CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 9


__ADS_3

" Pak Adam dimana Kakek dan Nenek di operasi atau bapak punya semua bukti pembayaran di RS waktu itu?." Tanya Juna pada Pak Adam


" Ada Den, Saat pembayaran Pak Sarbani juga tidak memberi uang pada saya, Pak Sarbani langsung yang membayarnya." Jelas Pak Adam


" Apa anda masih tetap teguh dengan apa yang anda tadi ucapkan tuan." Juna berbicara dengan suara lantang seperti orang yang menghakimi


Sedangkan Tika yang mengerti anaknya berbicara dengan suara keras langsung menghampiri dan membelai punggungnya untuk pertanda agar menurunkan suara dan emosinya, Juna yang mengerti langsung mengangguk kepalanya pada Mommy.


Sarbani yang mendengar ucapan Adam dan ancaman dari Juna langsung berfikir, lebih baik tidak menikah dengan Ais dari pada dia nanti mendekam di penjara lama


" Baiklah, aku terima uang 200 juta," Jawab Sarbani final


" Baik, tunggu,"


" Dek tolong ambilkan tas abang di mobil ya." Ucap Juan pada Lian dengan suara sangat rendah


" Baik bang." Jawab Lian dan langsung keluar rumah Ais dan menuju mobil abangnya

__ADS_1


Setelah menulis Cek dan akan memberikan pada Sarbani Juna berucap.


" Setelah anda menerima cek dari saya, saya harap anda pergi dan tidak mengganggu keluarga Pak Adam lagi, kalau sampai anda melanggar itu, bersiap-siaplah untuk mendekam di dalam penjara


" Baik, aku akan menepati janji


Rombongan dari keluarga Sarbani akhirnya keluar dari rumah Pak Adam, dan semua orang yang masih berada di dalam rumah Pak Adam bernafas lega. Pak Adam mendekati Juna


" Den terima kasih atas bantuannya, sekali lagi terima kasih, saya akan berusaha untuk mengumpulkan uang entah sampai kapan tapi saya akan berusaha untuk membayarnya, meskipun sampai akhir hayat saya Den." Ucap Pak Adam sambil duduk bersimpuh dihadapan Juna dan di ikuti oleh Ais


" Bang Juna, sabar ya Bang, kami akan menumpulkan uang itu secepatnya, nanti kalau sudah terkumpul pasti akan kami berikan pada Abang, meskipun nanti jumlahnya sedikit jadi mohon untuk diterima


" Pak Adam, Ais kalian berdirilah, buat apa kalian mengembalikan uang itu, saya membantu kalian dengan tulus, kalian adalah keluarga kami, " Jawab Juna


Ditengah obrolan Juna dengan Pak Adam, Tika mengatkan sesuatu yang membuat mereka semua terkejut


" mumpung ini ada penghulu kenapa bukan Abang saja yang menikah dengan Ais!!!." Ucap Tika

__ADS_1


Dan semua orang disana langsung menatap Tika


" Kenapa kalian semua menatap Mommy begitu, pasti kaget ya, hehehehe."


" Bang maksud Mommy begini, orang seperti Pak Sarbani itu pantang menyerah nak, sekarang dia bisa diam karena masih ada kita disini, kalau nanti kita sudah pulang, apa bisa dia menepati janjinya, dia pasti berfikir kita tidak akan kesini lagi karena kita jauh dan akan kembali untuk menggangu Pak Adam lagi, Jadi Mommy berharap Abang mau ya untuk menikahi Ais.."


" Tapi Mom, Ais masih sekolah masak Abang menikahi anak dibawah umur, nanti Abang dikira PIldofil Mom." Jawab Juna,


" Siapa bilang Ais dibawah umur, usia Ais sudah 17 tahun ke atas, memang Ais masih sekolah tapi kan sekarang sudah kelas XII kan Ais? jadi tinggal beberapa bulan lagi Ais lulus." Jelas Tika


Ais hanya diam saja dan Tika mengerti itu langsung mendekati Ais


" Bagiamana nak? Apa kamu bersedia menikah dengan Putra Mommy yang tampan ini? Tanya Tika serta memuji ketampanan Juna


🌷🌷🌷


Happy Reading All. Jangan lupa Like ya ❤

__ADS_1


__ADS_2