
" Sayang pesen makan dulu gih, ini juga sudah jam berapa, sayang pasti belum makan siang kan." Lanjut Ray yang sedari tadi melihat istri tidak memesan apa apa, apalagi tadi sempat ada inseden yang membuat hati tidak enak.
" Ya dah ya, kalau begini cerita nya pasti gue akan jadi obat nyamun pasangan yang sedang bucin." Ucap Adit yang melihat kemesraan Ray dan Mesya.
" Ya elah Dit, mangka nya cari istri sana, biar kemana pun kamu pergi ada yang bisa buat kangen dan ingin segera pulang untuk peluk dan cium." Jawab Ray sambil memeluk lalu mencium kening Mesya dengan mesra.
"Abang." Pekik Mesya yang malu atas tingkah suami nya itu.
" Iya ya gue tahu, kalau loe dah nikah, dan rasain nikmat nya surga dunia, tapi ya tidak begitu Ray, pamerin kemesraan di depan gue, Sya, kenalin dong teman kamu, biar gue bisa jawab kalau suami loe ini ngerecoki gue." Jawab Adit.
__ADS_1
" Benar kak, tapi Mesya takut kalau tidam cocok dengan kakak, kakak tahu sendiri kan, pergaulan ku bagimana." Tanya Mesya.
" Gue seneng kok Sya, bener dah, carikan ya.9 Jawab Adit sedikit memaksa Mesya.
" Loe tuh ngapai maksa maksa istri gue, dah sana cari sendiri, jangan bikin istri gue pusing." Jawab Ray.
" Bang, abang tidak boleh seperti itu, teman ku ada 3 kak, Nova, Yeni, dan Ovi, kakak lebih nyaman dengan siapa, tapi pesan Mesya untuk kakak, sebelum kakak mendekati teman Mesya, lebih baik mantab kan diri kakak dulu, bagaimana pun juga, mereka ber tiga sekerang sama seperti Mesya, tidak suka dengan pacaran, kalau memang sudah sreg langsung datangi rumah bya, minta ijin ke kedua orang tua nya, tapi jangan lupa, serah kan semua nya pada Allah kak, aku yakin kalau Allah akan menunjukkan siapa jodoh kakak, Allah tidak akan memberikan apa yang kakak ingin kan tapi Allah akan memberikan yang kakak butuh kan, ok kak." ucap Mesya dan Adit menganggukan kepala pertanda mengerti atas apa yang di ucap kan Mesya tadi
" Tapi kak, kakak belum makan juga, makan dulu saja kak." Mesya menawarkan Adit untuj makan siang bersama.
__ADS_1
" Tidak usah sayang, Adit bisa makan di kantin kantor, ya kan Dit." Tanya Ray.
" Iya Sya, gue mah di mana saja bisa, ya sudah kalian nikmati makan berdua romantis nya, gue balik duluan, tapi ingat bos jam 3 sore ada metting lagi jadi jangan kelamaan pacaran nya, nanti bisa di lanjut lagi saat kalian berdua sudah berada di rumah." Ucap Adit dengan berani, tapi setelah berbicara, Adit langsung berlari, ia takut kalau bos sekaligus sahabat nya itu marah dan pasti nya nanti akan berkaitan dengan gaji dan bonus nya, padahal selama bekerja saat Ray berkata ingin memotong gaji atau bonus nya, tapi Ray tetap tidak melakukan nya.
" Dasar Adit, sayang mau makan apa???. " Tanya Ray yang menawarkan sesuatu pada istri nya.
" Emmm ada rawon tidak ya mas disini?." Tanya Mesya pada Ray.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...