CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 47


__ADS_3

Setelah Devi berhenti, siswa yang berada di tengah-tengah siswa lainnya berdiri


Setiap pagi kau susuri jalan berdebu


Berpacu waktu demi waktu


Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot


Tak hirau dingin memagut


Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya


Wajah-wajah lugu haus kan ilmu


Menari-nari di pelupuk mata menunggu


Untaian kata demi kata terucap seribu makna


Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa


 


Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu


Menyaksikan tingkah polah sang penerus


Canda tawa penghangat suasana


Hening sepi berkutat dengan soal


Lengking suara kala adu argumen


 


Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu


Entah berapa tinta tergores di papan putih


Entah berapa lisan terucap sarat makna


Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi


Entah berapa ajaran budi kau tanamkan


 


Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi


Berserah diri mengharap kasih Ilahi


Ilmu kau beri harap kan berarti


Satu persatu sang penerus silih berganti


Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri


Kau tetap di sini setia mengabdi

__ADS_1


Sampai masa kan berakhir nanti.


Siswa lainnya juga berdiri


Yang dulunya ku tak mengerti akan angka dan huruf


Yang dulunya ku tak mengerti akan warna dunia


Dan kini setelah ku mengenalmu, kau mengajarkan akan semua itu


Kau memberi makna mana yang ku garis secara lurus


Kau memberikan warna cerah di dalam kehidupanku


Sehingga ku mengerti makna sebenarnya dari pendidikan


 


Wahai guru


Dari niat ku berdoa


Tuhan, maafkan akan semua perbuatan yang telah ku lakukan kepadanya


Yang dulunya mengajariku apa itu angka, huruf


Yang dulunya ia juga mengajariku akan adanya engkau


 


Tuhan,


Hapuskan air piluh di mukanya


Berikan keteguhan kepadanya


Agar aku selalu bisa mencium punggung tangannya


Sembari mengingat tentang masa lalu yang ada


Seperti ibarat bait puisi guru yang ada di dalamnya


Di ikuti siswa lagi


Semua ilmu yang kau miliki telah kau berikan padaku


Dengan sabar engkau mengajarkanku banyak hal


Sedari pagi hingga sore engkau membimbingku


Kau tinggalkan keluarga untuk mengajarkan ilmu


 


Wajahmu selalu memancarkan keceriaan


Belajar dengan hati riang gembira

__ADS_1


Guruku, jangan pernah menyerah


Semangatmu tidak akan pernah padam


 


Kami akan selalu mendokanmu


Kelak ilmumu akan menjadi pelitaku


Semoga kau selalu diberikan kesabaran


Jasamu akan ku ingat selalu


 


Setiap detik waktumu mengajarkanku semoga menjadi ibadah


Rasa bahagia kami tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata


Kami sangat bangga memiliki guru yang luar biasa


Kaulah pahlawan bangsa guruku


 


Guruku, kami selalu menantimu setiap pagi


Saat kegelapan akan ilmu mendatangiku kaulah penerang


Kau membuatku beranjak dari kebutaan ilmu


Dengan sabar dan senang kau mengajar kami setiap hari


 


Masa depan kami terlihat karenamu


Guruku, kau tidak pernah merasa takut


Kau membuat kami menjadi berani maju mengalahkan rasa malas


Rasa kantuk dan lelah kami menjadi hilang karenamu


 


Kau selalu memberikan kejutan untukku


Ku selalu senang dan riang gembira karena bertemu denganmu


Sekolah adalah tempat belajar yang indah dengan kau wahai guruku


Kenangan di sekolah tidak akan pernah terlupakan selamanya


 


Semua orang disana berlinangan air mata setelah mendengar puisi yang di ucapkan oleh ke 6 siswa dan siswi. ke 6 siswa itu masih berada di atas panggung, semua guru langsung berdiri dan menuju panggung,

__ADS_1


🌷🌷🌷


Happy Reading dan Happy Weekand ❤😘 Jangan lupa tinggalin jejek ya kak


__ADS_2