CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Rumah kita berdua


__ADS_3

Nabila dan raihan pun berbincang mengenai rumah


"Nabila sebenarnya kakak udah bikin rumah untuk kita berdua, rencana sih maunya lusa mau pindah kesana apa kamu setuju?


Kata raihan yang menjelaskan dan bertanya


"Hmmmmm, boleh juga ka, kalo bisa kita saat makan malam membicarakan ini"


Jawab nabila


"Bisa jadi, jadi kita bisa bebas ngelakuin apapun juga em, em"


Kata raihan yang menggoda istrinya


"Apaan sih kak"


Kata nabila yang tersipu malu


Saat nabila mau ke toilet cadarnya nyangkut di tiang dipan kasur


"Aaaa, astaghfirullah"


Kata nabila dan langsung menutup mukanya lagi dengan cadarnya


"Kenapa dek?


Tanya raihan khawatir


"Nggak kak cadar nabila nyangkut terus kebuka"


Jelas nabila


"Yaelah kita kan udah suami istri kenapa harus malu buka cadar kamu"


Kata raihan


"Ya tpi kan"


Belum sempat ngomong nya selesai raihan sudah menurunkan cadar nabila


"Masya allah, cantiknya"


Puji raihan, nabila hanya tersipu malu, ia pandang muka nabila yang putih, walaupun tidak mancung(pesek) tapi tetap cantik bibir menawan dan ada tahi lalat di pipi kanannya, pokoknya the best and perfect, raihan pun hanya melongo dan tak bisa berkata apa-apa lagi


"Kakak"


Kata nabila yang tersipu malu oleh sikap suami nya yang baru melihat wajahnya, dan seketika raihan sadar


"Hah iya ada apa nabila"


Kata raihan yang gugup dan habis sadar dari lamunannya

__ADS_1


-------


Ruang makan


Nabila, raihan,dll sedang makan malam bersama, mereka berbincang berbagi cerita


"Pah, mah nabila sama kak raihan mau pindah kerumah kak raihan yang udah di sediakan kak raihan"


Jelas nabila


"Bagus dong, jadi kalian bisa em, em dan secepatnya memberikan papah cucu"


Goda ali


"Apaan sii pah"


Kata nabila yang malu dan raihan pun juga malu, mereka semua tertawa mendengar ejekan ali


"Nggak papah bercanda aja, owh ya jadi kapan mau pindahnya"


Tanya papah


"Rencana sih lusa pah"


Kata raihan


"Owh gitu, nggak papa sih tapi kalo kita udah nggak serumah lagi kamu jaga nabila jangan sampai dia nangis kecuali itu nangis kebahagiaan"


"Iya papah, raihan janji akan melakukan yang terbaik untuk nabila"


Jawab mantap raihan, nabila mendengar itu pun tersipu malu


"Yasudah mari kita lanjutkan makannya"


Kata papah


------


2 hari telah berlalu kini saatnya rauhan dan nabila pindah ke rumah mereka yang telah di sediakan raihan.


"Nabila beresin ya barang-barang kamu yang perlu"


Kata raihan yang tengah membereskan berkas kerjanya juga bajunya


"Iya kak, ka maaf ya nggak bisa bantu kakak bantu beresin bajunya"


Kata nabila


"Nggak papa dek, santay aja"


Kata raihan sambil mengusap kepala nabila

__ADS_1


30 menit berlalu dan kini semua barang mereka sudah selesai di kemas, dan mereka turun untuk berpamitan


"Mah, pah nabila pergi dulu ya, nanti kalo ada waktu nabila pasti mampir kesini untuk jenguk papah dan mamah"


Kata nabila yang mau nangis dan memeluk mamahnya


"Iya nak jaga diri baik-baik, jadi istri sholehah ya"


Kata mamah yang meneteskan air mata


"Raihan jaga nabila yang baik ya tuntun dia kejalan yang benar tegur dia jika dia salah, nanti kamu akan tau masa lalunya dan perbaiki itu jika dia masih mengulangi"


Kata papah yang sedang bersalaman dengan raihan


Mereka pun berpamitan dan tak lupa raihan dan nabila bersalaman


--------


Di rumah baru


"Masya allah kak cantik banget rumah nya ada warna pink nya juga"


Kata nabila yang berada di depan rumah menunggu raihan membuka pintu


"Assalamu 'alaina wa'ala 'ibadikassholihin"


Kata raihan


"Assalamualaikum"


Ucap salam nabila


"Waalaikum sallam"


Jawab raihan


"Bagus banget kak rumahnya"


Puji nabila


"Iya ini semua kaka yang pilihin warna kesukaan kamu"


Kata raihan


"Makasih ka"


Kata nabila tiba-tiba memeluk raihan


--------


Mereka membereskan barang-barang yang dibawa mereka dan mereka juga istirahat untuk menghilangkan penat

__ADS_1


__ADS_2