
" Emmmm ada yang ingin mama bicarakan nak."
" Mama ada apa? bicaralah Sindi akan mendengarnya." Jawab Sindi
" Nak ada seorang laki-laki yang melamarmu." Ucap mama Citra
Dengan senyum kecut Sindi menjawab perkataan mamanya
" Ma, apa mama tidak lihat aku ini sedang hamil, bagaimana bisa aku menikah?." Tanya Sindi pada mamanya
" Laki-laki bodoh mana dan seperti apa yang ingin menikahi wanita hamil yang bukan mengandung anaknya." Ucap Sindi
" Dia laki-laki yang baik Sindi."
" Tapi ini tidak benar ma." Sindi mencoba mengelek
__ADS_1
" Sindi dengarkan mama nak, dia laki-laki baik yang Insya Allah bisa menjagamu dan bayimu." Ucap mama Citra
" Mama percaya padanya?." Tanya Sindi
" Ya tentu mama percaya, dia datang dengan sungguh-sungguh untuk melamarmu, kalau kamu tidak bisa menerimanya, setidaknya kamu fikirkan untuk anak yang ada di dalam kandunganmu." Ucap mama Citra
" Apa kamu ingin dia lahir tanpa seorang ayah, laki-laki itu bisa memberikan statud untuk mu dan bayimu, fikirkan sekali lagi nak, bayimu tidak bersalah di sini, kamu jangan egois tidak memikirkan masa depan anakmu nanti, bagaimana anak lahir tanpa ayah, orang akan mengperolok anakmu di kemudian hari nak, anakmu yang tidak bersalah lah yang akan banyak menerima kemalangan, jika kamu tidak menerima laraman dari laki-laki itu, fikirkan untuk anakmu, apa yang kamu lakukan sekarang untuk anakmu , sebagai seorang ibu harus rela berkorban untuk kebahagian anaknya" Lanjut mama Citra
Mendengar ucappan dari mamanya, hati Sindi semakin terasa sakit, entah kata mamanya begitu menyayat hati, bahkan mamanya yang sudah mulai ada keriputan di wajahnya masih berjuang keras untuk semuanya, Sindi menangis tersedu-sedu mengingat itu semuanya
" Alhamdulilah nak, mama senang mendengarnya." Mama Citra memeluk putri itu, keduanya menangis sejadi-jadinya
Ada rasa sedih dan bahagia di hati mama Citrq, ia bahagia karena Sindi mau menerima lamaran Irsyad, ia sedih apa nanti Sindi akan bahagia menikahi laki-laki yang selama ini hanya di anggap sebagai abangnya saja, tidak ada cinta di antara mereka, Semoga Allah senantiasa menjadikan pernikahan antara Irsyad dan Sindi adalah selalu berlimpahan dengan kebahagian
Setelah mendapat kabar kalau Sindi mau menerima Irsyad saat itu juga mama Citra meemberitahukan kalau laki-laki yang akan melamarnya sudah berada di rumah ini, dan dia ada di ruang tamu
__ADS_1
" Nak, apa benar kamu mau bertemu dengan laki-laki itu?." Tanya mama Citra
" Iya ma, Sindi ingin bertemu, Sindi ingin mengenalnya lebih jauh sebelum kami menikah, meskipun saat ini belum ada cinta di hati kami, tapi Sindi akan mencoba menjadi istri ya baik." Ucap Sindi
" Baiklah, ayo kamu cuci muka dulu, malu kalau bertemu dengan dia mata kamu sembab seperti ini, karena dia sekarang ada di euang tamu bersama dengan papa, dia tidak datang sendiri melainkan dengan kedua orang tuanya nak," Jawab mama Citra
" Apa ma, dia ada di sini sekarang?." Tanya Sindi
" Iya Sin, mereka sekarang ada di bawah, ayo cepat kamu berbenah diri, hormatilah tamu apalagi mereka kesini menolong keluarga kita keluar dari masalah ini nak, mama tunggu di bawah ya, jangan lama-lama." Ucap mama Citra sambil berjalan keluar dari kamar Sindi
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...