CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 175


__ADS_3

" Bang, Ica mau keluar ah.....ah...." Ucap Bianca


" iya sayang tunggu abang ya, kita keluarkan sama-sama ya," Lian masih menaik turunkan pinggangnya dan menambah ritmenya


" Bang Ica sudah tidak tahan lagi." Ucap Ica rancau


" iiiiiiya sayang Abang...." Sebelum melanjutkan bicaranya, Tongkat ajaib Lian sudah menyemburkan lahar panasnya ke lahan subur istrinya


ahhhhhhh, (Lian dan Ica keluar secara bersama), Lian tumbang di atas badan Ica disaat selesai melakukan penyatuan dan pelepasan,


malam itu pun menjadi malam yang panjang untuk Lian dan Ica, Lian benar-benar menuntaskan hasrat nya, yah sebagai laki-laki dewasa pasti Lian sudah sangat ingin pecah telur, wkwkwkwkwkw, Lian terus mengulang kegiatan nya entah sudah berapa ronde di lakukan nya, dan benar saja itu membuat Ica tidak bisa berdaya sama sekali, kegiatan mereka baru berhenti disaat mau menjelang subuh,, Lian menggendong istrinya untuk ke kamar mandi agar mereka segera melaksanakan Sholat subuh dulu


" Sayang, bangun yuk, kita mandi, habis itu kita tidur lagi ya." Ucap Lian sambil membelai rambut istrinya


" Jam berapa bang?." Tanya Ica

__ADS_1


" Sebentar lagi subuh sayang."


" Hah, subuh bang, abang sih gak ngenal waktu, Ica kan sampai belum tidur kan!!!!." Ucap Ica sambil memukul dada suaminya, Lian malah terkekeh


" Habisnya adik bikin abang ketagihan tau, enak uhhh mantap dah rasanya. kalau gak lihat adik sepeeti ini abang pasti minta lagi dan lagi." Jawab Lian dan itu sukses membuat Ica melototka kedua matanya, bagaimana tidak, ini saja masih sakit banget kenapa malah suaminya berfikir seperti itu


" Abang mesum ih." Jawab Ica jutek


" Mesum-mesum begini nagihin kan." Jawab Lian bangga


Ica bangun sambil melilitkan selimut ke tubuhnya, Lian yang melihat ada noda darah di atas seprei itu pun tersenyum, dia bangga karena dia orang pertama yang memegan Ica,


" Abang gendong ya, pasti sakit sayang,." Ucap Lian


" Bagaimana tidak sakit, tongkat abang tuh yang bikin sakit, besar segitu, lagi tidur saja sudah besar segitu apalagi kalau sudah bangun." Ucap Ica tanpa di filter

__ADS_1


" Pasti kamu puas dong sayang." Ucap Lian sambil menggendong Ica masuk ke kamar mandi, Ica langsung mengalungkan kedua tangannya ke leher Lian karena takut terjatu


Setelah sampai di kamar mandi Lian menghidupkan air hangat agar istrinya bisa berendam disana agar pulih kembali


" Adik berendam dulu ya, abang mau keluar." Ucap Lian


" Mau kemana bang?." tanya Ica


" Dah kangen ya? gak mau jauh sama abang ya? apa mau nambah lagi, hmmm? tenang saja tenaga abang masih kuat kok untuk 6 sampai 7 ronde lagi, abang keluar mau menggangti seprei sayang, karena disana ada darah adik." Ucap Lian


Ica langsung menelan savilanya dengan berat karena mendengar kalau Lian masih kuat untuk 6 sampai 7 ronde lagi, padahal 1 ronde saja, Lian menghabiskan waktu sampai 1 jam, lha ini tinggal mengalikan saja,." Darah bang, Ica kan sudah tidak lagi halangan, kenapa ada darah." Ucap Ica yang bingung


" Bukan darah halangan dek, itu darah karena abang sudah menerobos selaput darah adik yang ada di xxxx x adik." Jawab Lian,


Setelah melihat Ica berendam Lian kekuar dari kamar mandi lalu menggantinya

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2