
Mrs Robinson lalu menyelimuti Liam dan Liam kembali memejamkan matanya. Setelah itu Mrs Robinson keluar dari kamar Liam untuk kembali ke kamarnya, dan di pagi harinya Mrs Robinson sudah bersiap untuk pergi ke kediaman keluarga Kim. Sebenarnya Mrs Robinson bisa meminta Jane untuk datang ke rumahnya melalui sambungan telepon namun karena Mrs Robinson juga ingin berbincang dengan Mrs Kim jadi dia memilih untuk datang ke rumahnya secara langsung, dan kebetulan Mrs Kim juga sedang berada di Indonesia. Tetapi sebelum pergi ke kediaman keluarga Kim, Mrs Robinson menyiapkan sarapan untuk Liam terlebih dahulu dan membawanya ke kamar putranya tersebut. Mrs Robinson kemudian meletakkan nampan berisi makanan itu ke atas meja, lalu dia membangunkan Liam yamg masih tertidur nyenyak. Mrs Robinson sebenarnya enggan membangunkan Liam di pagi hari saat libur kerja karena Liam pasti tidak menyukainya, namun karena Liam harus meminum vitamin yang biasa dia minum jadi Mrs Robinson terpaksa membangunkan Liam apalagi tadi malam Liam juga sedang sakit. Liam merasa sedikit kesal saat dibangunkan oleh Mrs Robinson, jadi dia menutup wajahnya menggunakan selimut yang dia pakai dan kembali tidur. Mrs Robinson berulang kali mencoba membangunkan Liam namun tetap saja Liam menolak walaupun Mrs Robinson sudah memberi penjelasan jika dia hanya bangun sebentar untuk makan dan meminum vitaminnya lalu dia bisa melanjutkan tidurnya.
Mrs Robinson sudah menyerah untuk membangunkan Liam lalu dia pergi meninggalkan Liam yang sangat keras kepala untuk kemudian pergi ke kediaman keluarga Kim
Menurutnya percuma juga meminta bantuan kepada Mr Robinson suaminya itu karena dia pasti juga akan gagal untuk membangunkan Liam lalu memilih untuk membiarkan Liam kembali tidur tanpa meminum vitaminnya itu. Mrs Robinson kemudian memanggil supir pribadinya dan meminta untuk diantarkan ke kediaman keluarga Kim. Sesampainya di sana Mrs Robinson langsung disambut hangat oleh Mrs Kim yang kebetulan sedang menyiram tanaman hias miliknya. Mengetahui kedatangan sahabatnya, Mrs Kim kemudian menghentikan aktivitasnya dan langsung mempersilahkan Mrs Robinson untuk masuk ke dalam rumahnya. Mrs Kim lalu meminta asisten rumah rumah tangganya untuk membuatkan dirinya dan Mrs Robinson teh hangat beserta camilannya. Tidak butuh waktu yang lama asisten rumah tangga itu untuk membuatkan dua cangkir teh manis beserta menyiapkan camilan untuk dinikmati mereka berdua saat berbincang bersama. Asisten rumah tangga itu lalu meletakkannya di atas meja dan langsung mempersilahkan Mrs Kim dan Mra Robinson untuk menikmati hidangan yang telah dia buat.
"Oh ya waktu itu Liam datang ke rumah sembari membawa martabak," ucap Mrs Kim setelah meminum teh hangatnya.
"Kapan?"
"Kalau tidak salah kemarin malam, memangnya Liam tidak cerita kepadamu?"
Mrs Robinson meminum teh miliknya "Liam tidak cerita kepadaku, apalagi tentang hal seperti ini. Maklum, Liam anaknya sedikit tertutup."
"Benarkah?"
"Iya, dia akan mulai cerita jika menurutnya itu sudah sangat mengganggu fikirannya dan kalau tentang hal seperti ini dia jarang bercerita kepadaku maupun kepada Jonathan."
"Aku baru mengetahuinya jika Liam ternyata seperti itu, dan ternyata Liam itu sangat pemalu ya anaknya?"
Mrs Robinson tersenyum "dia memang sebenarnya sangat pemalu apalagi saat dia bertemu dengan orang baru, namun terkadang sifatnya yang sok jagoan itu yang membuat orang - orang berfikir jika Liam bukanlah anak yang pemalu."
Mrs Kim tertawa kecil mendengar penjelasan dari Mrs Robinson "namanya juga anak laki - laki pasti mempunyai sifat yang sok jagoan seperti Josh juga begitu. Oh ya kamu tidak mengajak Rosie untuk datang kesini?"
"Rosie sedang pergi bersama teman - temannya jadi dia tidak ikut datang kesini."
"Oh begitu rupanya," ucap Mrs Kim menganggukkan kepalanya.
"Lalu kalau Josh dengan Jane dimana?" tanya Mrs Robinson setelah kembali meminum teh miliknya.
__ADS_1
"Kalau Josh sedang pergi bersama Andrew, sedangkan Jane menginap di apartement milik temannya setiap akhir pekan."
"Oh sayang sekali sedang menginap di apartement milik temannya."
"Memangnya ada apa?"
"Sebenarnya aku datang kemari ingin mengajak Jane ke rumah atas permintaan Liam, karena dia sedang sakit jadi dia ingin bertemu dengan Jane."
Mrs Kim merasa terkejut "Liam sakit apa?"
"Kata dokter keluarga dia hanya kelelahan saja karena pekerjaan dia akhir - akhir ini sangat banyak sekali dan tadi malam dia tiba - tiba pingsan di dapur."
"Semoga Liam cepat sembuh."
"Iya terima kasih Anne, dia sebenarnya pagi ini harus meminum vitaminnya tetapi dia sangat susah sekali dibangunkan jadi ya sudahlah."
"Kalau begitu akan aku hubungi Jane agar pulang sekarang, bagaimana?"
"Tidak apa - apa Margareth, sebentar."
"Aku meminta maaf jika sudah merepotkanmu Anne."
Mrs Kim tersenyum memandang Mrs Robinson "ini tidak merepotkan sama sekali Margareth. Sebentar lagi Jane akan datang, lagipula jarak apartement dengan rumah tidak terlalu jauh kok."
"Terima kasih banyak Anne, kalau kamu tidak membantuku mungkin aku sudah kebingungan harus bagaimana menuruti permintaan Liam yang aneh - aneh."
"Maksudnya?"
"Liam itu sering sekali meminta sesuatu yang aneh - aneh seperti waktu itu di hari ulang tahunnya meminta dinosaurus, dan tadi malam dia meminta kepadaku untuk diambilkan bulan."
__ADS_1
Mrs Kim tertawa mendengar penjelasan Mrs Robinson itu "ada - ada saja Liam. Nah itu Jane sudah datang," ucap Mrs Kim menoleh ke arah Jane.
Jane langsung berjalan menuju ke arah ruang tamu untuk menyapa Mrs Kim dan Mrs Robinson yang sedang berbincang sembari meminum teh hangat. Mrs Kim kemudian menjelaskan kepada Jane permintaan Mrs Robinson tadi, dan Jane langsung menyetujui permintaan Mrs Robinson tetapi Jane meminta waktu sebentar untuk mengambil barang di kamarnya sebelum pergi. Jane lalu berjalan menuju ke kamar, sedangkan Mrs Kim dan Mrs Robinson kembali melanjutkan perbincangannya sembari menunggu Jane mengambil barangnya yang tertinggal. 15 menit kemudian Jane kembali menghampiri mereka berdua di ruang tamu, dan setelah itu Mrs Robinson berpamitan untuk pulang kepada Mrs Kim. Sesampainya di kediaman keluarga Robinson kemudian Mrs Robinson memberitahu Jane jika Liam mungkin belum bangun dari tidurnya. Lalu setelah itu Jane meminta izin kepada Mrs Robinson untuk pergi ke kamar Liam. Jane lalu duduk di tepi ranjang Liam dan menempelkan tangannya ke dahi Liam untuk memastikan apakah Liam suhu Liam masih sangat panas atau tidak.
Karena suhu Liam sudah sedikit menurun jadi Jane memberanikan diri untuk mencubit hidung Liam hingga membuat Liam terbangun dari tidurnya "aduh sakit," ucap Liam sembari membuka matanya.
"Bangun, ini sudah siang."
"Aku sedang sakit, dan badanku masih terasa lemas sekali."
"Apa kamu sudah minum obat?"
"Hari ini belum karena obatnya sangat pahit dan aku tidak menyukainya."
Padangan mata Jane beralih ke arah obat, vitamin, dan sarapan untuk Liam yang berada di atas meja. Jane lalu membaca semua obat dan vitamin milik Liam "bangun dan makan dulu, lalu setelah itu minum obat dan vitamin ini!"
"Tidak mau itu rasanya pahit."
Jane lalu mengambil piring yang berada di atas meja dan setelah itu menyuapi Liam "memangnya kamu mau terus sakit seperti ini?"
"Tidak," ucap Liam sembari mengunyah makanannya.
"Kalau begitu makan dan minum obatmu."
Selesai menyuapi Liam Jane lalu memberikan obat kepada Liam namun dia menolak "tidak mau ini sangat pahit."
Jane lalu memegang rahang Liam dengan sangat kuat dan memaksa Liam untuk membuka mulutnya. Setelah itu Jane memasukkan obatnya ke dalam mulut Liam dan memberinya air minum "begini saja susah sekali diminta untuk minum obat."
"Dasar pemaksaan. Untung saja kamu bukan dokter, kalau kamu dokter para pasienmu langsung trauma untuk berobat kepadamu."
__ADS_1
"Bodo amat."