Chicken VS Kitten

Chicken VS Kitten
CknVSKtn #49


__ADS_3


Jane dan Jolee berjalan bersama memasuki setiap toko yang berada di mall tersebut dengan gembira. Jane seketika lupa tentang masalah yang sedang dihadapinya karena merasa gembira bisa shopping bersama dengan Jolee teman dekatnya. Mereka melihat dan memilih barang - barang yang akan mereka beli seperti tas, pakaian, make up maupun pernak pernik yang terlihat imut menggemaskan. Intinya mereka sangat gembira melakukan hal tersebut berdua dan saling tukar menukar ide tentang style baju mereka.


Setelah mereka lelah memasuki setiap toko di mall tersebut, mereka berdua memutuskan untuk pergi ke cafe favorite Jolee yang tidak jauh dari mall tersebut. Jolee lalu memanggil waiters begitu mereka duduk di tempat mereka dan memesan menu favorite nya, dan Jane meminta Jolee untuk memilihkan menu yang akan dia pesan karena Jane belum pernah mengunjungi cafe tersebut. Lalu mereka menunggu menu yang mereka pesan sembari berbincang bersama.


"Bagaimana perasaan kamu setelah lama tidak kembali kesini nona Jane?"


"Panggil nama aku saja, jangan panggil aku nona Jane."


"Hahaha kenapa begitu?"


"Bukan apa - apa, hanya saja terlihat seperti kurang nyaman saja jika yang memanggil adalah dirimu."


"Baiklah jika kamu tidak suka aku memanggilmu dengan sebutan nona."


"Bagaimana dengan dirimu? penampilanmu masih sama seperti dulu, sepertinya kamu masih tomboy ya?"


"Ya mau beginilah, entah kenapa nyaman saja berpakaian seperti ini. Eh bukannya kamu sudah menjadi model yang sangat terkenal?"


"Iya, memangnya kenapa? apa kamu mau meminta tanda tanganku atau foto selfi denganku?"


"Tentu saja aku akan meminta foto selfi denganmu selesai kita makan dan aku akan memamerkannya di media sosialku jika aku baru saja berkencan dengan Jane Kim seorang model yang terkenal haha."


"Aku akan meladenimu sampai memori dan galeri handphone mu penuh dengan foto kita berdua."


"As you wish my lady haha."


Sudah hentikan, aku geli mendengar kata - kata yang kamu ucapkan, sifatmu tidak berubah sama sekali ternyata."


"Ya begitulah diriku, penampilan dan sifatku ini tidak akan berubah sampai kapanpun."


Saat mereka berdua tengah asik berbincang, pelayan datang dengan membawakan pesanan mereka berdua. Mereka berdua langsung menyantap hidangan yang mereka pesan dengan lahap sembari terus melanjutkan perbincangan mereka berdua.


"Oh ya aku kira kamu melupakan aku Jane, dan aku sudah sangat sedih jika kamu benar - benar melupakan aku."


"Hei mana mungkin aku melupakan dirimu, yang benar saja."


"Syukurlah kalau begitu."


"Apa perasaanmu kepadaku masih seperti dulu heum?"


"Ya tentu saja aku masih menyukaimu walaupun kamu sangat judes dan terkadang tidak mengenakkan di hati hahaha. Eh tetapi kamu sudah mempunyai Kyle, jadi mana mungkin aku menghubungimu terlebih dahulu jika kamu yang tidak menghubungiku terlebih dahulu."

__ADS_1


Ekspresi wajah Jane berubah seketika setelah mendengar nama Kyle di sebutkan oleh Jolee. Mengetahui ekspresi Jane berubah drastis, Jolee kemudian bertanya kepada Jane "hei ada apa?"


"Tidak kok aku tidak apa - apa." jawab Jane dengan tersenyum tipis.


"Apa Kyle menyakitimu? ayo bilang kepadaku, aku akan memukulnya."


"Sudahlah Jolee, lagipula aku sudah tidak ada hubungan lagi dengan dia."


Jolee terkejut mendengar perkataan dari Jane "what?"


"Aku sudah memutuskannya kurang lebih 1 bulan yang lalu Jolee, karena dia berselingkuh."


"Emang dasar kurang ajar, sudah mempunyai wanita yang cantik dan sexy malah berselingkuh."


"Sudahlah lupakan saja Jolee."


Jolee kemudian menepuk - nepuk punggung Jane "yang sabar ya, pasti kamu akan mendapatkan penggantinya si pria brengsek itu."


"Karena ini semua aku jadi dijodohkan dengan anaknya sahabat appa."


Jolee terkejut mendengar ucapan Jane "benarkah? siapa orangnya?"


"Namanya Liam Gerard Robinson."


Jolee berteriak "Liam si putra sulungnya Mr Robinson si pengusaha Nomor 1 se Asia?"


"Ada apa Jolee?"


Jolee tertawa "cepat ceritakan kepadaku kenapa kamu bisa dijodohkan dengan si Liam!"


Jane hanya memutar bola matanya malas.


"Ihh cepat ceritakan kepadaku Jane!" Jolee memohon kepada Jane.


"Baiklah, dengarkan baik - baik!"


Jane mulai menceritakan semuanya alasan dirinya bisa dijodohkan dengan Liam. Jolee mendengarkan Jane dengan seksama dan terus memperhatikan Jane saat Jane bercerita. Selesai bercerita, Jane lalu meminum es cappucinno nya karena merasa haus setelah bercerita panjang lebar. Jolee hanya tertawa melihat Jane meminum es cappucinno nya, Jolee lalu memberikan tisu kepada Jane karena melihat noda di bibirnya.


"Ah enak sekali es cappucinno di cafe ini."


"Hahaha aku masih hafal dengan minuman dan makanan kesukaanmu Jane."


"Benarkah? ternyata ingatanmu itu sangat kuat ya?"

__ADS_1


"Iyalah Jolee gitu lho apa sih yang aku tidak tau tentang dirimu Jane," ucapnya sembari memperlihatkan ekspresi sombong sekaligus bangga.


"Hahaha kamu ini, ku kira kamu sudah melupakan aku."


"Hei mana mungkin aku melupakan wanita cantik sepertimu hahaha, dan aku ini sebenarnya fans berat kamu juga lho, aku selalu membeli majalah - majalah mu dan barang lainnya yang berkaitan denganmu."


"Haiss kamu ini harusnya uangnya untuk kamu tabung saja, kenapa malah membeli barang - barang tersebut."


"Ya habisnya sekalian untuk mengobati rasa rindu ku kepadamu hehe."


Jane menggelengkan kepalanya "kamu ini. Eh aku sekarang kamu bekerja dimana?"


"Oh aku sekarang bekerja sebagai chef di sebuah restaurant ternama di kota ini."


"Mengejutkan sekali."


"Hei tapi ini bukan sebagai chef biasa, aku sudah diangkat menjadi manajer di restaurant itu."


"Wah hebat sekali kamu."


"Hei jangan menyanjungku secara berlebihan, karena nanti pasti hati aku akan dag dig dug jika disanjung oleh dirimu."


"Hahaha baiklah."


"Mmm habis ini kamu ada acara?"


"Tidak, memangnya kenapa?"


"Wah asik, ayo jalan - jalan denganku berkeliling kota."


"Apa kamu tidak bekerja hari ini?"


"Tidak, kebetulan aku sedang libur jadi bisa bertemu denganmu. Bagaimana? mau atau tidak?"


Jane mengangguk paham "baiklah mari kita pergi jalan - jalan."


"Let's go, ini biar aku saja yang membayarnya."


"Benarkah? aku jadi tidak enak dengamu."


"Hei tidak apa - apa, anggap saja traktiran karena aku baru saja diangkat menjadi manajer."


"Terima kasih."

__ADS_1


"Sama - sama nona hahaha."


Setelah itu mereka berdua pergi berkeliling kota, tetapi sebelum mereka berdua pergi, mereka berswafoto ria terlebih dahulu atas permintaan dari Jolee karena untuk dipamerkan ke teman - teman kerjanya agar mereka percaya kalau Jane Kim model terkenal itu sahabatnya. Selesai berswafoto, mereka langsung pergi berkeliling kota bersama sembari menikmati suasana kota pada sore hari.


__ADS_2