CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 64


__ADS_3

" Adik kenapa sayang?." Tanya Juna seketika panik saat melihat Ais yang tiba-tiba saja merasa mual dan muntah


" Kepala Adik pusing bang." Ais memegang kepala dan juga perutnya


" Mungkin Nona sedang mabuk Tuan." Jelas Pram orang suruhan Juna


Juna langsung mengeluarkan minyak angin yang ada didalam tas kecilnya.


" Pakai ini dulu, mungkin bisa membantu,." Ucap Juna seraya menyerahkan botol minyak angin pada Ais


" Terima kasih." Ucap Ais


" Bagaimana?." Tanya Juna


" Lumayan." jawab Ais


" Bagaimana jika kita istirahat dulu di kamar, abang antar ya?." Tawar Juna


Tanpa pikir panjang Ais pun menganggukan kepalanya, karena merasa mungkin istirahat adalah satu-satunya obat paling mujarab agar bisa terbebas dari mabuk, kini mereka pun berjalan menuju kamar di antar oleh Pram, setelah itu Juna menyuruh Pram untuk pulang dulu, mungkin untuk hari ini, Ais dan Juna hanya akan di Villa saja, tidak akan keluar sambil menunggu kondisi Ais benar-benar pulih.


" Sayang masih pusing?." Tanya Juna sembari mengusap lembut kepala Ais


" Sedikit bang." Ais sedikit terhuyung lemah


" Ya sudah, sekarang adik istirahat ya. Abang akan ada disini untuk menjaga adik." Ucap Juna seraya membaringkan tubuh Ais ke atas tempat tidur, sedangkan Juna memilih duduk disampingnya

__ADS_1


" Abang kenapa duduk disitu?." Ais mengerutkan dahinya,


" Jagain adik." Ucap Juna menatap hangat


" Abang begitu perhatian denganku, seharian ini abang terus menjagaku, adik jadi tak tega melihatnya seperti ini." Guman Ais dalam hati


" Bang."


" Iya." Tatapan penuh perhatian


" Abang naiklah sini ya." Ais menepuk tempat tidur disebelahnya


" Kesitu?." Tanya Juna


Juna pun naik keatas tempat tidur dan bersandar di punggung tempat tidur. membuat Ais langsung memeluk dan tidur dalam pelukan Juna


" Abang jangan dilepas ya bang. Ais ingin tidur." Suara Ais terdengar sangat lembut, meskipun Ais centil, manja tapi suaranya masih lemah lembut dan itu membuat Juna tidak bisa menolaknya. Juna yang sudah terlalu lama akhirnya ikut tidur juga


Keesokkan harinya setelah sholat subuh Ais merasakan tubuhnya sudah membaik dan membuka pintu balkon kamar di Villanya yang langsung menatap lautan yang begitu luas


" Adik lagi lihatin apa?." Juna yang sedari tadi memperhatikan Ais mulai ikut melihat ke arah luar pintu


" Pemandangan diluar bang, disini pemandangannya sangatlah bagus, benar-benar indah." jelas Ais dengan tersenyum


" Hmm, ya sudah abang duduk dulu ya, nikmati pemandangannya." Jawab Juna lalu mengusap kepala Ais dengan lembut

__ADS_1


Juna kembali duduk di sofa sambil menikmati kopi buatan istrinya dengan mengawasi gerak-gerik istrinya


Juna memperhatika terus Ais yang sedari tadi tak pernah lepas dari pemandangannya dari arah pintu


" Lucu sekali Ais, Ais sangat menggemaskan." Ucap Juna dalam hati


" Bang nanti kesana ya?." Ucap Ais


" Iya." Jawab Juna mengangguk setuju


🌹🌹🌹


Sore harinya setelah bersiap-siap, sesuai dengan janjinya pada Ais, Juna menemani Ais pergi ke pantai dan bermain disana, Pram juga ikut namun Pram hanya duduk dibawah pohon , Pram juga ikut tersenyum sembari memainkan ponselnya


" Adik suka?" Juna berjala menghampiri Ais yang masih berjingkrak-jingkrak di atas pasir


" Suka sekali bang." Ais tersenyum, ROna bahagia terpancar jelas di wajahnya


" Baguslah kalau adik suka, mau main air?." Tanya Juna pada Ais


" Mau." Jawab cepat Ais


🌷🌷🌷


To be continued ❤😘

__ADS_1


__ADS_2