
Sepulang dari rumah Jane, Liam memutuskan untuk tidur di unit apartementnya karena merasa kasihan dengan Kiko yang ditinggal sendirian di sana. Setelah itu Liam mengganti bajunya lalu berbaring di ranjangnya dan memejamkan matanya. Tetapi tiba - tiba handphone Liam berbunyi sampai berkali - kali dan membuat Liam terkejut saat sedang tidur. Setelah itu Liam mengambil handphone nya, saat melihat layar handphone nya ternyata Rosie yang menelepon. Dengan segera Liam mengangkat teleponnya tersebut. 20 menit kemudian Liam mematikan teleponnya lalu kembali tidur.
Di pagi hari Liam bergegas untuk mandi, lalu menyiapkan peralatan milik Kiko karena Liam ingin mengajak Kiko pergi ikut dengannya ke villa milik keluarga Robinson. Menurutnya itu lebih baik daripada meninggalkan Kiko di apartemenya sendirian karena Jane pasti sedang asik berlibur bersama keluarganya. Selesai menyiapkan peralatan milik Kiko, lalu Liam meminum kopinya dan pergi ke rumah utamanya untuk berangkat bersama dengan keluarganya. Tetapi sesampainya di rumah utama, bibi mengatakan jika keluarganya sudah berangkat terlebih dahulu dan meninggalkan Liam.
Dengan merasa sedikit kesal karena Liam sudah ditinggalkan oleh keluarganya, akhirnya dia memutuskan untuk mengganti mobilnya lalu berangkat ke villa bersama dengan Kiko. Liam membuka atap mobil miliknya lalu memutar musik dengan sangat kencang. Di sepanjang perjalanan Liam terus saja menyanyi lagu kesukaannya sembari sesekali bergumam karena merasa kesal telah ditinggalkan oleh keluarganya. Perjalanan di villa milik keluarganya itu sedikit jauh ditambah lagi jalanan yang macet di beberapa area membuat Liam semakin merasa kesal. Sedangkan Kiko hanya diam dan tertidur di samping Liam.
Di sisi lain keluarga Liam sudah sampai di villa itu, dan langsung pergi ke kamarnya sendiri - sendiri untuk meletakkan barang bawaannya. Setelah itu Mr dan Mrs Robinson sedang memperhatikan para chef dan pelayan yang sedang bekerja di villa itu sembari sesekali memeriksa apakah ada yang kurang pas dari yang sudah dikerjakan oleh para pekerjanya tersebut. Mr Robinson sengaja mengambil beberapa chef dari restaurant miliknya untuk memasak secara khusus di villa tersebut karena sahabat dari keluarganya tersebut datang untuk mengadakan pertemuan setelah bertahun - tabun mereka tidak bisa bertemu karena mereka semua sibuk satu sama lain.
30 menit kemudian tamu yang ditunggu - tunggu telah sampai di villa tersebut. Dengan raut wajah yang bahagia, keluarga Robinson menyambut kedatangan sahabat keluarganya tersebut dan mempersilahkan mereka untuk beristirahat terlebih dahulu di kamar yang sudah disediakan. Di sisi lain keluarga Robinson sangat terkejut karena salah satu anak dari sahabatnya tersebut adalah orang yang selama ini sudah sangat dekat dengan mereka yaitu Jane. Lantas Mrs Robinson memeluk Jane dengan sangat bahagia karena wanita yang selama ini sudah dia anggap seperti anaknya sendiri merupakan putri dari sahabatnya.
Setelah itu Mrs Robinson, Rosie, Jane dan Mrs Kim berbincang di ruang keluarga sembari menikmati jus yang menyegarkan di siang hari. Sedangkan Mr Robinson, Josh dan Mr Kim bermain golf di belakang villa. 1 Jam kemudian Liam telah sampai di villa tersebut dengan Kiko, tanpa basa basi Liam langsung melepaskan Kiko ke dalam villa tersebut lalu masuk ke dalam kamar yang biasa dia tempati untuk berbaring melepas lelah karena terjebak macet waktu perjalanan berangkat dari rumahnya. Jane yang seperti melihat Kiko berlarian di dalam villa tersebut lalu menghampiri dan memanggil Kiko untuk memastikan apakah benar itu Kiko atau anjing lain. Sedangkan Mrs Robinson dan Mrs Kim tetap melanjutkan perbincangan mereka sembari melihat Jane yang pergi dari tempat duduknya.
"Jadi anak sulung kamu belum sampai juga?"
"Sepertinya belum deh. Rosie tolong telepon kakak kamu itu, tanyakan kepadanya sudah sampai mana?"
Rosie kemudian mengambil handphone nya di atas meja "oke mom sebentar."
Tak lama kemudian Jane kembali ke tempat duduknya sembari menggendong Kiko. Mrs Robinson merasa terheran kenapa bisa ada seekor anjing di villa milik nya padahal sebelumnya dia belum pernah memiliki anjing ataupun melihat anjing di sekitar villa tersebut.
"Lho kok bisa ada anjing di sini? sebelumnya tante belum pernah melihat ada anjing di area villa ini."
__ADS_1
"Itu anjing aku yang membawanya mom, itu milik Jane dan aku. Kiko namanya," ucap Liam yang sedang berjalan menghampiri mereka di ruang keluarga.
"Oh begitu, jadi kalian mengadopsi seekor anjing?"
"Jane yang mengadopsinya, dan aku yang ikut memberinya makan dan menemaninya bermain. Tadi aku berpikir Kiko tidak mungkin aku tinggalkan sendirian, jadi aku membawanya untuk ikut denganku eh tapi ternyata Jane juga ada disini."
"Baguslah jika kalian sudah mulai akrab satu sama lain dan sudah jarang bertengkar."
Mrs Kim yang kebingungan lalu bertanya kepada Mrs Robinson "memangnya mereka berdua sering bertengkar ya Margareth?"
"Ya begitulah Anne, biasa anak muda hahaha."
"Tetapi sepertinya mereka berdua sangat akur saat makan malam bersama ku dan Andrew tadi malam."
"Iya Margareth."
"Ya baguslah, berarti Liam sudah kenal dengan calon mertuanya dong hahaha."
"Hahaha ternyata calon menantuku ini sangatlah tampan sekali."
Liam dan Jane terkejut mendengar hal tersebut lalu secara spontan mereka berteriak secara bersamaan "what? calon menantu?"
"Jadi Jane, appa dan eomma sudah berniat untuk menjodohkan kamu dengan sahabat appa dan eomma yaitu anak dari Mr dan Mrs Robinson."
__ADS_1
"Aku tidak mau dijodohkan dengannya eomma."
"Aku juga tidak mau dijodohkan dengan dia Mom."
"Kenapa begitu? padahal kalian berdua sangat cocok." tanya Rosie memotong pembicaraan mereka.
Mrs Kim dan Mrs Robinson menyetujui ucapan dari Rosie tersebut, lalu Jane dengan paksa menarik pergelangan tangan Liam dan mengajaknya untuk berbicara di tepi kolam renang. Rosie kemudian mengikuti Jane dan Liam karena merasa penasaran dengan apa yang akan dibicarakan oleh Jane dan Liam. Sesampainya di tepi kolam renang, kemudian Jane melepas tangan Liam lalu memaksa Liam untuk tidak menerima perjodohan ini.
Jane memohon kepada Liam "please Chicken, jangan terima perjodohan ini."
"Kenapa kamu sangat tidak menginginkan perjodohan ini?"
"Ya karena yang pertama, aku masih ingin pergi jalan - jalan bersama teman - temanku dengan bebas, dan yang kedua aku tidak mencintaimu."
"Oh begitu, baguslah aku juga tidak mencintaimu walaupun kita berdua sering tinggal di satu unit apartement yang sama dan walaupun aku yang menafkahimu saat kamu tinggal di apartementku, sedikitpun aku tidak ada rasa denganmu. Aku juga tidak ingin menerima perjodohan ini."
"Baguslah jika begitu kita bisa menolak perjodohan ini, dan bagusnya lagi kamu bisa mengejar wanita pujaanmu yang berada di New York itu sesuka hatimu."
"Tentu saja aku akan pergi ke New York untuk bertemu dengan Nat dan mengajaknya untuk menikah."
"Baiklah terserah kamu, i don't care."
Jane lalu berjalan meninggalkan Liam di tepi kolam renang tersebut.
__ADS_1
Note: Jangan lupa like episode ini ya 😊