CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 72


__ADS_3

Irsyad yang mengerti maksud dokter Fina segara menjawab." Tentu saja saya tahu soal itu dok, apa dokter Fina luap kalau saya juga seorang dokter meskipun bukan dokter kandungan, tapi hal demikian sangat umun di dunia medis dok." Jawab Irsyad


Dokter Fina tersenyum meledek, dan memberikan sebuah resep vitamin yang hsrus di tebus di apotik RS


" Sin, kamu duduk di sini dulu ya, abang akan mengambil obat kamu duku di apotik." Ucap irsyad


" Iya bang, abang hati-hati ya." Ucap Sindi


Irsyad hampir sampai di apotik


" Kak... kak Irsyad." Panggil seseorang


" Dit!!! siapa yang sakit????." Irsyad bertanya


" Tidak ada kak, aku hanya menebus reseo obat untuk mama saja, kalau kakak?." Dita bertanya balik


" Saya menebus Vitamin untuk ISTRI saya." Jawab Irsyad


Deg


Jantungnya berdetak begitu cepat, hatinya hancur seketika saat itu juga, Dita begitu kaget dan tidak percaya mendengarnya, laki-laki yang ia cintai ternyata sudah menikah dan istrinya sedang hamil. padahal belum lama ini mereka bertemu, hanya beberapa minggu status laki-laki yang di cintai oleh dirinya sudah berubah


Tanpa bertanya apa-apa lagi, Dita segera pergi meninggalkan Irsyad yang masih menunggu antrian


Dita buru-buru pergi, karena tidak ingin air matanya tumpah di hadapan orang yang ia cintai.


Sesampai di rumah Abraham, Dita langsung menuju kamarnya tanpa memperdulikan obat yang di ambilnya di RS tadi untuk memberikan ke pada mamanya

__ADS_1


Dita menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur, Dita memeluk gulingnya dengan erat, dengan posisi tengkurap dan menangis tersedu-sedu


Hiks hiks hiks


" Kenapa hidup ku semenyedihkan ini Tuhan."


Hiks hiks hiks


" Kenapa Engkau hadirkan aku di dunia ini, jika aku tidak di harapkan oleh orang tua ku sendiri, kenapa Engkau biarkan aku hidup tanpa bisa memiliki apa yang aku inginkan."


" Kenapa ini semua harus terjadi pada hidup ku, kenapa."


Hiks hiks hiks


Prangkkkkkk


" Kenapa kak Irsyad tidak bisa cinta sama aku????apa kurangnya aku kak??? aku bisa mencoba menjadi seperti yang kakak ingin kan, kenapa kakak tidak memberi aku kesempatan sedikit pun." Ucap Dita sambil merusak isi kamarnya


Di luar kamar Dita


" Bik, apa Dita sudah pulang?." Tanya mama Ikbal


" Sudah nyonya, tapi langsung ke kamr, obat nyonya ini, tadi non Dita meletakkan di kursi ruang tamu." Jawab bibik


Prangkkkkk


Terdengar suara barang pecah dari dalam kamar Dita

__ADS_1


" Bik, apa yang pecah?." Tanya mama Ikbal


" Itu nyonya sepertinya dari kamar non Dita."


Mama Ikbal tidak bertanya lagi, dia langsung menuju kamar putrinya yang berada di lantai dua


Mam Ikbal tidak langsung masuk melainkan mendengar semua ucapan dari putri di balik pintu


" Ternyata ini semua gara-gara Irsyad, andaikan Irsyad tidak menikah dengan wanita muraha itu, sudah pasti Irsyad akan menikah dengan Dita, awas saja, akan aku balas rasa sakit anak-anakku pada kamu wanita murahan." Ucap Mama Ikbal menggebu-gebu dengan hati yang di penuhi rasa dendam yang teramat dalam di di hatinya


Ceklek


Pintu terbuka


" Tidak sayang..." Mama Ikbal berteriak dan langsung berlari untuk memeluk putrinya


" Jangan bicara seperti itu lagi, mama sudah tidak punya siapa-siapa lagi selain kamu." Mama Ikbal menangis sambil memeluk putrinya


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, untuk Giveaway akan saya umumkan akhir bulan ya kak, Semangat...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


__ADS_2