
"Sin, apa abang boleh minta sesuatu?." Tanya Irsyad pada Sindi
"Apa itu bang?."Jawab Sindi
"Abang sangat lelah, apa kamu bisa membuatkan abang kopi?." Pinta Irsyad
"Abang hanya minta kopi, apa ada yang lain seperti makan, biar Sindi bawakan sekalian ke kamar bang." Tanya Sindi
"Kopi saja Sin, kita menginap disini saja ya, abang lelah." Ucap Irsyad
"Iya bang, ini baju abang sudah Sindi siapin, abang mandi dulu gih, apa perlu Sindi siapkan air hangat nya juga." Tanya Sindi
"Tidak usah Sin, biar abang saja yang siapin air nya, terima kasih ya sudah menyiapkan baju tidur abang." Jawab Irsyad
__ADS_1
Setelah Sindi keluar dari kamar Irsyad masih belum mandi, ia terus berfikir masalah yang telah ia hadapi sekarang, ia tidak mau masalah ini berlarut-larut, ia harus segera menceritakan ini semua pada istri nya, jangan sampai istri nya tahu dari orang lain, meskipun ia belum mengungkapkan isi hati nya tapi bagaimana pun juga ia adalah kepala rumah tangga yang harus memberi contoh yang baik kepada istri dan anak-anak nya nanti, ia akan bertekat untuk menceritakan semua nya pada Sindi.
...🌷🌷🌷...
Di keluarga Pamungkas kondisi Tika sudah membaik, Tika sempat seharian merenung karena hanya 1 putra nya yang sampai sekarang belum mendapatkan kabar sedangkan semua anggota keluarga yang lain nya menutupi keberadaan Irsyad, mereka bilang kalau Sindi dan Irsyad lagi tugas di pedalaman jadi maklum kalau tidak bisa di hubungi, Tika percaya dengan apa yang di ucapkan oleh semua orang tapi hati nya selalu menolak, Tika tidak mau membuat semua keluarga nya kefikiran ia terus, Tika juga tidak tanya-tanya sama Citra, Tika hanya mengadu ke Maha Sang Kuasa, Tika menumpahkan isi hati nya dan di setiap doa Tika meminta keselamatan dimana pun semua anggota nya berada, Tika selalu menampik fikiran negatif nya yang selama beberapa hari ini selalu mengganggu fikiran nya.
Sedangkan keluarga lain nya masih menunggu sampai besok, baik Irsyad atau pun Sindi apabila masih tetap tidak bisa di hubungi, ke tiga abang nya akan mendatangi rumah Sindi dan Irsyad, sebenar nya mereka ingin menghubungi mama Citra tapi mereka masih harus sabar menunggu hari esok nya.
...🌷🌷🌷...
"Duduk sini Sin." Pinta Irsyad menepuk sofa yang ada di samping nya.
Sindi duduk di samping nya, lalu Irsyad bersimpuh di hadapan Sindi sambil menggenggam kedua tangan Sindi
__ADS_1
"Bang, kenapa abang begini, ayo berdiri bang, seorang suami tidak pantas untuk melakukan ini." Ucap Sindi sambil menarik lengan Irsyad untuk berdiri, tapi Irsyad menolak
"Tidak Sin, abang ingin menceritakan sesuatu pada kamu, tapi janji ya jangan menyela cerita dari abang." Ucap Irsyad dan Sindi menganggukan kepala nya, menandakan kalau Sindi menyetujui apa yang di inginkan oleh suami nya.
"Sin, abang minta maaf sebelum nya, abang.......
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
__ADS_1
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...