Chicken VS Kitten

Chicken VS Kitten
CknVSKtn #398


__ADS_3

Setelah itu mereka berdua kembali tertidur, dengan posisi Jane memeluk Liam serta menenggelamkan wajahnya di leher Liam. Keesokan harinya Liam sangat sibuk sekali di kantor, maklum hari Senin jadi dia sangat sibuk meeting sana meeting sini. Liam hanya duduk setiap 30 menit setelah meeting, dan setelah itu dia kembali pergi meeting lagi bersama Yunna. Untung saja Yunna selalu mampir ke minimarket setiap hari Senin sebelum berangkat ke kantor membelikan camilan penambah energi untuk Liam, jadi bisa untuk sementara mengisi perut Liam yang kosong.


Saat sedang beristirahat sebentar di ruang kerjanya, Liam menyempatkan untuk membuka beberapa pesan penyemangat dari Jane serta membalasnya. Lalu setelah itu dia pergi lagi untuk meeting. Karena terlalu sibuk jadi Liam biasanya hanya makan siang dikantornya saja, dan tidak pergi makan siang diluar bersama dengan Yunna. Mungkin itu sebabnya yang membuat Jane berada di dapur saat 1 jam sebelum menjelang jam makan siang. Jane saat ini sedang memasak makan siang serta membuat beberapa camilan untuk dimakan oleh Liam setelah selesai makan siang.


Hari ini Jane sedang sangat ingin mengirimkan makan siang untuk Liam, sebagai janjinya semalam bahwa dia akan mengisi kekosongan di hidup Liam. Jane berharap jika dia selalu memperhatikan Liam maka Liam tidak akan memikirkan hal seperti itu lagi. Jane kali ini memasak ayam goreng kesukaan Liam dan juga membuat beberapa pudding untuk Liam. Tidak lupa dia juga membawakan es teh manis untuknya karena Liam selalu makan siang dengan meminum es teh.


Jane memasukkan semua makanan ke dalam box makan serta menuangkan es teh tersebut ke dalam tempat minum yang bergambar beruang. Setelah mendekati jam makan siang, barulah dia pergi menuju ke kantor Liam bersama dengan baby Ace juga. Namun sebelum itu tidak lupa Jane berdandan terlebih dahulu agar membuat Liam merasa senang. Sesampainya di kantor, Jane langsung menemui Liam yang tengah berada di ruangannya.


"Hubby," panggil Jane saat memasuki ruangan Liam.


Seketika Liam merasa terkejut dengan kedatangam Jane, dan setelah itu dia berjalan menghampiri Jane.


"Eh ada apa kamu tiba - tiba kemari?" tanyanya penasaran.


"Aku membawakan hidangan makan siang, camilan, dan juga es teh manis untuk suamiku yang tampan."


Liam lalu mengusap pipi Jane.


"Kenapa repot - repot sekali?"


"Aku tidak merasa direpotkan olehmu hubby," ucapnya tersenyum lebar.


Liam lalu mencium pipi chubby Jane.


"Terima kasih banyak."


"Sama - sama, semangat kerjanya hubby."


"Iya."


Liam lalu membuat ruangannya tertutup dan tidak transparan lagi sekaligus membuatnya menjadi kedap suara. Mereka berdua lalu duduk di sofa dan Liam mulai memakan sesendok demi sesendok hidangan makan siang yang telah dibuat oleh istrinya. Jane menatap Liam yang sedang makan itu dengan tatapan penuh kasih sayang.


"Hmm masakanmu dari dulu tidak pernah berubah karena selalu lezat sekali," ucap Liam memuji Jane.


"Terima kasih, aku sangat senang bisa memasakkan kamu hidangan untuk makan siang."


"Kamu sudah makan?" tanya Liam menatap Jane.


"Sudah, tadi sebelum kemari aku sudah makan siang terlebih dahulu."


"Oh begitu, baguslah."


"Hubby sebentar ya, aku akan memberi baby Ace susu karena sepertinya baby Ace sudah mulai lapar."


"Iya Jane, tidak apa - apa."


Liam kembali melanjutkan menyantap hidangan makan siang, sedangkan Jane memberikan susu kepada baby Ace.


"Baby Ace sangat lahap sekali meminum susunya, sepertinya dia memang sangat lapar."


"Benar hubby, sepertinya begitu."

__ADS_1


"Ahh akhirnya aku kenyang juga," ucap Liam membereskan kotak makan siangnya setelah meminum es teh.


"Nanti masih ada meeting lagi?" tanya Jane.


"Masih ada 2 meeting lagi, baru setelah itu aku bisa sedikit bersantai sembari beristirahat."


"Oh begitu. Mmm hubby nanti aku akan pergi ke rumah eomma, bolehkan?"


"Iya boleh sayang, masa mau ke rumah orang tuanya aku larang kan aneh haha."


"Hahaha siapa tahu kamu begitu."


"Tidak mungkin aku berbuat seperti itu kepadamu apalagi kedua orang tuamu sudah aku anggap seperti orang tuaku sendiri."


"Iya hubby."


Liam kemudian merangkul Jane dan menyandarkan kepalanya di bahu Jane sembari melihat wajah baby Ace.


"Baby Ace sangat tenang sekali saat sedang seperti itu."


"Iya hubby, sekarang baby Ace sudah mulai minum susunya banyak dan tidak seperti dulu yang sangat sulit minum susu."


"Nah jika begitu maka perbanyaklah makan makanan yang bergizi, agar baby Ace tidak kekurangan susunya."


"Iya hubby, pasti dong."


"Biar baby Ace tumbuh dengan sehat dan kuat."


"Pasti setelah ini baby Ace akan langsung tertidur lagi."


"Namanya juga anak kecil yang masih bayi, pasti begitu."


"Iya sih. Mmm hubby, aku ingin kita bertiga piknik sebentar untuk menjernihkan fikiran, bagaimana?"


"Dimana tempatnya?"


"Aku masih belum mencarinya, besok kalau sudah menemukan tempat yang cocok aku akan memberitahumu."


"Iya, tapi jangan mendadak."


"Okay hubby."


Setelah jam setengah 1 siang, Jane kemudian membereskan kotak makan tersebut.


"Aku pergi sekarang," ucap Jane mencium pipi Liam.


"Iya hati - hati."


"Bye daddy," ucap Jane menirukan suara anak kecil.


"Bye."

__ADS_1


Sebelum pergi Liam mencium pipi baby Ace terlebih dahulu, dan setelah itu barulah Jane pergi ke rumah Mr Kim.


"Eomma!!" teriak Jane dari pintu utama.


"Sini, eomma sudah membuatkan makanan yang lezat untukmu."


"Yah tadi aku sudah makan siang sebelum pergi ke kantor Liam."


"Ke kantor Liam? untuk apa?"


"Aku tadi membuatkan bekal makan siang untuk Liam."


"Oh sekarang kamu membuatkan bekal makan siang untuknya?"


"Iya, mungkin khusus untuk hari Senin saja eomma karena Liam jarang makan diluar saat hari Senin."


"Oh begitu, ayo makan dulu eomma sudah membuatkan nasi goreng kimchi kesukaanmu."


"Nah kalau itu aku tetap akan memakannya meski tadi aku sudah makan siang hehe."


Mrs Kim lalu mengusap rambut Jane.


"Iya sayang, sini eomma yang akan gantian menjaga baby Ace."


"Iya eomma."


"Makanlah yang banyak!"


"Pasti, dan seperyinya kita bertiga akan pergi berlibur dalam waktu dekat ini eomma."


"Kemana kalian akan berlibur?"


"Tidak perlu yang jauh - jauh eomma, mungkin hanya ke Bali saja jika Liam setuju namun ak belum mencari destinasi wisatanya."


"Oh begitu, ya tidak apa - apa."


"Namun aku juga harus konsultasi ke dokter terlebih dahulu mengenai baby Ace, agar tidak menjadi kepikiran juga."


"Nah bagus itu, apa - apa lebih baik konsultasikan dulu kepada dokter agar fikirannya tenang dan kalian berdua bisa berlibur dengan nyaman juga."


"Iya eomma."


"Bagaimana nasi goreng kimchinya, lezat bukan?"


"Tentu saja eomma, andaikan Liam bisa memakannya pasti dia akan mengatakan hal yang sama denganku."


"Kalau begitu nanti bawakan saja untuk Liam."


"Tidak perlu mom, Liam tidak bisa memakannya karena dia tidak memakan apapun yang mengandung daging babi."


"Oh begitukah? baiklah."

__ADS_1


__ADS_2