CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 56


__ADS_3

" Nak Irsyad tolong jaga Sindi dan bimbing dia ya nak, kalau kamu kesulitan jangan sungkan-sungkan kasih tahu kami, dan satu lagi pesan apabila suatu saat kamu sudah tidak berkenan Sindi mendamping kamu tolong antarkan Sindi pulang, pintu kami selalu terbuka untuk menerima Sindi kembali, kamu bawa Sindi dengan baik-baik jadi pulangkan dengan baik-baik juga ya." Pinta papa Angga


" Iya pa, Irsyad akan selalu mengingat semua pesan papa dan mam, kalau begitu Irsyad pamit untuk mengajak Sindi langsung ke rumah Dinas yang akan kami tinggali." Ucap Irsayd lalu berdiri untuk pamit kepada semua orang di sana


Setelah kepergian Irsyad dan Sindi, keluarga Pamungkas pun juga pamit undur diri, mumpung waktu masih sore juga agar tidak macet di jalan apalagi kesini dengan membawa si kecil, cucu-cucunya Bagas dan Tika untung saja tidak ada yang rewel


Selama dj perjalanan Irsyad dan Sindi tidak ada perbincangan apa pun, mereka berdua larut dalam fikirannya sendiri-sendiri, Sindi yang hanya diam dia tahan untuk menahan kantuknya, akhirnya Sindi tertidur di kursi penumpang, Irsyad hanya tersenyum setelah melihat Sindi tertidur, Irsyad melajukan kendaraan seorang diri karena teman di kendaraannya tertidur, Setelah menempuh waktu kurang lebih 30 menit Irsyad dan Sindi sudah sampai di daerah komplek perumahan Dinas


" Sin." Panggil Irsyad pada Sindi


" Sin, bangun." Panggil Irsyad tepat di telingan Sindi


" Eemmmm." Sindi membuka matanya


" Eh, bang maaf ya Sindi ketiduran!!!." Ucap Sindi yang tidak enak dengan Irsyad


" Tidak apa-apa kita sudah sampai, yuk turun." Ajak Irsyad


Irsyad sambil menurunkan barang-barang yang berada di bagasi mobil, Sindi pun ikut turun, dia melihat rumah yang sederhana tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar, fikirannya rumah ukuran 36 tapi ini tidak


" Yuk masuk Sin." Ajak Irsyad sambil membawa 2 koper miliknya dan Sindi


" Iya bang, kita tinggal disini bang?." Tanya Sindi

__ADS_1


" Iya, kenapa? kecil ya? masih besar rumah kamu di sana!!!!." Tanya balik Irsyad


" Eh bukan gitu bang maksud Sindi itu..." Ucapan Sindi di potong oleh Irsyad


" Sudah masuk dulu ya, kita belum sholat juga kan, buruan keburu waktunya habis." Ucap Irsyad


" Iya bang." Jawab Sindi


Mereka berdua masuk


" Assalamualiakum." Irsyad ucap Salam


Sindi bengong setelah mendengar suaminya ucap salam di rumah yang tidak berpenghuni


" Kenapa Sin?."


" Bang ini kan rumah kosong, kenapa abang ucap salam juga?." Tanya Sindi yang kebingungan


" Apa kamu tidak tahu Sin, kalau kita harus mengucapkan salam setiap masuk ke dalam rumah?." Tanya Irsyad


" Tahu bang, tapi kan biasanya kalau ruamh berpenghuni, nah ini rumahnya kan kosong tidak ada orang 1 pun di dalam rumah." Jawab Sindi


" Sini duduk sebentar." Ajak Irsyad yamg mengajak duduk di sofa ruang tamu, Sindi pun mengikuti ajakan suaminya itu

__ADS_1


" Rasulullah shallallâhu alaihi wa sallam (SAW) menganjurkan kita mengucap salam ketika memasuki rumah."


" Tetapi Rasulullah tetap menganjurkan kita mengucap salam meskipun rumah kita dalam keadaan kosong."


" Karena boleh jadi ketika seisi rumah keluar, makhluk jenis lain menempati rumah kita."


Beginilah bunyi doa Rasulullah memasuki rumah kosong:


السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ


Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillahis shâlihîn


Artinya: Keselamatan bagiku dan bagi hamba-hamba Allah yang saleh


Doa mengucap salam saat akan masuk rumah kosong juga dijelaskan dalam Al Quran, surat An-Nur 61:


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, untuk GiveWay akan saya umumin akhir bulan ya kak, Semangat...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2