
Beberapa hari kemudian, Jane masih tinggal di unit apartement Liam. Jane selalu kepikiran tentang kalimat yang Liam ucapkan waktu terakhir kali bertemu dengannya. Semenjak mengucapkan kalimat tersebut Liam tidak pernah lagi datang ke apartement itu, bahkan Liam tidak menghubungi Jane sama sekali. Sepertinya Liam sudah masa bodoh dengan apartement itu dan apa yang sedang dialami oleh Jane. Tetapi para pegawai selalu mengantarkan makanan dan minuman bahkan keperluan Jane secara rutin, bahkan jika Jane meminta bahan makanan para pegawai itu selalu mengantarkannya, entah Liam atau bukan yang membayar dan menyuruh para pegawai untuk melayaninya, pikir Jane.
Sedang berbaring di ranjang dan hanya menggunakan pakaian minim "ah lama kelamaan aku seperti menjadi istri simpanan atau baby sugar kalau begini. Di nafkahi dan di fasilitasi keperluan pribadi tetapi suami jarang pulang, tetapi entah siapa suamiku." Gumamnya.
Jane menghabiskan hari - harinya tersebut hanya dengan menonton televisi, makan, ber olahraga, tapi terkadang juga memasak atau membuat kue dan bersih - bersih unit apartement Liam seperti layaknya ibu rumah tangga. Tapi terkadang Jane juga merasa jenuh dengan aktivitasnya selama beberapa hari ini, dan rindu dengan aktivitasnya yang dulu seperti pemotretan, mengurus perusahaan, dan pergi bahkan berbelanja bersama teman - temannya. Sebenarnya Josh sudah tau permasalahan Jane dengan Kyle dan sering menghubungi Jane untuk menyuruhnya pulang, tetapi Jane menolak dan masih ingin menenangkan diri di apartement Liam walaupun Jane mengatakan kepada Josh kalau dia menginap di tempat temannya dan tidak memberi tau Josh jika dia menginap di apartement Liam.
Terbesit di pikiran Jane jika dia ingin memelihara seekor anjing untuk menemaninya dan agar dia tidak merasa kesepian lagi. Dengan segera dia bangun dari ranjangnya dan bergegas untuk mengganti pakaiannya. Setelah selesai dia pergi menuju lobby untuk meminta pegawai utusan Liam mengantarkannya ke toko hewan peliharaan. Kemudian si pegawai mengantarkan Jane ke toko hewan peliharaan. Setelah sampai di toko hewan tersebut, kemudian Jane melihat hewan - hewan di toko itu satu persatu. Jane sulit memutuskan hewan manakah yang akan dia adopsi karena hewan - hewan tersebut terlihat sangat lucu semua.
Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya Jane dapat memutuskan hewan mana yang akan dia adopsi. Jane memilih seekor anjing ras pomeranian bewarna coklat muda bercampur putih. Setelah menentukan anjing yang akan dia adopsi, kemudian Jane juga membeli perlengkapan untuk anjingnya. Anjing itu dia gendong untuk membawanya masuk ke mobil dan pulang ke apartement. Setelah sampai apartement, lalu Jane berganti pakaian kembali dan mulai menyiapkan keperluan anjingnya tersebut. Anjing kecil itu sangat lucu, enerjik, dan penurut. Jane memberinya nama Kiko karena menurutnya nama itu sesuai untuk anjingnya. Setelah menyiapkan keperluan Kiko, tiba - tiba Jane merasa lapar. Lalu Dia memesan makanan secara online. Setelah makanan datang, Jane langsung menyantap makanannya tersebut.
"Makanan ini tetap juara di hati aku. Nah sekarang aku sudah tidak merasa kesepian lagi deh disini karena ada Kiko. Setelah ini aku akan bermain dengan Kiko dan mengajaknya jalan - jalan sore di taman, yah anggap saja sekalian untuk melupakan si Kyle brengsek itu."
Setelah selesai makan siang, lalu Jane mencuci piringnya dan memulai kegiatan bersih - bersih unit apartement Liam. Selama Jane membersihkan area tersebut, Kiko selalu berlarian kesana kemari karena dia ingin mengajak Jane untuk bermain. Berulang kali Jane menyuruh Kiko untuk diam di tempatnya tetapi Kiko selalu saja berlarian hingga membuat Jane sedikit kewalahan menghadapi Kiko. Jane sudah merasa pasrah dengan Kiko dan akhirnya dia membiarkan Kiko untuk berlarian kesana kemari. Setelah Jane selesai membersihkan semua area unit apartement Liam termasuk kamar Liam, Jane duduk di sofa ruang tengah sembari menikmati air es dan ber istirahat sebentar. Kiko yang tadinya berlari kesana kemari, akhirnya dia tertidur lelap di pangkuan Jane karena juga merasa kelelahan.
Jane bergumam sembari meminum air es nya "memang benar aku ini sudah seperti ibu rumah tangga yang memiliki satu anak. Dia ternyata sangat lincah hingga aku kewalahan menghadapinya, tapi lihatlah sekarang dia tertidur lelap di pangkuan ku. Jika tertidur seperti ini, dia terlihat seperti bayi yang sangat lucu."
__ADS_1
Kemudian Jane meletakkan Kiko ke tempat tidurnya dan Jane berjalan pergi ke dapur untuk membuat kue dan makan malamnya karena hari ini dia berniat untuk memasak sendiri. Setelah mempersiapkan bahan - bahannya, kemudian dia mulai membuat kue terlebih dahulu lalu setelah itu baru deh memasak untuk makan malam. Jane membuat cookies dan memasak ayam yang ditumis menggunakan kecap manis. Setelah selesai memasak dan membereskan peralatannya, Kiko terbangun dari tidurnya dan menghampiri Jane untuk meminta makanan. Kemudian Jane menuangkan makanan Kiko ke dalam piringnya dan dia tinggal untuk mandi karena ingin mengajaknya jalan - jalan sore ke taman.
Jane sehabis mandi "ah segarnya setelah mandi, setelah ini aku akan jalan - jalan dengan Kiko ke taman dan membeli es krim."
Mengambil pakaian yang ingin dia kenakan tiba - tiba teringat sesuatu "oh iya tadi aku sempat membelikan Kiko topi, aku akan memakaikannya setelah aku berganti pakaian lalu membawa cookies ku untuk dimakan di taman nanti, dan jangan lupa air es jika aku membutuhkannya nanti."
Setelah itu Jane melakukan aktivitasnya sesuai rencananya tadi dan mulai membawa Kiko turun ke lobby menggunakan tali khusus. Kiko sangat antusias ketika Jane mengajaknya berjalan - jalan keliling taman menggunakan tali pengikat. Kiko menarik Jane kesana kemari dengan lincah. Jane kemudian duduk di kursi taman untuk ber istirahat sembari memakan cookies yang dia buat tadi. Suasana taman itu menjadi ramai oleh pengunjung yang hanya sekedar ingin berjalan - jalan ataupun berbincang dengan temannya. Kemudian Jane juga bertemu dengan seseorang. Orang itu adalah Josh kakaknya. Jane sengaja meminta Josh untuk menemuinya di taman tersebut hanya untuk berbincang dan menghibur hatinya.
Melambai kepada Jane dari kejauhan dan kemudian menghampiri Jane di kursi tersebut "hai bagaimana kabarmu adikku?" tanya Josh sembari mengusap lembut rambut Jane.
"Aku ya, yang seperti kamu lihat. Kapan kamu mau pulang ke rumah hm?"
Menggendong Kiko untuk ke pangkuannya "aku belum ingin oppa, aku masih ingin tinggal di tempat temanku. Oh iya perkenalkan ini Kiko, peliharaan baru aku. Aku baru mengadopsinya tadi pagi."
Josh mengusap - usap bulu lembut Kiko dan merasa gemas "apa tidak merepotkan temanmu jika kamu menginap di apartemennya berhari - hari?"
"Tidak oppa, justru temanku merasa sangat senang jika aku bisa menemaninya dan aku juga terkadang membantunya membereskan unit apartement nya. Oppa mau? ini aku membuatnya sendiri." Jane menawarkan cookies buatannya.
__ADS_1
Mengambil sebuah cookies di kotak tersebut "boleh, terima kasih ya."
(Tersenyum) "sama - sama oppa. Oh ini ambilah satu kotak untuk kamu makan di rumah." Memberikan 1 kotak berisi cookies.
Josh tersenyum dan menerima pemberian dari Jane "ah ya terima kasih, ini sangat enak sekali."
Jane hanya mengangguk
Kemudian Josh melihat jam tangannya "ini saatnya aku akan pulang karena ada acara lain, kamu tidak apa - apa kan jika aku tidak mengantarkanmu pulang?"
"Tidak apa - apa oppa, pergilah kita akan bertemu lain kali."
Josh berdiri dari tempat duduknya "bye sampai jumpa." Lalu melambaikan tangannya.
Membalas lambaian tangan Josh "sampai jumpa oppa."
Jane masih duduk di kursi tersebut sembari melihat Josh yang semakin lama semakin menjauh dari pandangannya. Setelah itu Jane berdiri dan membawa Kiko pulang ke apartement Liam.
__ADS_1