
Daffa memberikan bayi itu di pangkuan Sindi tangannya yang kecil bergerak gerak pelan, Sindi sampai tak kuasa menahan tangis bahagia nya,
"Hai sayang ini ibu,, selama ini kita sering mengobrol hanya saja kita baru sekarang dapat bertatap muka, ibu sangat bersyukur atas kehadiranmu di kehidupan ibu,, kamu terlihat sangat tampan." cupp,, Sindi memberikan ciuman pada bayi nya
"Kemari biar mommy yang gendong, sebaiknya kamu istrirahat dulu nak kamu kan baru saja melahirkan." ucap mommy yang mengambil bayi nya dari tangan Sindi
"Iya mom, tapi bang dimana pizza yang aku minta?." Tanya Sindi pada Irsyad
"Abang pikir setelah kamu melahirkan acara ngidam kamu sudah selesai." ucap Daffa dengan wajah tersenyum bahagia
"Tidak bang aku sangat lapar sejak tadi aku menunggu abang." Jawab Sindi
"Ini pizza nya, maaf tadi abang menjatuhkan nya mungkin isinya agak berantakan." Jawab Irsyad sambil mengambil box pizza yang tergeletak di lantai
"Tidak papa bang terima kasih ya." Jawab Sindi, Sindi membuka box pizza nya dengan sangat lahap memakan pizza yang di belikan suami nya.
"Sindi apa rasanya sangat enak?." Tanya Irsyad yang beberapa kali menelan air liurnya karena melihat Sindi memakan pizza tersebut dengan sangat rakus.
__ADS_1
"Sebenar nya rasanya sama saja karena aku sangat lapar jadi seperti ini maaf bang caraku makan membuat abang jijik." Ucap Sindi yang mulai memelankan cara makan nya
"Sama sekali tidak masalah." Jawab Irsyad
Malam harinya Sindi masih nginep di rumah sakit ditemani oleh Irsyad dan mommy, sedangkan daddy pulang ke rumah untuk beristirahat, baru saja Sindi akan memenjamkan matanya tangisan bayi nya menggagalkan rencana tidurnya, dengan sangat hati-hati Sindi mencoba memberinya ASI, tanpa sengaja Irsyad yang sedang duduk di sofa melihat pemandangan itu, membuat nya beberapa kali harus menelan liurnya sendiri karena jiwa lelakinya bergejolak.
Karena tidak tahan melihat aktivitas itu Irsyad memutuskan untuk keluar dari ruangan tersebut, aksinya ternyata diketahui oleh bundanya yang ikut menyusul keluar.
"Bersabarlah 40 hari lagi kamu bisa memiliki nya." ucapan yang tepat di telinga putra nya,,
"Mommy sudah berpengalaman kamu tidak bisa membohongi mommy nak." Ucap mommy tersenyum dengan memamerkan gigi rapihnya,,
"Kenapa mommy ke sini nanti Sindi membutuhkan sesuatu siapa yang membantu nya." Ucap Irsyad yang mengalihkan pembicaraan nya dengan sang mommy, biar mommy tidak tahu kalau Irsyad sedang malu
"Kenapa tidak kamu saja yang pergi membantu nya nak." ucap mommy meledek sang putra
"Aku tidak bisa melihat seperti itu." Jawab Irsyad dan akhir nya Irsyad mengakui nya
__ADS_1
"Ha...ha...ha...ha...ha...ha." mommy tertawa puas mendengarkan jawaban putra nya,
"Kenapa mommy tertawa menyebalkan." Jawab Irsyad dingin, kesel karena sang mommy berhasil membuat ia malu setengah mati di hadapan sang mommy.
Sedangan kan mommy masih tertawa setelah sukses membuat sang putra malu, mommy baru pertama kali ini melihat putra nya itu malu setengah mati seperti ini
Sekarang Sindi dan bayi nya sudah di rawat selama 3 hari di RS tersebut dan kini mereka sudah di perbolehkan pulang
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1