
5 bulan kemudian
Mesya sudah kembali ke Jakarta karena ke tiga sahabat nya kerepotan mengurus bisnis mereka ber 4, mau tidam mau Mesya kembali.
Di keluarga Pamungkas ada sosok laki laki berbadan tinggi tegap, berkulit putih dan berhidung mancung, turun dari mobil.
" Assalamualaikum." ucap laki laki itu
" Waalaikumsalam." jawab Tika
" Selamat sore tante." ucap laki laki itu lagi
" Sore anda siapa?." tanya Tika
__ADS_1
" Saya putra dari pak Rio Alfarihzi tante." jawab nya, laki laki itu adalah Ray, laki laki yang sudah berbulan bulan memporak porandakan hati putri bungsu keluarga Pamungkas, sampai sampai Mesya tidak mau kembali ke Jakarta.
" Masya Allah, kamu kenapa tidak kabarin tante nank, silahkan masuk, om juga baru saja pulang, duduk dulu ya, mau minum kopi teh atau es?." tanya Tika
" Sudah tante, tidak apa usah repot repot, tadi mau kesini Ray juga sudah minum di hotel." jawab Ray
" Baiklah, tunggu sebentar ya, tante panggil kan om dan putra putra tante, mereka pasti senang melihat kamu Ray." ucap Tika berlalu meninggalkan Ray sendirian di ruang tamu
Beberapa saat Ray mengangkat kepala nya saat mendengar suara langkah kaki yang sedang menuruni tangga
" Assalamualaikum om." ucap Ray sambil berdiri dan mencium tangan Bagas
" Waalaikumsalam, ada angin apa ini, seorang pengusaha muda, yang menduduki jabatan tertinggi di Jakarta berkenan meluangkan waktu untuk ke rumah kecil om ini." ucap Bagas sambil duduk dan di ikuti oleh Juna, Lian dan Sandi, Irsya masih berkerja
__ADS_1
" Om ini terlalu memuji, Ray meminta maaf kalau telah mengganggu jam istriahat om, apalagi tadi tante juga bilang kalau om baru saja pulang." Ucap Ray lalu menarik nafas dalam dalam dan menghembuskan pelan
" Saya kesini mempunyai tujuan om tante dan abang, saya ingin mengkitbah Mesya menjadi istri saya om, tante, mungkin terlalu mendadak dan pasti nya membuat keluarga om terkejut, tapi niat saya sangat tulus om." ucap Ray sangat hati hati agar tidak membuat kecewa.
" Kamu punya apa Ray untuk menjadikan putri saya istri?." tanya Bagas to the point dan itu sukses membuat semua mata di sana terkejut atas ucapan apa yang telah di ucapankan kepala rumah tangga di sana.
Sedangkan Sandi yang notaben nya menantu juga ikut terkejut, dulu saat meminta Kayla menjadi istri nya, daddy tidak sampai berkata seperti itu, mungkin ucapan daddy ada hubungan nya dengan masa lalu Mesya dan Daniel, pikir Sandi
" Maaf om, say kesini hanya membawa hati yang tulus, cinta yang murni untuk putri om, saya yakin kalau mengenai harta dan kedudukan, om tidak mempertanyakan itu, tapi sebelum kesini saya pernah bilang sama Mesya kalau saya akan memantaskan diri agar bisa mendampingi Mesya di masa depan, saya hanya bermodal iman, hati dan cinta om." ucap tegas Ray tanpa ada keraguan dan membuat Bagas tersenyum, ternyata apa yang ada di fikiran Bagas sangat tepat sekali.
" Apa kamu akan menerima syarat dari saya? jangan di jawab dulu, yakin kan pada diri kamu, setelah saya ucapkan syarat nya silahkan kamu keluar dari rumah saya dan saya kaish waktu sehari untuk membuktikan iti semua nya, apabila kamu yakin silahkan datang kesini lagi besok, tapi kalau kamu ragu silahkan kembali ke Jakarta, saya tidak memandang kamu putra dari sahabat saya, tapi saya berbicara antara laki laki dengan laki laki, seberapa kuat kamu bisa.....
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...