
Setelah 1 bulan lebih untuk menyiapkan pernikahan nabila dan raihan kini telah selesai, dan hari ini mereka akan bersanding di pelaminan
"Mah aku minta maaf ya kalo nabila selama ini ada salah sama mamah, menyakiti hati mamah, dan tidak bisa membuat mama bahagia"
Kata nabila yang meminta maaf hingga air matanya netes
"Iya sayang mama maafin, maafin mama juga ya kalo mama ada salah, udah jangan nangis calon pengantin nggak boleh nangis"
Kata mamah yang mengusap pipi nabila
------
*Acara*
"Oke saya langsung mulai saja
Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti muhammad ali firdaus alal mahri suratu rrahman hallan
Kata penghulu
"Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq"
Jawab raihan dengan gugup dan dengan suara lantangnya
Bagaimana para saksi sah?
Lanjut penghulu
"Sah"
Jawab para tamu undangan
"Alhamdulillah, mari di lanjutkan dengan doa
"Mari mempelai perempuan duduk di samping mempelai laki-laki untuk bersalaman dan mendata tangani dokumen-dokumen yang ada"
Kata penghulu
"Assalamualaikum bidadari syurga ku, sekarang kamu telah menjadi milik ku"
Bisik raihan dan nabila pun terkekeh geli
Nabila pun bersalaman dengan raihan dan mendata tangani dokumen-dokumen, para tamu pun menyantap makanan yang telah di hidangkan
__ADS_1
"Selamat ya sahabat fillah ku"
Kata rahma dan memeluk nabila
"Selamat ya sayang"
Kata mamah dan papah
"Makasih semuanya"
Jawab nabila dengan senyuman, sekarang perasaanya campur aduk, rasa bahagia ada dan rasa sedih ada
"Nak sekarang tugas papah menjaga kamu sudah selesai papah hanya minta satu permintaan saja jadilah istri yang sholehah untuk suami mu"
Kata papah yang tengah mengusap kepala nabila
"Iya papah syukron ya pah"
Kata nabila yang memeluk papahnya
"Raihan sekarang papah titip anak papah yang sangat papah cintai, jaga dia papah menyerahkan tanggung jawab papah kepada mu ya nak"
Kata papah
Jawab raihan dan mencium tangan papah
-------
*di kamar*
"Ustad mandi aja dulu baru nanti makan malam bersama dan setelah itu istirahat"
Kata nabila yang sedang merapikan kado
"Eeet jangan panggil ustad, panggil aku kakak kek, mas kek, sayang kek"
Kata raihan dengan polos, nabila pun terkekeh geli mendengar sayang
"Hmmmmm kalo gitu nabila panggil kakak aja"
Jawab nabila dengan malu
"Yasudah kaka mandi dulu ya"
__ADS_1
Kata raihan yang beranjak ke kamar mandi
"Iya"
Jawab nabila
15 menit kemudian raihan keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan sehelai handuk, raihan yang melihat nabila yang tengah memasukan bajunya ke dalam lemari hanya tersenyum
"Nabila, kaka mau ngambil baju"
Kata raihan yang mendekati nabila, nabila pun sontak terkejut dengan suara raihan dan nabila pun menoleh dan dia terkejut melihat raihan hanya menggunakan sehelai handuk dan menutup matanya dengan kedua tangannya
"Kenapa sih di tutup kita kan udah suami istri"
Tanya raihan dengan polos
"Nabila malu ka, aku pertama kali ngeliat ginian"
Kata nabila
"Ngapain sih harus malu"
Kata raihan
"Iya tapi kan, ya sudah lah"
Mengalah nabila
"Yasudah sini mana baju kaka"
Kata raihan yg menjulurkan tangannya
"Kaka makan nggak?
Tanya nabila
"Nggak masih kenyang"
Jawab raihan
"Ya sudah nabila pun juga masih kenyang"
Kata nabila
__ADS_1
Mereka pun mengobrol dan bersenda gurau