
Setelah menunggu beberapa menit, Riko telah kembali ke dalam mobil dengan membawa 3 dus martabak telur, satu untuk dirinya dan satu untuk Sandi yang sangat spesial di sendirikan dan satunya untuk sopir.
Pak sopir setelah melanjutkan perjalanan tinggal beberapa menit lagi, mereka telah sampai di hotel
Sandi telah sampai di hotel dan segera menekan tombol lift untuk menuju kamar dimana istrinya sedang menanti kedatangannya, pintu lift terbuka kemudian Sandi melangkahkan kakinya menuju kamar dan menekan bel yang berada di depannya
Pintu warna coklat itu terbuka dan terlihat Kayla yang tersenyum manis kepadanya
" Assalamualaikum, sayang."
" Wa'alaikumsalam mas." Kayla meraih tangan suaminya dan mencium punggung tangannya
Sandi menutup pintu kemudian mencium kening istrinya yang sangat dia rindukan seharian ini
" Kangen mas, lama banget." Kayla nampak manja dan memeluk tubuh suaminya
" Maafin mas ya sayang, lama banget ya?."
Kayla mengangguk dan memeluk manja suaminya, Sandi mengusap kepala Kayla lalu menciumnya kemudian mereka berdua duduk di sofa
" Ini mas bawain pesanan adik."
Sandi meletekkan martabak di atad meja dan baunya menbuat Kayla menjadi semakin lapar
__ADS_1
" Seprtinya ini enak mas." Kayla mengendus-endus bau martabak telurnya
" Makanlah sayang."
Sandi senang rasanya melihat Kayla mau makan martabak yang dia belikan dengan lahap
" Enak sayang, pelan-pelan aja makannya." Sandi khawatir Kayla akan tersedak karena makannya terburu-buru
" Iya mas, ini mas cobain."
Kayla memberikan satu suapan kepada Sandi, dan Sandinya pun mulai mengunyah dan menelannya
" Enak kan mas?."
" Iya sayang enak banget."
" Mas udah ya, ini buat Kayla." Kayla cemberut melihat Sandi juga ikut lahap menyantap martabak pesanannya
" Hehehehehe,,, iya sayang, habiskanlah, kalau kurang nanti beli lagi."
" Oke..." Kayla menikmati suapan demi suapan martabak yang sangat menggoda di depan matanya itu
" Mas mandi dulu ya sayang, gerah."
__ADS_1
" Iya mas, yang wangi ya."
Kayla membatu Sandi membuka dasinya dan menyiapkan segala sesuatu keperluan suaminya
" Iya sayang." Sandi membaws dirinya masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badannya setelah seharian beraktivitas di luar
Kayla meneruskan lagi menghabiskan martabak yang di belikan oleh suaminya setelah mempersiapkan baju ganti untuk Sandi
" Enak banget ya, di Surabaya tidak seenak ini deh perasaan." Kayla berguman sendiri sambil terus mengunyah potongan-potongan martabak di hadapanya
Tak lama Sandi sudah selesai mandinya kemudian memakai baju yang telah di siapkan oleh Kayla, dia memandangi Kayla yang telah menghabiskan martabak yang ada di meja, kini istrinya itu telah mempersiapkan kopi kesukaan suaminya
" Mas, ini kopinya." Kayla meletkankan di atas meja sambil menunggu suaminya yang merapikan rambut
" Terima kasih ya sayang, kamu lapar belum , kita makan malam sekarang atau nanti?." Sandi duduk di samping istrinya
" Kayla mau makan cap jay berkuah mas." Kayka bergelanjut manja di tubuh Sandi, benar-benar sikapnya berubah menjadi manja dan porsi makannya bertambah drastis
" Sayang, adik merasakan ada hal yang aneh tidak sama diri adik." Sandi menatap Kayla lekat-lekat
" Kayla jadi banyak makam ya mas." Kayla cemberut takut nanti suaminya tidak cinta lagi kalau dirinya menjadi gendut
" Tidak papa sayang, adik banyak makan, mas tetap sayang adik, jangan cemberut dong sayang." Sandi merangkul istrinya dan.....
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...