CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 84


__ADS_3

beberapa saat kemudian badan Bagas terasa panas dan agak pusing kepala Bagas


" sit kenapa dengan badan gue ini, panas dingin banget suhunya, (Bagas mengibas-ibas bajunya),


Bagas mencoba mengecek apa yang terjadi pada tubuhnya di internet, setelah mengetahui, Brengsek dia lakuin ini pada gue, dasar wanita murahan, benar apa yang dikatakan sama mama dan papa


Dinda yang tahu kalau obatnya sudah mulai beraksi langsung mendekati


" sayang kamu kenapa? (Dinda mulai memainkan tangannya di atas paha Bagas)


Bagas yang sudah mulai terangsang sama apa yang dilakukan Dinda mulai sedikit tergoda dan dengan setengah kesadarannya mulai mengumpulkan tenaga


" sorry Din gue ke toilet bentar


" apa perlu aku bantu sayang


Bagas merasa jijik sama apa yang di ucapkan Dinda

__ADS_1


" gak usah gue bisa sendiri, kamu tunggu disini aja


dengan berat hati Dinda mengiyakan Bagas ke toilet sendiri, Bagas melangkang dengan badan agak sempoyongan tapi itu harus dia kuat-kuatkan agar Dinda tidak curiga dan bisa lepas dari serangan macan disana, sesampai di toilet Bagas menghubungi Arman dan minta untuk menjemputnya di Restoran xxxx dan ditunggu didalam mobil, Arman yang mendapat kabar dari Bagas segera meluncur kesana dan tidak lupa mengajak Angga, Arman menceritakan kepada Angga kalau tadi dapat telp dari Bagas dengan suara Bagas yang aneh seperti menahan sesuatu disana, sesampai disana Arman dan Angga mencari keberadaan mobil Bagas,


tok tok tok


Arman dan Angga mengetuk pintu mobil Bagas, dengan segera Bagas membuka pintu mobilnya dan memberika kunci mobilnya untuk dikendarai sama salah satu sahabatnya itu


" bro lo kenapa, kenapa wajah lo merah padam gitu


" antar gue pulang, gue sudah tidak tahan, tolong


" bro lo yang antar Bagas pulang, biar cewek xxxxxx itu gue urus,,, usahakan kalau Tika ada dirumah


" oke bro, lo hati-hati ya, lo ingat dia cewek yang bagaimana, setelah gue antar Bagas kita urus sama-sama cewek itu


" okey bro

__ADS_1


Angga mengendarai mobil Bagas dengan kecepatan tinggi, sedangkan Arman menuju kedalam Restoran itu untuk mencari macan yang sudah membuat sahabatnya kalang kabut


10 menit kemudian Angga sampai di rumah Bagas dan Bagas


tok tok tok


Tika membukakan pintu rumahnya kaget melihat kondisi suaminya seperti itu


tanpa mengucap salam Angga langsung membawa Bagas ke dalam kamar


" Tik tolong bawa Bagas, kamu sebagai Dokter pasti mengerti kondisi Bagas sekarang, aku mau menyusul Arman dulu oke


" iya kak. terima kasih


Angga keluar rumah dan menuju Restoran untuk menemui Arman, Angga tahu kalau Arman marah pasti akan lepas kendali, disisi lain Tika yang melihat suaminya tidak berdaya dan menahan sesuatu segera mempunyai inisiatif untuk memualinya dulu, Tika sudah tidak berfikir lagi kalau suaminya nanti akan berfikir bahwa Tika agresif sudah tidak dipedulikan lagi, Tika kekamar mandi untuk berganti baju seksinya dan menuju ke kamar untuk menemani hasrat suaminya yang terpendam, Tika membuka sepatu Bagas, lalu membuka baju, disaat membuka baju Bagas merasakan ada seseorang yang dia tunggu untuk menyalurkan hasrat dia,


" sayang, apa ini kamu sayang (suara paruh Bagas terdengar jelas oleh Tika)

__ADS_1


---------


kakak pasti semua pada penasaran ya sama kelanjutannya jadi dimohon ya kak, sehabis membaca untuk meninggalkan jejak, terima kasih kakak


__ADS_2