CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 109


__ADS_3

🌹🌹🌹


Berhubung Lian dan Adit belum mempunyai kekasih, merek berdua menghadiri acara pernikahan putri dari kliennya ber dua saja tanpa pendamping untuk saat ini, setelah memberi selamat mereka berdua pamit untuk undur diri, karena selama di dalam acara mereka berdua sangat risih, karena selalu mendapat rayuan dari berbagai gadis yang berpakaian sangat tidak pantas untuk di lihat baju yang kurang bahan, bukan itu saja para klien-klien juga berebut untuk memperkenalkan putri mereka pada Lian.


🌹🌹🌹


Mereka sekarang berada di sebuah restoran untuk makan karena tadi disaat menghadiri acara pernikahan belum sempat menikmati makanan disana.


" Eh, Sandi dah sampek mana? Tanya Lian kepada Adit


" Katanya sih dah deket sini, mungkin bentar lagi nyampek, itu dia sudah sampai duluan." Jawab Adit


" Sorry gue telat." Ucap Lian yabg sambil berjalan ke arah teman-temannya


" Ah kamu ini masih saja kerja keras, dirimu sudah sangat kaya." Sahut Sandi dengan santai, sedangkan Lian menjawab dengan senyuman kecil

__ADS_1


" Wih Dit napa sama bos kamu, wajahnya di tekut gitu, nanti kalau tidak ada perempuan yang deketein, baru tahu rasa kamu."


" Pesan apa yan?." Tanya Adit sambil mengalihkan pembicaraan mereka


" Gue spageti aja, ma orens jus aja." Jawab Lian


" Kamu San?." Tanya Adit


" Samakan aja sama kalian." Jawab Sandi


" Iya pak, tunggu sebentar ya pak,." Ucap Pelayan dengan ramah


" Bagaimana dengan Dio? Kapan kamu nikah lagi San, kasihan mama kamu ngerawat anak kamu sendiri Dio butuh sosok seorang ibu, kamu pun juga begitu butuh sosok pendamping yang bisa ngerawat kamu, lihatlah badanmu, sejak istrimu meninggal kamu tidak terawat lagi." Ucap Lian yang prihatin sama sahabatnya itu,


" Wih gak usah alihin pembicaraan deh, kamu tuh yang harus di fikirin, usia sudah berapa tapi belum nikah-nikah juga, kamu juga gitu Dit jangan ngikutin bos kamu aja, sana buruan cari istri, jangan sampai pusaka kalian berkarat, hahahahahah." Sandi tertawa pelan, padahal dia sangat tersayat mengenang istrinya yang sudah meninggal

__ADS_1


Percakapan ke tiga sahabat ini, berhenti ketika melihat beberapa pria bertubuh besar mencoba menarik tangan seorang gadis cantij yang dari tadu gadis tersebut menjadi pusat perhatian para pengunjung yang datang di restauran.


" Mau apa kalian hah? apa kalian bosan hidup!." Teriak Bianca


" Nona maaf, Tuan meminta nona untuk pulang, jika nona tidak mau pulang maka kami terpaksa untuk menarik paksa nona." Jawab salah satu bodyguard.


" Bi, ini paman mengerikan juga ya, kalau sudah marah bawa-bawa pengawal badan gede gini, pulang saja Bi aku takut ni." seru Olivia dengan wajah ketakutan.


" Jangan panggil aku Bianca, kalau menghajar mereka saja tidak bisa." Ucap Bianca dengan wajah yang sangat santau, dan bersiap untuk menghajar bodyguard yang di kirim oleh bapaknya.


Saat salah satu boduguard mulai menarik tangan Bianca, dengan mudahnya Bianca membanting dan menghajar ke empat bodyguard yang di kirim oleh bapaknya, Meja dan kursi di restauran pun beberapa ikut rusak akibat perkelaihan Bianca dengan ke empat bodyguard tersebut.


Malam itu Bianca menggunakan dress maron, setelah kuliah dia memutuskan ke Restauran untuk makan, Sialnya para Bodygurad kiriman bapaknya mengikutinya dan menarik paksa.....


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2