
Ningsih tersenyum geli, Dia juga kaget setelah tahu kalau putranya Sandi sudah melamar dulu kepada ke dua orang tua gadis yang di inginkan termaksud omma dan oppanya, Sebenarnya Kayla juga tidak tahu kalau Sandi itu putra dari bu Ningsih dan pak Amir langganan di butik Kayla.
" Ya Allah Amir!!!." Timpal Bagas, ikut kaget juga sambil menjabat tangan Amir, " Sandi tidak pernah cerita siapa orang tuanya."
Sandi juga tidak mengerti dengan pembicaraan antara papa dan calon mertuanya, ekspresinya juga terlihat bingung
" Ayo masuk." Ajak Bagas
" Cio tidak di anggap di sini ya." Ucap Cio sambil memanyunkan bibirnya
" Ya Allah cucu Omma, tidak mungkin sayang, Cio kakn cucu kesayangan omma masak tidak di anggap." Ucap Tika
" Uluh-uluh, ponakan Uncle kenapa cemberut." Ucap Lian
" Semua pada sibuk sendiri, padahal Cio juga ada, dan Cio lebih tampan dari pada ayah." Ucap Cio
__ADS_1
Semua tertawa melihat kelucuan Cio yang sangat menggemaskan
" Cio masuk yuk, mau lihat bunda tidak, bunda ada di dalam, banyak aunty cantik-cantik disana!!! Ucap Liwn sambil menggendong Cio
" Mau, ayah weeeekkkk Cio mau bertemu sama bunda, ayah tidak weeeeeekkkk." Ucap Cio sambil menjulurkan lidahnya
Sandi yang sudah deg deg degan sekarang malah di ejek sama anaknya sendiri, malah membuat dia deg deg degan terus
" Sabar San, dia anak kamu." Ucap Sandi dalam hati setelah melihat Cio di gendong oleh Lian masuk ke dalam rumah untuj bertemu dengan Kayla
Mereka semua pun masuk ke dalam rumah Pamungkas, di ruang tamu mereka berkumpul dan melanjutkan pembicaraan mereka di teras tadi
" Iya, sudah lama sekali kita tidak berkumpul lagi ya Tik kita jarang bertemu kan." Ucap Ningsih
" Jadi mama dan papa sudah lama saling kenal." sela Sandi yang terlihat tidak percaya
__ADS_1
" Iya San,." Ucap Papa
Semua keluarga tidak menyangka dengan kenyataan yang baru mereka ketahui
" Ternyata kita masih bisa besanan juga Tik," Uvap Ningsih sambil tersenyum
" Iya, Ningsih, kita tidak bisa memaksa anak-anak, mereka menemukan jodohnya masing-masing dengan cara mereka sendiri." Ucap Tika ikut bahagia
Tanpa panjang lebar lagi, Amir pun mengutarakan niat kedatangannya hendak melamar anak gadis Bagas untuk putranya Sandi Kayla tidak duduk di ruang tamu, dia duduk bersama kakak iparnya dan adiknya di ruang tenagh dimana mereka juga bisa mendengar pembicaraan antara ke dua keluarga itu.
Dan dari keluarga Wijaya mereka juga menunggu jawaban dari Kayla, apa Kayla menerima lamaran atau tidak,
Saat ini Bu Ningsih dan Mommy masuk ke dalam ruangan tengah, Kay kaget kenapa bu Ningsih bisa datang kesini, setelah di kasih tahu oleh mommy, Kayla paham dan Kayla menjawab kalau Kayla mau untuk mendampingi Sandi sampai akhir hayat dia, Semua orang mengucapkan Alhamdulilah, begitu pun dengan Sandi, dia sangat senang sekali, akhirnya gadis yang dia inginkan akan mendampingi dia dalam menjalani hidup kedepannya.
" Hore!!! Bunda Kayla mau jadi bundanya Cio." Ucap Cio kegirangan
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...