
" Terima kasih ya nak , nak Juna apa mau langsung istirahat?." Tanya bapak
" Belum pak,"
" Ya sudah, nanti turun ya nak, kita ngobrol-ngobrol dulu."
" Iya pak."
Bapak meninggalkan kamar tersebut.
" Sudah bang." Ucap Ais ketika Ais sudah selesai menyusun barang-barang tersebut.
" Sayang abang mau sholat dulu ya." ucap Juna
Aisyah menganggukkan kepalanya
" Adek nggak sholat?."
Aisyah menggelengkan kepalanya." Lagi libur." Jawabnya
Aisyah yang mau keluar dari kamar tersebut, berhenti dan mendekati Juna, Ais mencium bibir suaminya tersebut.
Juna menarik tangannya dan memeluk Ais. " adek jangan mancing abang terus, adek tau gak gimana nahannya?." ucap Juna sambil menatap wajah istri cantik tersebut. Ais bukannya berhenti malam kembali menciun bibir Juna
" Ais bakal cium abang terus, meskipun abang nolak Ais juga sudah pandai membalas ciuman abang, seperti ciuman ala-ala korea." Ucap Ais sambil tersenyum
Juna menutup bibir kecil istrinya itu." Iya abang gak akan nolak. Nanti abang tunggu ya ciuman ala-ala koreanya di malam pertama." Ucap Juna sambil memandang wajah istrinya, Ais tampak salah tingkah, wajahnya tampak merah dan tersipu malu.
Juna menjauhkan tubuh istrinya, " Abang mau sholat dulu, nanti di lihat bapak nggak enak." Ucap Juna
__ADS_1
Aisyah menganggukkan kepalanya, kemudian pergi meninggalkan kamar sambil tersenyum penuh kemenangan.
Juna memandang tubuh tinggi langsing istrinya , Juna tersenyum dan menggelengkan kepalanya saat istrinya itu sudah keluar dan menutup pintu kamar.
Selepas sholat subuh, Juna dikagetin sama istrinya yang sedang tersenyum dengan begitu manisnya.
" Pagi abang." Ucap Aisyah
Juna mengerutkan keningnya,." Pagi juga." Jawab Juna
" Bang anterin Ais ke salon ya." Ucap Ais
" Jam segini?." Tanya Juna yang masih menatap Ais
" Iya bang." Jawab Ais
" Sudah bang, soalnya Ais sudah janjian sama tukang salonnya kalau Ais bakalan datang subuh-subuh, Salsa dan devi juga, kami udah janjian." Ais memberi penjelasan pada Juna
" Tunggu sebentar ya abang mau ganti baju dulu." Ucap Juna yang saat ini sedang memakai peci dan juga sarung
Aisyah nenganggukkan kepalanya, istrinya itu pergi meninggalkan kamar tersebut.
Tidak lama Juna keluar dari kamar. Juna memakai jaket dan juga celana jeans.
Juna melihat bapak yang lagi memanasi mobil yang siap akan dipakai untuk mengantar Ais
" Bapak ikut?." Tanya Juna pada bapak
" Tidak nak, bapak tunggu dirumah aja ya."
__ADS_1
Juna menganggukan kepalanya
" Ayo bang." ajak Ais pada Juna
" Tata mana?." Tanya Juna ketika Juna tidak melihat gadis kecuk itu.
" Masih tidur, Tata kan semalam tidur jam 12." Jawab Ais
" Apa nggak nangis gitu terbangun, dilihatnya udah nggak ada orang?." Tanya Juna
" Iya pasti nangis." jawab bapam
" Tapi kalau di bangunin sekarang bisa nangis dia gak puas tidur." Jawab Ais
" Gak usah di bangunin, nanti mbak Nita mau kerumah." Jawab bapak
" Nanti mbak Nita sama mas Bram ke sekolah jam berapa?." Tanya Juna
" Katanya kemarin sekitar pukul 10 an, karena mas Bram masih ada meeting, nanti kita sekolah bareng sama bapak, Momny dan Daddy." Jawab Ais
Juna mengikuti arahan yang diberikan Ais, sekitar 30 menit mereka sudah sampai di salon dan ternyata disana sudah ada Salsa dan Devi sahabat Ais, Ais langsung turun dari mobil tanpa menunggu suaminya yang masih berada di dalam mobil untuk memarkir mobilnya
" Assalamualaikum." Ucao Ais saat bertemu dengan Salsa dan Devi
" Wa'alaikumsalam." Jawab serempak Salsa dan Devi
🌷🌷🌷
Jangan lupa Like, Vote, Rate dan Tips ya kak, terima kasih, Hapoy Reading ❤
__ADS_1