
Dengan cepat Rani langsung menghubungu no ponsel Mesya
" Assalamualaikum." Mesya mengucap salam saat mengangkat telp dari ponsel nya.
" Waalaikumsalam, dok, dokter ada dimana sekarang?." Tanya Rani
" Saya masih ada di RS, ada apa ya mbak?." Tanya Mesya
" Alhamdulilah kalau dokter masih di RS, dok, ada yang mencari dokter, dokter di minta segera ke ruangan 302 dok." Jawab Rani
" Memang nya ada apa mbak di ruangan 302?." Tanya Mesya
" Pasien atas nama Langit membutuhkan anda dok." Jawan Rani
" Baik, saya akan kesana sekarang, terima kasih, Assalamulaikum." Jawab Mesya dan menutup telp nya setelah mendengar jawaban salam dari Rani
" Mbak, dokter Mesya sudah menuju ke ruangan putra nya pak Ray." Jawab Rani setelah meletakkan gagang telp
" Apa mbak, dokter Mesya, saya mencari mbak yang ada di foto ini mbak, bukan dokter." Jawab Tia
" Iya mbak, orang yang mbak cari adalah dokter Mesya, dan sekarang beliau sudah menuju keruangan." Jawab Rani
Tia segera pergi setelah mengucapkan terima kasih kepada kedua petugas resepsionis RS.
__ADS_1
Sedangkan di tempat Mesya.
Nova yang melihat Mesya tergesa gesa memasukkan buku buku ke dalam tas setelah menerima telp barusan membuat nya bingun.
" Sya ada apa? kenapa kamu terburu buru Sya?." tanya Nova
" Kita lanjut nanti saja ya Nov, aku mau ke ruangan 302, anak menangis lagi." Jawab Mesya sambil memasukkan buku buku nya ke dalam tas
" Sya cerita dulu kenapa?." Tanya Nova
" Nanti saja ya, kamu masih lama kan, aku titip barang barang aku dulu di sini ya, yang penting sudah aku bereskan, Assalamualaikum." Jawab Mesya berlalu keluar setelah mengucapkan salam.
Mesya berlari dengan sangat cepat, hanya perlu 5 menit Mesya sampai ke ruangan tersebut.
" Waalaikumsalam." Jawab semua orang yang ada di dalam sana
" Nak.." Ucap bu Ratna yang bingung
" Mesya bu, nama saya Mesya." Jawab Mesya sambil mencium tangan bu Ratna.
" Nak Mesya, saya minta maaf, karena sudah mengganggu waktu nak Mesya." Ucap bu Ratna
" Tidak sama sekali bu, saya malah senang, apalagi..." Mesya bingung sambil menatap Langit karena Mesya belum tahu nama Langit
__ADS_1
" Langit nak Mesya, dan itu ayah nya nama nya Ray." Jawab bu Ratna setelah tahu kebingungan Mesya
Ray yang masih menggendong Langit hanya bisa mengulurkan 1 tangan nya saja untuk bersalaman dengan Mesya, Ray tidak mau terlihat dingin di depan Mesya, bagaimana pun juga saat ini ia sangat membutuhkan bantuan dari Mesya untuk putra semata wayang nya
" Ray." ucap Ray
" Mesya." Ucap Mesya mengatupkan ke dua tangan nya ke depan dada
Ray yang melihat itu merasa malu dengan cepat Ray menarik tangan nya.
" Saya minta ijin ya pak untuk menggendong Langit." Ucap Mesya sambil mengambil alih Langit dari tangan Ray
" Assalamualaikum jagoan tampan nya tante." Ucap Mesya sambil mencium ubun ubun Langit
Saat itu juga tangisan Langit mereda, mata Langit langsung terbuka dan menatap Mesta yang sedang menggendong nya.
" Kenapa nak, jangan menangis lagi ya, kan tante sekarang, Langit mau minum susu, sama tante ya minum susu nya." Ucap Mesya sedangkan Tia segera memberikan susu formula untuk Langit.
Sebelum memasukkan susu ke mulut Langit Mesya membacakan doa dulu pada Langit.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...