kalinya dengan cepat bahkan berlari juga.

__ADS_1


Maid memberikan aromatic oil pada Karina. "Van, perutmu dioleskan ini,"


Vanilla mengangguk, Ia beranjak ke kamar mandi juga untuk memakai aromatic oil yang diserahkan Karina tadi.


"Pastikan lagi Grizelle tidak apa-apa. Berikan oil itu padanya juga,"


Vanilla sempat menghentikan langkahnya sejenak untuk mendengar Thanatan yang bicara padanya.


Vanilla tersenyum penuh makna. Ia yakin Thanatan masih khawatir pada Grizelle. Dan Ia senang mendapati kenyataan itu.


*****


"Bye, kakek. Hati-hati ya,"


Grizelle melambai pada kakeknya yang sudah duduk di dalam mobil.


"Iya, kamu sudah mengulang kalimat itu tiga kali,"


Tawa Grizelle pecah mendengar itu keluar dari mulut Kakeknya, Thanatan.


"Kakek sudah terlambat ini,"


"Iya, maaf, Kakek,"


Thanatan menutup pintu mobil tapi Ia menurunkan kaca jendela mobilnya. Masih belum puas melihat cucu sulungnya melambai padanya.


"Semangat kerlja(kerja)nya," seru anak itu sebelum mobil benar-benar keluar dari garasi.


"Ih dlivelrnya (driver) nakal ini. Aku belum selesai say good bye dia sudah perlgi (pergi),"


Grizelle tidak tahu saja kalau Kakek nya lah yang meminta driver untuk cepat-cepat melaju karena waktu pertemuannya dengan rekan kerja, sebentar lagi tiba.


*****


Begitu tiba di resort dengan waterworld di dalamnya, Karina membangunkan Grizelle.


Tak butuh waktu lama anak itu langsung membuka matanya hanya karena mendengar kata 'sudah sampai'.


Matanya mengerjap dan langsung berbinar melihat sekelilingnya sekarang.


"Yeaay sampai,"


Karina turun lebih dulu kemudian membantu cucunya.


"Griz, jangan melompat,"


Bukannya menerima uluran tangan Neneknya yang ingin membantu, anak itu langsung saja melompat.


"Aku 'kan sudah besarll(besar) jadi bisa sendrrli (sendiri), Nay-Nay,"


"Ya sudah, ayo kita masuk ke dalam. Sepertinya teman-teman Nay-Nay sudah ada yang sampai juga,"


"Nay-Nay, sayang sekali ya Grlandma tidak bisa ikut. Padahal Grrlandma juga teman Nay-Nay,"


Karina tersenyum menanggapi, "Nanti lain kali Grandma ikut."


Rena memang temannya dan satu perkumpulan juga. Namun Rena tak bisa ikut untuk agenda berlibur kali ini karena esok Rena harus menemani suaminya bekerja di luar lagi.


"Nay-Nay kapan kita brrlenang (berenang)?"


"Terserah Griz mau berenang nya kapan?"

__ADS_1


"Tidak ada yang membawa cucunya ke sini ya, Nay-Nay?"


"Ada, rata-rata membawa cucunya,"


"Yeayy aku ada teman,"


Mereka tiba di suatu ruangan di resort itu yang menjadi tempat berkumpul. Sebelum akhirnya nanti berpencar ke kamar masing-masing.


"Itu banyak 'kan yang datang," Karina menunjuk anak-anak yang usianya hampir sama dengan cucu sulungnya ini.


"Heii, Grizelle. Kemari, mainlah dengan Grace,"


Grizelle menatap Neneknya dulu, seolah meminta izin apa Ia boleh bergabung. Karina mengangguk dan tersenyum.


Grizelle akhirnya menghampiri Arselia yang baru saja memanggilnya. Di dekat Arselia memang ada beberapa anak yang sedang bermain bersama, salah satunya Grace, cucu Arselia.


"Hallo," sapa Grizelle dengan hangat pada teman-temannya. Mereka pun melakukan hal yang sama.


"Aku Grlizelle (Grizelle) Panggilnya Grrliz (Griz) saja," Ia memperkenalkan diri dan mereka juga.


"Aku Grace,"


"Aku Novel,"


"Namaku Theresita. Panggil Theres saja,"


"Aku Daviska,"


"Dan aku Serein," Serein menutup perkenalan seraya terkekeh.


"Kita seperti mau interview ya," ucap Grace yang membuat mereka sama-sama tertawa.


"Sedang bermain apa?"


"Ini, kamu mau ikut?"


Theresita menunjukkan kartu-kartu bertuliskan angka yang sedang mereka mainkan. Begitu tiba, mereka langsung bisa akrab dan Theresita yang memiliki kartu permainan cocok angka itu.


"Aku mau gabung boleh ya?" tanya Grizelle yang langsung diangguki mereka.


"Boleh, kita bermainnya sama-sama di sini. Ayo,"


Grizelle tersenyum senang. Ia bergabung dengan teman-teman barunya sementara para nenek mereka berbincang, seperti biasa bila bertemu selalu ada obrolan.


Kartu yang tadinya sudah dipegang oleh masing-masing temannya, diambil oleh Theresita kemudian diacak lagi sebelum dibagikan kembali.


"Cara bermainnya adalah, kamu ambil satu kartu, tapi kamu tidak boleh tahu kartu angka berapa yang kamu ambil. Letakkan kartu itu di tengah sini, nanti kami juga akan mengambil kartu dan tidak boleh melihat angka kartu yang kami ambil,"


Grizelle mengangguk paham. Ia segera mengambil asal kartu di tangannya. Ia tak bisa melihat angkanya karena posisi angka ada di belakang kartu. Seperti yang dikatakan Thresita tadi, mereka sama-sama tidak boleh melihat angka, hanya mengambil kartunya secara asal.


Grizelle meletakkan kartu yang Ia ambil ke tengah-tengah mereka yang duduk melingkar, kemudian teman-temannya juga mengambil kartu yang mereka pilih dari tangan mereka sendiri.


"Nah, sekarang lihat angka berapa yang ada di kartu yang tadi kamu ambil, Griz,"


Grizelle segera membukanya. Ia membaca angka yang tertera yaitu delapan.


"Okay, siapa yang angkanya sama-sama delapan ya?" Theresita menatap satu persatu temannya.


"Ayo, kita lihat bersama,"


Teman-teman Grizelle melihat kartu mereka. Hanya Daviska yang kebetulan mengambil kartu dengan angka yang sama dengan Grizelle.

__ADS_1


 


Olaahoo guys. Selamat hari sabtu. Kalian ngapain nih kl hr sabtu? msh kerja/sekolah? atau libur? komen di bawah kalian lg apa pas dapat notif Nillaku.


__ADS_2