
bruk
Kartika tertabrak mobil yang melintas didekatnya dan terpental sampai di pinggir trotoar, seketika darah mengalir di kaki Tika dan Tika tidak sadarkan diri
Dinda yang mendorong ikut terkejut atas apa yang sudah dia lakukan sama Tika
Bagas segera berlari dan menghampiri istri
" sayang bangun sayang, (Bagas menepuk pipi Tika, tapi tidak ada tanggapan dari istrinya, Bagas kaget setelah melihat kaki Tika mengeluarkan darah), sayang bangun,
akhirnya Bagas menggendong Tika untuk menaiki mobil, setelah Tika dimasukkan ke dalam mobik, Bagas menghampiri Dinda
" kalau sampai terjadi apa-apa sama istriku, tunggu saja pembalasan dari ku dan aku tidak akan memaafkan kamu, ingat itu
Dinda yang mendengar ancaman dari Bagas hanya diam mematung
Bagas mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, dalam waktu 10 menit Bagas sudah sampai di Rs
" (Bagas menuju UGD dan berteriak-teriak) Dok Dokter, tolong Dok
Dokter menghampiri Bagas
" istri bapak kenapa pak?
" istri saya tertabrak mobik Dok, dan ini kakinya mengeluarkan darah
" letakkan disini pak, dan bapak mohon keluar dari ruang ini, biar kami segera merawat istri bapak!!!
" tolong selamatkan istri dan bayi kami Dok,
__ADS_1
" kami akan berusaha ya pak, bapak berdoa untuk keselamatan istri dan caon anak bapak
Bagas keluar dan mendengar bunyi telp Bagas.
" bro lo dimana? tanya Angga
ya yang menelpon adalah Angga
" gue di RS bro, (Bagas menjawab dengan lemas)
" siapa yang sakit bro, di RS mana?
" istri gue yang masuk RS, ada di RS xxx
" oke kamu tenang dulu, kita semua akan kesana
" iya
" sayang
Bagas menoleh melihat mamanya datang, Bagas berdiri dan memeluk mamanya,
" ma....
" sudah-sudah, kamu tenang dulu ya nak, kita tunggu dokter keluar,
Bagas yang melihat Ayah langsung menghampiri dan memeluk ayah sambil menangis
" ayah maaf, maafin Bagas yang tidak bisa menjaga Tika ayah!!! menangis dalam pangkuan ayah mertuannya
__ADS_1
" nak dengengrin ayah, ini semua sudah terjadi dan ini sudah menjadi garis dari takdir Allah, jadi kamu tidak usah merasa bersalah ya nak, Tika pasti mengerti dan tidak akan menyalahkan kamu, kamu harus kuat ya nak, biar Tika bisa menjalani ini semua, dan kita yang ada disini siap membantu karena kami sangat menyayangi Tika
" terima kasih ayah
Arman dan Angga mengajak keluar agak menjauh dari UGD dan mereka sudah duduk di taman
" bro maaf sebelumnya kalau gue tanya dengan waktu yang tidak tepat, sebenarnya apa yang terjadi
Bagas pun menceritakan semuanya pada Angga dan Arman, Angga dan Arman mengepalkan kedua tangannya dengan wajah yang diselimuti kemarahan yang begitu besar,
" bro sudah jangan fikirkan ini dulu, biar ini kita aja yang selesaikan, lo cukup jaga istri lo aja, buat dia tertawa agar cepat melupakan kejadian ini
" thanks ya bro,
" iya bro, sama-sama kita saudara bro
mereka kembali ke UGD bersamaan dengan keluarnya Dokter
" Dok, gimana dengan istri saya dok?
" Alhamdulilah istri bapak sudah lewati masa kritisnya dan sebentar lagi juga akan siuman, tapi....
" tapi apa Dok, tolong Dok apa, tolong kasih tahu kami?
" maafkan kami pak, untuk calon anak bapak tidak bisa kami tolong pak, karena benturan yang terkena diperut istri bapak sangat keras jadi itu yang menyebabkan calon anak bapak tidak bisa tertolong
----------
maafkan saya ya kakak, jarang up karena habis tidak enak badan, jangan lupa like vote dan coment ya kak, terima kasih
__ADS_1