Chicken VS Kitten

Chicken VS Kitten
CknVSKtn #248


__ADS_3

Setelah melepas semua curahan hatinya, Mr Robinson lalu mengajak Mr Kim untuk kembali bertanding golf. Namun konsentrasi Mr Robinson tiba - tiba saja terganggu saat ada seorang wanita yang sangat cantik dan sexy sedang lewat di samping mereka berdua. Leher Mr Robinson langsung otomatis seperti leher burung hantu yang dapat berputar 360 derajat. Mr Robinson kemudian menghampiri wanita tersebut untuk mengajaknya berkenalan dan meninggalkan Mr Kim yang sedang fokus menghitung perkiraan seberapa jauh bolanya itu akan terlempar saat dia memukul dengan stick golf miliknya. Setelah selesai mengira - ngira, Mr Kim langsung memukul bola golf miliknya dan tersenyum bangga saat melihat bola tersebut melesat sangat cepat dan terlempar lebih jauh dari biasanya. Saat dia menoleh ke belakang dengan niat ingin pamer kepada Mr Robinson, justru dia malah terkejut karena mendapati bahwa Mr Robinson sudah tidak berada di belakangnya. Mr Kim langsung mengedarkan matanya untuk melihat sekeliling mencari keberadaan Mr Robinson sembari bertanya - tanya dimana keberadaan Mr Robinson.


Mr Kim lalu menggendong tas miliknya dan mencari keberadaan Mr Robinson yang sedang tertarik dengan seorang wanita. Mr Kim bahkan sampai berkeliling lapangan dengan menggunakan golf cart, dan disisi lain Mr Robinson ternyata sedang asyik berbincang dengan wanita tadi di sebuah cafe yang tidak jauh dari sana serta masih di area lapangan golf tersebut. Beberapa kali Mr Robinson mencoba merayu wanita itu dengan kata - kata manis layaknya seorang ABG yang sedang kasmaran. Saat dia ingin merayunya kembali, tiba - tiba saja Mr Kim datang dan menodongkan stick golf miliknya di leher Mr Robinson hingga membuatnya merasa terkejut. Setelah mengetahui bahwa ternyata Mr Kim yang melakukannya, seketika raut wajah Mr Robinson menunjukkan ekspresi marah karena dia telah mengganggu dirinya. Mr Kim langsung duduk di antara mereka berdua dan meminum jus jeruk yang telah dipesan oleh Mr Robinson.


"Jangan mau dengan dia karena istrinya sangat galak sekali," ucap Mr Kim setelah meminum jus jeruk.


"Oh begitu," ucap wanita tersebut.


"Lebih baik kamu dengan saya saja karena selain tampan dan rupawan, aku juga kaya raya seperti idol korea hehe."


"Aku lebih kaya raya dari dia, dan bahkan lebih tampan."


Wanita itu berfikir sejenak.


"Saya jadi bingung hehe."


"Tidak perlu bingung karena sudah jelas jika kamu memilihku pasti aku akan menjadikan kamu sugar baby yang akan selalu aku manjakan dengan barang - barang mewah," ucap Mr Robinson.


"Dengan saya saja, nanti saya akan membawamu pergi melihat semua konser kpop dengan kursi VVIP dan juga membelikan kamu barang - barang branded juga."


"Aku punya 2 privat jet, 5 kapal pesiar, 1 helikopter serta beberapa mansion mewah di berbagai belahan dunia."


"Walaupun punyaku tidak sebanyak yang dia punya, tetapi aku juga masih bisa memanjakan kamu dengan barang - barang mewah dan menjadi wanita sosialita kelas atas."


Wanita itu lalu menopang dagunya sembari menatap mereka berdua mengoceh tentang kekayaan mereka berdua.


"Kalian berdua sangat menarik, dan walaupun kalian berdua sudah bukan anak muda lagi aku tetap menyukainya."


"Benarkah?" tanya mereka berdua secara serentak.


"Tentu saja, lain kali kita bisa berjalan - jalan bersama bukan? atau sebenarnya kalian berdua orang yang sangat sibuk?"


"Walaupun aku ini pria yang super sibuk namun aku masih bisa meluangkan waktuku untuk pergi bersamamu," ucap Mr Robinson.


"Saya juga begitu," ucap Mr Kim.


"Lalu kita akan berjalan - jalan kemana?" tanyanya memastikan.


"Dimanapun yang kamu inginkan sayangku," ucap Mr Robinson sembari mencium tangan wanita itu.


Mr Kim langsung memukul tangan Mr Robinson.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita berdua pergi jalan - jalan ke Bali dengan menaiki privat jet milikku?"


"Ayo kita ke Maldives serta Hawaii dengan menaiki privat jet milikku," ucap Mr Robinson menyela pembicaraan mereka berdua.


"Denganku saja dan kita akan berkeliling dunia."


"Denganku!!" ucap Mr Robinson.


Tiba - tiba saja Mr Kim melihat sesuatu dari kejauhan dan langsung bersembunyi di balik buku menu.


"Ada apa Andrew?" tanya Mr Robinson.


"Cepat menunduk!! ada mereka."


Mr Robinson kemudian melihat ke arah yang di tunjuk oleh Mr Kim dan langsung ikut bersembunyi di balik buku menu.


"Gawatt!! kenapa daddy bisa tiba - tiba berada di Indonesia?"


"Mana aku tau bodoh, bukankah dia itu daddy kamu?"


"Kenapa kalian terlihat sangat takut, ada apa?" tanyanya bingung.


"Jatah preman?" tanyanya semakin bingung.


"Dia adalah preman berdarah dingin dan sangat menyeramkan," ucap Mr Kim menambahkan.


"Yang mana orangnya?"


"Sudah jangan dicari, daripada kamu nanti ikut terkena masalah jika berani mencaritahu tentangnya."


"Iya benar kata Jonathan."


"Kita bisa berbincang lagi lain kali," ucap Mr Robinson menarik tangan Mr Kim dan buru - buru pergi.


Mr Robinson dan Mr Kim langsung lari membawa barang mereka menuju tempat parkir untuk pulang karena tempat itu sudah tidak aman. Saat ditengah perjalanan pulang tiba - tiba saja Mr Kim mendapat telepon dari istrinya jika dia sedang berada di rumah Mr Robinson dan Mr Kim langsung memberitahu Mr Robinson agar pulang ke rumahnya saja karena istrinya sedang berada di sana. Sesampainya di kediaman keluarga Robinson, mereka berdua langsung pergi ke ruang tengah dan berniat untuk menonton televisi sembari menemui istrinya masing - masing. Sebenarnya mereka berdua sedang merasa gelisah karena takut jika grandpa Robinson sebenarnya memergoki kelakuan bejat mereka berdua.


"Eh mommy, kapan mommy datang ke Indonesia?" tanya Mr Robinson basa - basi.


"Sekitar satu jam yang lalu, eh memangnya kamu tidak bertemu dengan daddy mu yang sedang menyusul kalian berdua?"


"Ti-tidak kami berdua tidak bertemu dengan daddy, iya kan Andrew?" tanya Mr Robinson sembari menatap Mr Kim.

__ADS_1


"Iya tidak tuh."


"Oh begitu, ya sudah."


"Eh putriku yang cantik," ucap Mr Kim saat menghampiri Jane.


"Ada apa?" tanya Jane.


"Appa rindu denganmu dan rumah menjadi sepi karena tidak ada kamu yang biasanya selalu cerewet dengan siapapun."


"Appa ini sangat menyebalkan."


Tiba - tiba saja Grandpa Robinson pulang ke rumah.


"Ternyata kalian berdua sudah pulang, padahal aku ingin sekali bermain golf bersama kalian berdua."


"Habisnya daddy tidak menghubungiku terlebih dahulu sih."


"Daddy lupa, maklum sudah tua."


"Hmmm baru sadar rupanya," gumam Mr Robinson.


"Apa yang kamu katakan Jo?"


"Tidak ada dad, mungkin hanya perasaan daddy saja."


"Eh hon, tadi ada seorang wanita yang sedang kebingungan mencari dua orang pria yang suka membual."


"Siapa?"


"Tidak tau hon, tadi katanya dia mencari dua orang pria yang bercerita bahwa mereka sangat kaya raya dan ingin menjadikannya sebagai baby sugarnya."


"Kamu yang dicari olehnya?" tanya grandma.


"Bukanlah, masa aku."


"Aku kira kamu hon."


"Tidak mungkin, aku kan pria yang setia hon."


"Iya juga sih."

__ADS_1


__ADS_2