CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 110


__ADS_3

" Kamu kenapa? salah makan obat, apa kamu belum merubah identitas kamu Dit." tanya Lian dengan terkekeh


" Amit-amit dah, kamu tu Yan, kalau bicara di filter dulu napa, gue laki-laki tulen bro, apa kamu ingin bukti hm." Jawab Adit dengan menaik turunkan alisnya


Ting


Ada pesan masuk ke ponsel Lian dan saat Lian melihatnya ada nama gadis yang sudah ia rindukan


Bianca❤


" Assalamulaikum kak, kak maaf kalau aku sudah mengganggu jam kerja kakak, Bianca cuma mau kasih tahu, kalau bapaj nanti malam menunggu kakak untuk kerumah sehabis Isya' kak, terima kasih


Jantung Lian berdetak begitu kencang, dia berfikir ada apa kok sampai om Adam menyuruhnya datang kerumah nanti malam, apa dia akan di tolak sama om Adam, ah fikir nanti saja, yang penting adalah berfikir positif dulu saja,


Me

__ADS_1


" Iya Ca, nanti malam saya akan ke rumah kamu." Lian menajwab singkat pesan dari Bianca


🌹🌹🌹


Lian sekarang sudah berada di dalam rumah Bianca


" Eh nak Lian sudah nyampek." Sapa Ibu


" Iya tante, barusan nyampek, om mana tante?." Tanya Lian sambil menghilangkan rasa gugupnya


" Ada masih di dalam, di minum dulu nak teh nya." Ibu menyuruh Lian agar rasa gugupnya hilang, karena ibu tahu kalau Ljan sangatlah gugup


" Iya tante." Ucap Lian sambil meminum teh yang ada di mejanya


Tidak lama bapak datang dan duduk di sebelah ibu

__ADS_1


" Gimana kabar kamu Lian?." tanya bapak


" Alhamdulilah baik om,." Jawab Lian sambil menciun tangan bapak


" Ada yang ingin om sampaikan sama kamu, ingat dan dengar baik-baik." Ucap Bapak dan di anggukin oleh Lian


" Om menyuruh Bian memberi tahu kalau kamu di siruh kesini, apa kamu tahu apa yang ingin om bicarakan?." tanya Om Adam


" Jujur om, saat Lian menerima pesan dari Bianca banyak pertanyaan di dalam fikiran saya, dan hati saya bertanya-tanya ada apa, tapi dengan tekat bulat saya datang kerumah ini karena saya ingin segera tahu, tapi saya sangat ingin tahu, apa saya di terima apa di tolak untuk menjadikan Bianca kekasih halal saya, maaf kalau ucapan saya lancang om tante, tapi saya berharap kalau om menyuruh saya datang di rumah ini untuk memberikan jawaban apa yang akan saya terima dan kalau iya saya akan mendengar jawaban dari om tante saya juga berharap kalau saya di terima menjadi menantu di rumah ini dan menjadi salah satu dari keluarga om dan tante." Jawab Lian blak-blakkan tanpa ada jeda sedikit pun dan tak ada rasa takut sedikit pun padahal saat berbicara tangan Lian mengeluarkan keringat dingin


" Hahahahahaha, anak muda kamu sangatlah ber ambisi untuk segera menikah dengan putri ku, apa kamu tidak takut kalau kami akan menolak kamu setelah kamu berucap seperti itu?." Tanya Om Adam


" Buset dah, ni anak mengingatkan aku dengan Bagas muda dulu, good boy, aku suka dengan sifat kamu." Ucap Adam dalam hati


" Jujur om saya datang kesini dengan hati yag sangat kuat dan penuh dengan keyakinan kalau om dan tante akan menerima saya, apabila om dan tante menolak saya, saya tidak apa-apa om, saya yakin kalau Allah akan mengirimkan jodoh yang tepat waktu buat saya, Allah tidak akan menukar rejeki, begitu pun dengan jodoh." Jawab Lian dengan lantang

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2