CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Hanya milik berdua


__ADS_3

"Dek kamu belum tidur?


Tanya raihan yang merasa gelisah karena nabila nggak bisa tidur


"Nggak kak, nggak bisa tidur kebiasaan tidur malam banget terus biasa dengerin murotal"


Jelas nabila.


"Owh gitu, kalo gitu kita bisa nggak em, em, em kalo kamu nggak bisa tidur, udah waktunya nih kakak ngambil hak kakak"


Kata raihan yang menatap wajah nabila


"Hah? E, e, e bi-sa ko kak tapi nggak sa-kit kan?


Tanya nabila yang grogi dan malu


"Awalnya sih sakit tapi ntar jadi nikmat"


Kata raihan tanpa dosa


"I-iya sudah nanti kalo nabila nggak ngasih nabila jadi berdosa"


Kata nabila yang takut sekaligus malu


Tiba-tiba raihan langsung mengecup bibir nabila dan ciuman itu berlangsung lama hingga ciuman itu turun ke leher ia meninggalkan bekas kepemilikannya di leher nabila lalu tangan raihan mulai nakal, tangannya di masukannya ke dalam baju nabila dan melepaskan baju nabila, setelah itu di lepaskannya bra nabila di maikannya p***** nabila hingga nabila mendesah


"Ah kak geli"


Desah nabila


Raihan yang mendengar itu pun semakin bergairah dan mulai melepaskan bajunya dan membuangnya ke sembarang arah di lepaskannya juga celana nya dan celana nabila dan nabila hanya memakai CD dan raihan hanya memakai boxer


"Sayang, kakak masukin ya"

__ADS_1


Kata raihan yang tak bisa mengatur nafasnya lagi


Nabila pun hanya mengabgguk pasrah


"Iya kak"


Kata nabila


Dimasukkannya kejantanannya ke dalam ***** nabila, hingga nabila menjerit kesakitan dan air matanya menetes menahan sakit


"Ahhh, kak sakit ka, pelan-pelan ka"


Kata nabila sambil nangis, raihan mendengar itu pun langsung melambatkan gerakannya


Mereka melakukannya sangat perfect walau baru pertama kali


--------


Subuh telah tiba dan adzan di berbagai mesjid mulai berkumandang.


Kata nabila mengucapkan do'a bangun tidur


"Kakak bangun udah subuh mandi biar bisa jamaah di mesjid"


Nabila membangunkan suaminya


"Owwh iya, makasih ya udah bangunin kakak"


Kata raihan yang menatap wajah nabila dan nabila hanya bisa menahan malu.


Saat nabila hendak turun dari kasur tiba-tiba dia kesakitan


"Innalillah, ya allah sakit sekali"

__ADS_1


Kata nabila, raihan yang mendengar pun sontak kaget


"Dek kamu kenapa apa masih sakit bekas malam tadi?


Kata raihan khawatir dan merasa bersalah


"Iya nih kak, kemungkinan gitu"


Kata nabila yang menahan air mata


"Maafin kakak ya"


Kata raihan yang meminta maaf


"Nggak apa" kak kan ini sudah tugasnya nabila sebagai seorang istri, lagian masih banyak organ tubuh yang sehat, nabila bisa kok jalan walau itu sambil berpegangan"


Kata nabila yang meyakinkan raihan


"Yasudah, kamu mau kemana biar kaka gandeng"


Kata raihan yang ingin membantu nabila


"Nggak usah kak nabila bisa kok jalan, lagian kaka harus cepet" mandi ntar telat sholat berjamaahnya di mesjid"


kata nabila tetap meyakinkan raihan


"Astaghfirullah kakak lupa, yasudah kakak tinggal dulu ya nggak apa" kan?


Tanya raihan


"Insya allah nggak apa" kak"


Jawab nabila

__ADS_1


Raihan pun beranjak ke kamar mandi dan nabila yang berjalan menahan sakit bekas malam tadi pergi untuk ke dapur untuk menyiapkan sarapan dan memasak air, di dapur ia hanya mengucapkan Alhamdulillah karena di antara organ tubuhnya ada yang sakit ia suka jika di beri allah cobaan.


Jadi ya kakak-kakak kalo kita di beri cobaan sama allah ucapkan Alhamdulillah, karena ujian kita tak seberat orang-orang dulu yang memperjuangkan islam maupun negara indonesia


__ADS_2