
" Tia." Panggil ibu pada baby sister Langit
" Iya nyonya." Jawab Tia
" Tolong kamu jaga Langit atau ajak Langit ke kamar nya." Pinta ibu dan Tia mengaggukan kepala nya bertanda kalau Tia mengerti atas ucapan nyonya besar di rumah itu.
" Ray, ikut ibu dan ayah ke kamar." ucap ibu
" Iya bu." jawab Ray tapi di dalam fikiran nya, Ray bertanya tanya, ada apa dengan ibu dan ayah kok tiba tiba serius begitu.
" Duduk Ray." ucap ayah
" Kamu ada apa, cerita ke ibu sama ayah." ucap ibu setelah Ray duduk di antara ibu dan ayah
" Kamu jangan tutupi Ray, bagaimana pun kamu menutupi nya, ibu pasti tahu, ibu yang telah mengandung kamu, melahirkan kamu, dan merawat kamu sedari kecil, jadi ibu sangat tahu putra ibu ini seperti apa." Lanjut ibu
" Ibu ayah, Ray bingung, sebenar nya sebelum acara wisuda di kampus kemarin, Fina datangai Ray di dalam mimpi." ucap Ray
__ADS_1
Flasback on
Sepulah dari kantor Ray yang merasa badan nya sangat letih langsung masuk kamar tanpa makan malam bahkan melihat Langit saja Ray tidak sempat.
Setelah membersihkan diri Ray langsung menuanaikan ibadaha sholah Isya' setelah nya langsung tidur.
Ray duduk di sebuah taman yang sangat indah, disana ada berbagai banyak bunga dan aneh nya di sana hanya ada Ray saja, tidak ada satu orang pun yang ada di sekitar taman itu, di saat Ray mau beranjak dari duduk nya ada seseorang yang mengucap salam
" Assalamualaikum." Ucap salam seseorang dari balik tubuh Ray
Deg
" Fina." satu kata yang lolis dari bibir Ray
Ya orang yang telah mengucap salam adalah Fina, Almarhumah istri Ray yang telah tiada saat melahirkan putra nya Langit
Fina mendekati Ray dengan senyuman yang sangat tulus.
__ADS_1
Ray yang tahu kalau Fina mendekati nya dan juga membalas senyuman Fina
" Ray." Panggil Fina
" Kamu Fina kan?." Tanya Ray
" Iya Ray, aku Fina, bagaimana dengan putra ku Ray, apa kamu menepati janji kamu untuk memberi nama putra ku Langit?." tanya Fina
" Iya Fin, nama nya Langit, tapi maaf aku jyga memberi nama keluarga ku di belakang nama Langit, dan aku juga minta maaf kalau sudah tidak menepati janji kamu, Adam aku beritahu Fin, ibu juga memberi saran pada ku, bagaimana pun juga Langit adalah putra dari Adam meskipun di dalam akta kelahiran Langit ada nama ku sebagai ayah Langit, tapi aku tidak mau melupakan kalau Adam lah ayah bilogis dari Langit." jawab Ray
" Tidak apa apa Ray, aku yang seharus nya minta maaf kepada mu, karena telah memberi aib pada keluarga kamu Ray, tapi aku percaya kalau kamu bisa menjaga dan mendidik Langit dengan baik, Ray ( Fina memegang tangan Ray ), bukanlah hati mu, bukalah hati mu Ray untuk wanita lain, aku sudah bahagia di sini, aku tidak mau kalau kamu menderita karena aku, sudah cukup penderitaan yang aku berikan pada kamu selama aku masih hidup, cari lah istri yang bisa membuat kamu bahagia Ray, aku yakin di setiap doa mu, Allah telah menyiapkan jodoh yang sangat pantas mendampingi kamu." ucap Fina.....
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1