CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

" Tidak apa bun, kan malah enak kalau olah raga sore, ayah sudah lama bun tidak jenguk babay, baby iya kan lagi kangen ayah." ucap Ray di depan perut Mesya


Cup,,,,


" Bun, ayah pengen." Sambil menatap istri nya dengan tatapan yang sangat di mengerti Mesya, suami nya memang sudah menahan nya sejak masalah antara paman mantan istri nya.


" Bang tapi sebentar lagi Langit pasti kesini, abang belum mandi juga." Ucap Mesya yang masih bernegoisasi dengan suami nya.


" Sebentar saja bun, ayah janji, dah nahan nih." Pinta Ray yang mengarahkan tangan Mesya ke alat tempur nya yang sudah mengeras seperti keris.


" Emmm." Mesya pun memikirkan kembali ajakan suami nya dia memang tidak bisa menolak, tapi juga bingung, biasa nya jam segini putra nya akan datang ke kamar, bagaimana kalau pas nanti waktu enak enak nya, putra nya itu datang dan mengganggu saat enak enak nya, sebenar nya Mesya juga menginginkan, ia sendiri juga tidak tahu, kenapa sejak hamil, hasrat untuk bercinta berkali kali lipat.


" Abang, janji ya hanya sebentar saja, kalau nanti abang lama pas kita enak enak nya terus di ganggu sama Langit kan tidak enak bang." Ucap Mesya dengan bibir di majukan.


" Iya bun, ayah janji." Jawab Ray.


" Ya sudah ayuk." Ajak Ray dan Mesya pun menyetujui ajakan suami nya untuk bercinta di sisa waktu yang sangat sempit.

__ADS_1


Ray pun segera me...lu...mat bibir istri nya, mencium nya dengan sangat intens, lalu menggendong nya segera ke tempat tidur, meskipun agak sulit tapi Ray pantang untuk menyerah.


Skip ya adegan nya, kakak kakak semua yang sudah menikah pasti sudah tahu kan. He he heπŸ™,


30 menit kemudian akhir nya Ray selesai dengan permainan nya dan mereka akhir nya mandi dan mengganti baju nya. Ray yang sudah selesai segera keluar rumah untuk mencari putra nya itu.


" Hai sayang, lagi main apa hmm?." tanya Ray pada


" Ayah, kakak agi ainan obing ( ayah, kakak lagi mainan mobil)." jawab Langit.


" Wah kakak suka dengan mainan nya." tanya Ray


" Iya kakak, Tia kamu ke belakan saja, biar Langti sama saya saja." ucap Ray pada Tia.


Setelah Tia pergi Langit merebahkan kepala nya di paha sang ayah.


" Kakak kenapa hmmm, kok tumben manja begini." tanya Ray

__ADS_1


" Kakak, tanen ayah, ayah kelja teyus, kakak di lumah cama bunda,( kakak, kangen ayah, ayah kerja terus, kaka di rumah sama bunda)." jawab Langit.


" Maafin ayah ya kakak, ayah kan kerja cari uang, agar Langit bisa beli mainan banyak nanti nya." jawab Ray


" Dak au yah, kakak au ayah, bobok cama ayah, ain cama ayah, andi cama ayah, ali ali cama ayah,( tidak mau, kakak mau ayah, bobok sama ayah, main sama ayah, mandi sama ayah, lari lari sama ayah)." jawab Langit.


" Baik lah, besok ayah sama kakak ya, kita main sama sama ya." jawab Ray.


" Hole hole hole." jawab Langit langsung berdiri lalu berjingkrak jingkrak di atas karpet empuk


" Kak, jangan lompat lompat, kakak masih ingat dengan pesan bunda." ucap Ray.


" Iya yah." jawab Langit


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2