
"Oma, Opa, daddy, kakak, abang, adik." Ucap Sindi yang melihat para orang tua dan saudara-saudara dari suami nya, Sindi merasa sangat bahagia karena di kelilingi sama orang-orang yang penuh dengan kasih sayang
Satu per satu dari mereka memberikan selamat atas kelahiran putra Sindi dan Irsyad, mereka semua sudah tahu kalau itu bukan anak Irsyad tapi mereka semua tetap menganggap kalau itu adalah putra dari Irsyad. semua orang di sana larut dalam kebahagian.
Tiba-tiba tanpa di duga masih ada kejutan lagi buat Sindi, adik Sindi menutup mata Sindi dari belakang yang di ikuti oleh keluarga Sindi
"Maaf ini siapa ya? kalau dari parfum nya seperti Sita, tapi tidak mungkin, kata mama mereka semua tidak bisa ke sini." Sindi berbicara sendiri tapi Sita tersenyum karena kakak nya masih ingat dengan bau parfum nya padahal sudah lama ia tidak bertemu dengan kakak nya
Sita melepas tangan nya dan Sindi langsung membalik kan badan nya. " Mama, papa, oma, opa." Ucap Sindi
"Ih kakak, masak aku tidak di panggil Sih, apa kakak tidak kangen sama aku!!!" Ucap Sita merajuk
"Pasti lah, kakak sangat rindu sekali sama adik kakak yang comel ini." Ucap Sindi sambil memeluk adik nya
Mereka semua berkumpul dan Bagas melarang Angga untuk pulang, keluarga Sindi akhir nya mengiyakan untuk menginap di sana.
__ADS_1
Tidak terasa sudah 1 minggu Sindi melahirkan, kini hari hari nya berlalu dengan penuh suka cita, sampai suatu sore Devi yang mengetahui kabar kelahiran bayi nya Sindi, berniat untuk mengunjungi Sindi dengan mengajak Mela.
"Assalamualaikum Mela." Suara Devi dari ujung telpon yang sedang menghubungi Mela
"Waalaikumsalam, iya Dev ada apa kamu menghubungi ku?." Tanya Mela setelah mengangkat telp dari Devi
"Aku hanya ingin mengajak kamu untuk melihat bayi nya Sindi, aku dengar dia sudah melahirkan bayi laki-laki nya." Ucap Devi
"Maaf Dev saat ini aku sedang tidak bisa." kata Mela..
"Apa maksud kamu Dev? Aku bukan wanita seperti itu, aku masih punya harga diri untuk tidak merusak hubungan orang lain." ucap Mela sedikit naik nada bicara nya
"Mel kamu kenapa jadi marah seperti ini sih? lagi pula Irsyad kan masih sendiri."
"Apa kata kamu sendiri, jelas jelas Sindi adalah istri nya, apa kamu juga tidak tahu soal ini." Tanya Mela
__ADS_1
"Apa yang kamu katakan Mel, apa ini benar, jadi selama ini Sindi menyembunyikan hubungan nya tapi untuk apa Mel." Jawab Sindi
"Entahlah Dev, aku tidak mau ikut campur dalam situasi seperti ini, sekarang Tia adalah prioritas ku." Jawab Mela
Setelah kelahiran cucu nya, Citra sering ke rumah Tika, Citra ke sana di antar oleh Sita, terlihat Citra begitu sangat bahagia melihat cucu laki laki nya lahir dengan selamat, dan hari ini akan ada syukuran atas kelahiran putra dari Irsyad, Sindi dan Irsyad sepakat memberi nama Omar Sharim Maqil Pamungkas yang arti nya adalah anak pertama yang tegas dan cerdas, nama yang sudah di siapkan oleh mendiang ayah kandung nya, yang masuk di dalam surat nya dulu.
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1