
Mereka berdua berbica kesana kesini sampai tanpa terasa jam berputar dengan cepat, Naya sedang bersiap-siap di kamar lain, karena ia akan mendampingi sahabatnya di hari pernikahannya, sementara seorang perias sedang membantu Sindi mempersiapkan penampilan terbaiknya di hari pernikahannya, wajah cantik Sindi tampak sendu di hari pernikahannya, yang harusnya bahagia tapi ini berbalik dengan Sindi
Setelah perias selesai dengan tugasnya, mereka meninggalkan Sindi di kamarnya
" Anak mama, kamu adalah pengantin tercantik yang pernah mama lihat nak." Ucap mama Citra
" Semoga kamh selalu bahagia." Lanjut mama Citra
Mama Citra segera menghampiri Sindi, di peluk lah Sindi oleh mama Citra, tanpa di minta Sindi mulai berkaca-kaca hingga akhirnya tumpah tanpa permisi, mama Citra yang melihat putrinya menangis seperti di remas hatinya perih, Bagaimana pun juga ia akan melepaskan anaknya untuk pergi ke tempat suaminya, selama dua puluh empat tahun tinggal di atap yang sama, setiap hari bersama, setelah hari ini kebersamaan mereka di dapur, di taman akan sulit untuk di ulang kembali kenangan itu.
" Mama... jangan pernah tinggalin Sindi ya." Pinta Sindi pada mama Citra
" Sindi tidak mau jauh sama mama, Sindi mau sama mama terus." Lanjut Sindi
" Nak,." Mama Citra menangis tersedu-sedu
" Kamu harus menjadi istri yang baik untuk suami kamu." Ucap mama Citra
" Tapi ma...Sindi tidak cinta sama bang Irsyad ma, bagaimana kehidupan Sindi apa akan baik-baik saja disana ma," Ucap Sindi
__ADS_1
" Ma, tolong Sindi, jangan kirim Sindi ke rumah mommy dan daddy, Sindi mau tinggal di sini sama mama." Lanjut Sindi
" Nak, mama percaya, kalau nak Irsyad adalab laki-laki yang baik, berjanjilah sama mama, kamu harus menjalankan kewajiban kamu sebagai istri dengan baik nak, meskipun untuk sementara kamu sama Irsyad masih belum boleh berhubungan suami istri." Ucap mama Citra
Mama Citra jalan beriringan dengan suami serta mama dan papa, mereka menyambut kedatangan besan,
" Silahkan masuk Tika, kak Bagas."
Mereka saling bersalaman, tidak butuh waktu lama, ke dua keluarga sudah berkumpul serta undangan para tetangga yang juga ikut hadir dalam acara akad nikah Irsyad dan Sindi.
Kini Angga sudah berhadapan dengan Irsyad dengan perintah dari pak penghulu Angga berjabat tangan dengan Irsyad
Tamu yang hadir di buat terpukau dengan penampilan Sindi, ia terlihat sangat anggun dan cantik, di balut kebaya pilihan mommy, Tika menggenggam tangan Citra
" Putrimu sungguh cantik sepertimu Cit." Ucap Tika dan Citra tersenyum dan menimpalinya
" Putramu juga sangat tampan." Ucap Citra
" Iya, mereka memang pasangan yang serasi." Ucap Citra
__ADS_1
" Bimillahirohmanirohim, Ananda Haytham Irsyad Nashshar Pamungkas bin Bagas Pamungkas saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya Sindi Fatimah Wibisono Binti Angga Wibisono dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 50 juta di bayar tunai.
" Saya terima nikah dan kawinnya Sindi Fatimah Wibisono Binti Angga Wibisono dengan mas kawin tersebut di bayar tunai ."
" Bagaimana para saksi, Sah.!!!!!!."
Kedua saksi dari kedua belah pihak dan semua hadirin menyatakan Sah.... Sah.... Sah, kemudian di lanjutkan dengan untai Dia oleh penghulu untuk kelanggengan rumah tangga mereka kelak hingga maut yang memisahkan mereka
Sindi pun terharu dan meneteskan air matanya melihat prosesi akad nikahnya
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, untuk GiveWay akan saya umumin akhir bulan ya kak, Semangat...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karyaku...
__ADS_1