Chicken VS Kitten

Chicken VS Kitten
CknVSKtn #33


__ADS_3


Sesampainya di rumah, Liam di sambut oleh tatapan tajam dari mata Mr Robinson sembari membawa sebuah samurai miliknya. Seketika Liam bergidik ngeri terhadap daddy nya tersebut, lalu Liam memberanikan diri untuk menyapa daddy nya dengan tersenyum canggung. Mr Robinson kemudian mendekati Liam sembari membawa samurai nya yang tajam dan dengan tatapan tajam seperti ingin membunuh anaknya tersebut. Rosie yang tidak sengaja melewati ruangan tersebut juga merasa ketakutan, dan kemudian memanggil mommy nya untuk menyelamatkan Liam. Mrs Robinson datang menenangkan suaminya tersebut dan seketika suasana menjadi sedikit lebih tenang dan hening di ruangan tersebut.


"Dari mana saja kamu? dari kemarin sabtu katanya hanya pergi sebentar, tapi sekarang baru pulang ke rumah. Kata mommy, kamu pergi ke rumah Jane dan ketiduran di rumahnya iya?"


"Iya dad maaf. Aku tadi pagi mengajak Jane untuk ikut pergi dengan aku ke acara reuni akbar, terus saat aku mengantarkan Jane pulang aku lelah dan tidur sebentar di rumahnya begitu."


"Kamu tidak melakukan hal yang macam - macam kan dengan Jane?"


"Tidak dad sumpah aku tidak melakukan perbuatan seperti itu, tanya saja dengan Jane jika daddy tidak percaya kepadaku."


"Awas saja jika kamu melakukan perbuatan yang seperti itu apalagi merusak masa depan anak orang lain, samurai ini akan mendarat langsung di leher kamu."


Mrs Robinson kemudian mengusap punggung Mr Robinson untuk menenangkannya "hon sudah jangan seperti itu, Liam kan sudah mengatakan yang sejujurnya jika dia tidak melakukan hal yang macam - macam dengan Jane, dan Jane juga mengatakan tidak kok."


(Sembari menggelengkan kepalanya) "haiss kamu ini selalu saja membela anak - anak mu seperti ini."


(Merangkul Liam dan Rosie) "aku ini kan seorang ibu, jadi aku akan membela anak - anakku dan akan menyayanginya sampai kapanpun, jika mereka terbukti bersalah maka aku akan memberi tau dengan penuh kasih sayang dan bukan dengan kekerasan."


"Baiklah. Apakah kamu sangat menyayangi Rosie buddy?"


Liam menjawab dengan sepenuh hatinya "tentu saja dad, memangnya ada apa?"

__ADS_1


"Maka jangan menyakiti dan merusak masa depan perempuan lain."


Kemudian Mr Robinson berdiri dan mengambil samurainya, lalu berjalan menuju taman belakang rumah. Liam yang kurang memahami maksud daddy nya tersebut langsung berteriak memanggil daddy nya sembari berlari mengejarnya ke taman belakang rumah. Liam melihat daddy nya tersebut sedang duduk di tepi kolam renang di samping samurainya tersebut. Liam kemudian duduk di samping daddy nya dan melihat ke arah langit menatap bintang - bintang yang sedang bersinar terang di malam itu.


"Aku tau mengapa kamu mengejarku dan datang kesini. Kamu meminta aku untuk menjelaskan apa yang aku ucapkan tadi kan?"


"Tentu saja dad, memangnya apa maksud dari ucapan daddy tadi?"


"Begini. Di dunia ini ada yang namanya karma, kamu pasti tau itu kan? jika kita melakukan perbuatan baik kepada orang lain maka kamu juga akan di perlakukan baik juga oleh orang lain. Tapi sebaliknya, jika kamu berbuat buruk kepada orang lain maka kamu orang lain akan berbuat buruk juga kepadamu."


"Jadi apa hubungannya dengan Rosie dad?"


Mr Robinson tersenyum kepada Liam sembari menepuk pelan punggungnya "jika kamu menyayangi Rosie maka kamu tidak akan berbuat hal yang tidak baik kan kepada perempuan lain atau merusak masa depan perempuan tersebut, karena jika misalnya kamu merusak masa depan perempuan lain, maka adikmu itu yang akan menerima karma karena perbuatanmu itu. Kamu sudah mulai paham dengan yang daddy maksud kan?"


"Ya benar sekali, walaupun mungkin bagi sebagian orang menganggapnya hanya omong kosong belaka, tetapi ada sebagian orang yang benar mengalaminya. Jadi jika kamu menyayangi adikmu dan keluargamu, maka bersikap baiklah kepada perempuan lain maupun orang lain."


"Baik dad, aku akan mengingat kata - kata daddy."


Mendengar ucapan dari Liam, Mr Robinson kemudian mengacak - acak rambut Liam dan tertawa bersama. Lalu mereka berdua melanjutkan bercerita dan bercanda bersama di tepi kolam renang tersebut. Di sisi lain, Mrs Robinson dan Rosie juga mengintip mereka dari balik jendela dan mereka berdua ikut tersenyum karena melihat Mr Robinson dan Liam yang sudah mulai akrab kembali satu sama lain. Setelah itu Mr Robinson meninggalkan Liam di kolam renang tersebut sendirian karena Mr Robinson ingin tidur dan merasa lelah. Sebelum pergi ke kamarnya, Mr Robinson mengingatkan kepada Rosie untuk tidak begadang dan tidur terlalu larut karena ada kelas pagi. Rosie hanya mengangguk kemudian mencium pipi daddy mommy nya dan menghampiri Liam di tepi kolam renang.


Membawa dua gelas susu dan sebungkus camilan ke tepi kolam renang lalu duduk di samping Liam "ini untukmu. daddy menjelaskan apa kepadamu?"


Mengambil segelas susu dari tangan Rosie "thank you. Banyak, intinya daddy mengatakan jika aku menyayangimu maka aku harus memperlakukan perempuan dengan baik juga karena aku tidak ingin kamu mendapatkan karma atas apa yang aku perbuat."

__ADS_1


"Oh begitu. Sepertinya akhir - akhir ini kamu terlihat berbeda, seperti ada yang kamu sembunyikan."


"Tidak ada, aku biasa saja seperti biasanya."


"Aku ini sudah mengenalmu sangat lama dan aku menyadari ada yang berbeda dari diri kamu. Hei ayolah ceritakan kepadaku apa yang kamu sembunyikan dari kita semua, aku janji tidak akan mengatakannya kepada daddy dan mommy."


"Hufft baiklah. Sebenarnya aku membeli sebuah apartement mewah di dekat kantor dan sudah lama aku membelinya."


"Benarkah? kenapa tidak mengatakannya kepadaku?"


"Ya tidak apa - apa karena apartement itu sebenarnya untuk aku jika sedang membutuhkan ke damaian hidup. Tapi sekarang sedang dihuni oleh orang lain."


"Jangan bilang oleh Jane eonni?"


"Bagaimana kamu mengetahuinya?"


"Ya karena tadi kamu bilang ketiduran di rumahnya Jane, tapi sebenarnya kamu sedang ketiduran di apartement kamu bersama Jane eonni dan bukan di rumah Jane eonni."


"Ya begitulah, tapi jangan mengatakannya kepada daddy dan mommy ya? please."


"Iya tenang saja, aku akan menjaga rahasiamu. Memangnya kenapa Jane eonni bisa tinggal di apartement mu?"


Kemudian Liam menarik nafasnya dan mulai menceritakan semua yang sebenarnya terjadi. Rosie hanya mengangguk paham sembari memakan camilannya. Setelah selesai bercerita, kemudian Rosie menggoda Liam dengan pertanyaannya yang membuat Liam merasa sedikit salah tingkah. Liam kemudian pergi ke kamarnya untuk menghindari semua pertanyaan dari Rosie, dan Rosie hanya tertawa melihat Liam salah tingkah. Rosie lalu pergi ke kamarnya sebelum dimarahi oleh Mr Robinson karena dia tidur terlalu larut.

__ADS_1


__ADS_2