CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 116


__ADS_3

Terlihat mata para pengunjung menatap mereka, ada beberapa orang berceloteh, kenapa perempuan itu, kenapa dia pingsan dan banyak lagi orang berkata, Irsyad tidak menghiraukan nya, Irsyad hanya fokus untuk membawa Dita ke RS


Saat sudah di dalam mobil, Irsyad melanjutkan mobil nya menuju RS, tiba?tiba Dita membuka mata nya


" Kak tolong antar aku pulang ya, kepala ku sangat pusing." Ucap Dita sambil menatap Irsyad yang fokus untuk mengemudikan mobil nya, Dita merebahkan kepala nya ke belekang


" Aku akan mengantarkan mu pulang, tapi kita ke RS dulu untuk memeriksakan kesehatan mu." Jawab Irsyad


" Kak, tidak perlu, Dita cuma pengen pulang saja dan di peluk sama mama, kalau Dita sakit seperti ini mama yang akan mengurus Dita " Ucap Dita membuat Irsyad mengurungkan niay nya dan membawa Dita pulang ke rumah nya.


Terdengar suara decitan rem mobil di halaman luas rumah Dita


" Dita kita sudah sampai, ayo turun." Dita turun dari mobil lalu berjalan masuk ke rumah dengan langkah pelan, pelayan yang membukakan pintu menanyakan perihal yang terjadi pada majikan nya itu


" Tuan, nona Dita kenapa?." Tanya pelayan tersebut

__ADS_1


" Bik Dita sakit, tolong bibi bawakan air hangat ke kamar Dita." Ucap Irsyad pada pelayan rumah Dita


" Baik tuan." Jawab pelayan itu berlari kecil ke dapur, sedangkan Irsyad membawa Dita ke dalam kamar nya


" Dita istirahatlah." Ucap Irsyad


" Kak,." Dita menarik pergelangan tangan Irsyad


" Ada apa lagi Dit?." Tanya Irsyad


" Tolong kakak jangan pergi dulu, aku takut sakit ku akan tambah parah dan di sini tidak ada yang mengurusku." Ucap Dita


" Mama dan papa lagi pergi ke acara pernikahan anak sahabat nya." Jawab Dita


" Ya sudah kamu istiratlah dulu, aku akan menunggu mu di bawah sampai tante dan om pulang." Jawab Irsyad, tidak lama seorang pelayan membawakan air hangat dan di berikan pada Dita, sedangkan Irsyaf berlaku dari kamar Dita

__ADS_1


Irsyad duduk di sebiah sofa panjang sambil menonton televisi, ia mengeluarkan ponsel nya bermaksud menghubungi kembali ponsel nya yang gelap, Irsyad beberapa kali tidak bisa karena ponsel nya kehabisan daya


" Kenapa saat seperti ini malah ponsel ku baterai jya habis sih." Irsyad meletakan ponsel nya di depan meja


" Pasti Sindi di rumah khawatit menunggu ku pulang, apa kagi ini sudah jam 21.00 malam. aku akan meminjam charger Dita, Irsyad berdiri dari duduk nya, tiba-tiba seorang pelayan datang dengan segelas kopi yang harum dan membuat Irsyad mengurungkan niat nya untuk pulang, terlebih dahulu menikamati kopi jya setelah beberapa kaki meneguk kopi nya Irsyad berjalan ke kamar Dita untuk meminjam charger, karena Irsyad merasa sangat gelisah membiarkan istri nya menunggu di rumah tanpa mendapatkan kabar.


Saat Irsyad masuk ke dalam kamar Dita yang pintu nya memang tidak tertutup rapat, tiba-tiba Irsyad merasa kepala nya sangat pusing sampai membuat nya terduduk di lantai


" Kenapa kepala ku rasa nya pusing sekali." Ucap dalam hati, rasa nya mata ini begitu berat untuk terbuka, rasa pusing itu membuat Irsyad enggam membuka mata nya dia terus memegang kepala nya, sampai akhir nya Irsyad benar-benar terjatuh dan tidak sadarkan diri di lantai


Hayo tebak, kelanjutnya bagaimana kakak


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2